"Pemilik Supercar Kebanyakan Pebisnis, Bukan Anak Muda yang Ugal-ugalan"

"Pemilik Supercar Kebanyakan Pebisnis, Bukan Anak Muda yang Ugal-ugalan"

Tak hanya anggota komunitas mobil umumnya, komunitas pemilik super rupanya juga gemar mengadakan helatan touring. Tujuannya bermacam-macam. Antara lain mengadakan donasi, menjaga tali silahturahmi dan lain-lain.

Namun, saat melakukan touring, tentunya masing-masing pemilik memastikan bahwa mobilnya mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rudy Salim, Presiden Direktur Prestige Motorcars.

 

“Kalau kita mengadakan helatan, contohnya touring, kami pastikan bahwa mobil para anggota kelengkapannya sesuai standar. Seperti pelat nomor sudah dipasang, pajak mobil sudah dibayar, pengemudi selalu mematuhi aturan, dan sebagainya,”ujar Rudy Salim saat ditemui di dealer Prestige (23/8).

Rudy juga menambahkan bahwa ia sangat mengutamakan keselamatan anggota komunitasnya. “Bahkan kalau ada acara touring hingga larut malam, kita sediakan bus untuk balik ke hotel supaya anggota komunitas terjamin keselamatannya,” tambah Rudy.

Tak hanya itu, Rudy menegaskan pemilik Supercar adalah mereka yang hobi pada mobil super cepat tersebut. “Pemilik Supercar kebanyakan merupakan pebisnis-pebisnis yang mempunyai passion di mobil. Bukan anak muda yang ugal-ugalan,” tutupnya.

 

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com