Mengerikan! Ketika Sebuah Isuzu Panther Mengalami Diesel Runaway

Mengerikan! Ketika Sebuah Isuzu Panther Mengalami Diesel Runaway

DI balik berbagai kelebihannya, terselip satu masalah mengerikan yang dapat terjadi pada mesin diesel. Ia biasa dikenal dengan istilah 'Diesel Runaway' yang membuat kondisi mesin berada di putaran tinggi dan menyala terus menerus walaupun Anda memutar kunci kontak ke posisi off.

Contohnya seperti video yang dilansir di media sosial Instagram oleh akun @mobilgue (2/5). Dalam tayangan berdurasi singkat tersebut terlihat sebuah mobil yang diduga Isuzu Panther mengeluarkan asap putih sangat tebal dan mobil tak dapat mati meski pengemudi telah berusaha mencabut kuncinya. Selain itu, kejadian ini juga diperkirakan terjadi di luar negeri dan bukan di Indonesia jika melihat dari pelat nomor mobil tersebut. Video tersebut telah disaksikan sebanyak 78.547 kali hingga artikel ini ditayangkan. Anda dapat menyaksikankannya melalui link berikut ini https://www.instagram.com/p/BiQQfD3lSam/?taken-by=mobilgue

 

Kegagalan mesin seperti itu sangat jarang terjadi dan pihak PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) pun menyebutkan bahwa sampai saat ini masih belum menemukan kasus serupa yang terjadi di Indonesia. "Kebetulan mesin Isuzu belum mengalami masalah itu dan mungkin engga pernah di Indonesia," ujar Tonton Eko Boedianto, General Manager Product Development and Service Division PT IAMI.

"Di IAMI ada forum namanya FQM (Field Quality Meeting) dalam divisi Service, semua problem masuk kesitu. Saya selama ikut meeting belum pernah mendapatkan info soal masalah Diesel Runaway di mesin Isuzu. Tapi kalau misalkan memang terjadi, saya rasa perbandingannya sangat kecil dan bisa dibilang langka sekali," tambahnya.

Ia pun menjelaskan soal Diesel Runaway yang penyebabnya karena terjadi kegagalan mekanis pada sistem mesin, salah satunya pada sistem supply bahan bakar. "Jadi gampangnya, ada komponen mekanis yang macet sehingga posisi tetap nyantol (macet) saat di rpm tinggi," jelas pria yang akrab disapa Tonton ini.

Cara mengatasi yang paling aman pada mobil bertransmisi manual adalah memasukkan transmisi ke posisi gigi 4 atau 5 dengan kondisi rem parkir diaktifkan dan menginjak pedal rem penuh. Lalu  dibarengi dengan melepas pedal kopling akan membuat mesin mati karena beban mesin terlalu berat.

Kemudian untuk mobil diesel bertransmisi otomatik, dapat mencoba menutup saluran udara dengan benda yang rata dan besar. Pastikan benda untuk menutup harus besar agar tidak terhisap oleh mesin. Hal ini merujuk dari cara kerja mesin diesel yang wajib dipahami karena mesin diesel bekerja hanya memanfaatkan pasokan bahan bakar dan udara. Pembakaran terjadi akibat kompresi pada ruang mesin, berbeda dengan mesin bensin yang membutuhkan busi untuk menghasilkan api.

Mobil bermesin diesel dengan teknologi masa kini menawarkan berbagai kelebihan jika dibandingkan mesin bensin. Sebut saja seperti lontaran torsi yang melimpah, konsumsi bahan bakar efisien, perawatan lebih murah dan mudah, hingga emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan.

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com