Isuzu Panther Harus Common Rail

Isuzu Panther Harus Common Rail

Isuzu Panther sampai saat ini masih dijual dan diproduksi. Tapi sampai kapan? Sudah bertahun-tahun Isuzu tak memberikan penyegaran desain dan teknologi mesin. Berkali-kali juga isu Panther model baru berhembus dan tenggelam lagi.

Yang jelas, MPV berjuluk Rajanya Diesel ini kabarnya tengah menunggu ujung nasibnya di tengah isu penegakan Euro 4. Produsen Panther, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) kini menyiratkan berhentinya pengembangan Panther.

 

"Jika nantinya peraturan Euro 4 ini diterapkan, mau tidak mau harus pakai teknologi common rail dan memang untuk yang di passanger car seperti D-Max dan mu-X memang sudah, Panther belum (common rail)," buka Rodko Purba, GM Technical Plant PT IAMI (4/3).

Masih kata Rodko, "Kalau pemerintah nanti menerapkan Euro 4, Panther mungkin nanti sudah engga bisa (dijual) lagi." Entah apa sebenarnya rencana yang tengah dirancang Isuzu Indonesia, yang jelas jika mau lolos Euro 4, logikanya, Panther harus ganti mesin.

"Untuk bisa menghasilkan emisi standar Euro 4 hanya bisa dicapai dengan diesel berteknologi common rail. Bukan cuma Panther, semua yang masih (diesel) konvensional, untuk Euro 4 tidak bisa dicapai kalau belum common rail," ujar Rodko yang kami temui di GIICOMVEC 2018.

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 

Bagikan

Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com