OTODRIVER – Coloum Shifter Transmission saat ini kembali menjadi trend mobil-mobil modern. Posisinya yang berada pada kolom kemudi memberikan ruang yang lebih lega dibandingkan dengan model floor mouth shifter yang ditempatkan pada konsol tengah. Terlebih saat jenis transmisi ini mulai menggunakan model elektrik yang dipopulerkan oleh Mercedes-Benz, tepatnya pada era W220 yang mulai diperkenalkan pada 1998.
Pada mobil setir kiri, posisi tuasnya ada di sebelah kanan. Di era sebelum model elektriknya digunakan, jika digunakan pada mobil dengan posisi kemudi di sebelah kanan, maka umumnya tuas ini ditempatkan pada sebelah kiri pengemudi. Contohnya Honda CR-V generasi pertama.
Jikapun ada yang posisi tuasnya di sebelah kanan, biasanya merupakan mobil yang asalnya dari negara dengan posisi kiri. Seperti halnya model Jeep YJ Wrangler generasi awal konon merupakan versi Australia yang dikonversi dari setir kiri ke kanan.
Wuling Sang Pelopor
Di era mobil listrik seperti saat ini, penggunaan jenis tuas transmisi ini semakin marak. Sebut saja Hyundai Ioniq 5 ataupun Kia EV6, model dari Chery Group dan beberapa brand lain. Umumnya produk dari brand di atas meletakkan tuas transmisi kolomnya di bagian kanan.
Tapi beda dengan yang dilakukan oleh Wuling. Sejak kehadiran Cloud EV pada 2024 silam, pabrikan berlogo lima berlian ini menggunakan coloumn shifter elektrik dengan tuas di sebelah kiri. Hal ini menjadikannya sebagai pelopor coloumn shifter dengan posisi di sebelah kiri di tanah air. Kemudian hal ini pun dilanjutkan ke Aira ev yang baru saja diperkenalkan beberapa waktu lalu.

Alasan peletakan di sisi kiri
Produk Planning Wuling Motors Indonesia, Danang Wiratmoko menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penyesuaian dengan kebiasaan orang di Indonesia yang nota benenya menggunakan mobil dengan stir di sebelah kanan.
“Kebiasaan orang di sini adalah menggunakan tuas transmisi ada di sebelah kiri (termasuk model transmisi floor mount). Sedangkan tuas pada kolom kemudi di sebelah kanan untuk mengoperasikan lampu sein dan juga untuk pengaturan lampu lainnya,” jelasnya.
“Sehingga kami berupaya untuk menyesuaikan dengan kebiasaan yang sudah cukup mengakar ini. Semacam sudah jadi kearifan lokal,” lanjut sambil terkekehnya.
Danang tidak menyangkal bahwa langkah ini memerlukan effort tersendiri, bahkan Cloud EV ataupun Aira ev yang ada di China tuas transmisinya diletakkan di bagian kanan.
“Ini salah satu upaya memberikan yang terbaik bagi konsumen Wuling di Indonesia,” tutupnya. (SS)












