Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaUsed Car

Radiator Almunium Bermasalah? Simak Panduan Reparasinya

Mobil buatan tahun 90-an mulai menggunakan radiator dari bahan almunium.
Used Car
Rabu, 22 Mei 2019 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Reparasi, merupakan bagian yang agak sulit dipisahkan dari sebuah mobil tua atau mobil yang sudah mulai berumur, termasuk mobil bekas. Salah satu yang paling sering terdengar adalah masalah dengan sistem pendingin terlebih berkenaan dengan radiator.

Sebagian mobil uzur menggunakan radiator dengan bahan tembaga, namun mobil yang usianya lebih muda (mobil buatan tahun 90-an) mulai menggunakan radiator dari bahan almunium.

Salah satu ciri radiator almunium bawaan mobil adalah menggunakan kepala penutup (top tank) ataupun penutup bawah (bottom tank) dari bahan plastik. Kedua material ini punya kelemahan yakni getas dan rapuh waktu seiring pemakaian.

“Sebenarnya oleh pabrikan, jenis radiator almunium dirancang untuk tidak direpair alias apabila bagian plastik tersebut rusak , harus diganti dengan unit radiator baru,” terang Ujang dari Gerai Radiator 105 yang buka praktek di bilangan Jati Makmur, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

BACA JUGA

Beli radiator baru, tentu harus rela merogoh kocek lebih dalam  dan biasanya banderol radiator almunium tak terlalu bersahabat dengan kantong. Jika hal itu jadi kendala, maka bisa ditawar dengan menggunakan cara mengganti top tank atau bottom tank dengan material bahan plastik. “Bagian ini banyak dijual, walau bukan merupakan produk orisinal,” lanjut penggemar rokok kretek ini.

“Top tank dan bottom tank plastik ‘generik’ ini merupakan solusi yang tak bisa lagi ditawar. Pilihannya adalah ganti radiator utuh atau gunakan sparepart berbahan plastik tersebut,” tegasnya.

Top Tank dari bahan plastik 

“Banyak kejadian di mana bagian ini diganti dengan menggunakan bahan tembaga. Jangan sekali-kali menggunakan cara ini,karena akan membuat umur radiator menjadi lebih pendek. Hal ini disebabkan karena korosi yang disinyalir muncul karena reaksi logam almunium dan tembaga,” wantinya.

Di beberapa kasus yang Ujang temui, sebuah radiator yang diganti dengan cara tersebut rata-rata hanya berumur 6 bulan hingga 1 tahun saja, dan tidak bisa lagi direparasi. “Sedangkan jika dengan tutup berbahan plastik, umur pakainya hingga 4-5 tahun dan apabila terjadi getas lagi, kemungkinan radiator core (badan radiator) dapat digunakan kembali,”tutupnya.  

Tembaga dan almunium akan timbulkan korosi 

Tags Terkait :
Mobil Bekas Tips Radiator
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
All New Serena Meluncur Januari, Simak Bocorannya

Dalam gelaran Tokyo Auto Salon 2023, Nissan membawa berbagai model menarik salah satunya Serena terbaru.

3 tahun yang lalu


Berita
Bukti Nissan Indonesia Tetap Peduli Aftersales 

Ada pula penawaran suku cadang dan servis gratis bernama program Nissan Care Package.

6 tahun yang lalu


VIDEO: Nissan Serena C24 | OtoDriver Used Car

Jika budget Anda untuk membeli sebuah MPV di bawah 100 juta sepertinya mobil ini dapat menjadi pilihan.

Berita | 7 tahun yang lalu


Used Car
Panduan Membeli Nissan Serena C24 Bekas

Serena C24 kini menjadi MPV mewah yang terjangkau harganya.

7 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

7 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

13 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

13 jam yang lalu