Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Perhatikan, Ini Titik Lelah mengemudi Di Tol Trans Jawa

Waspada selalu, pemicu kelelahan sudah dimulai sejak memulai perjalanan
Tips
Rabu, 25 Desember 2024 15:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Ruas Batang-Semarang merupakan rentang jalan yang bisa dijadikan wilayah 'titik lelah' pertama dari arah Jakarta menuju Semarang


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Jalan tol merupakan area yang favorit dimanfaatkan pengendara dalam kesempatan di peak season seperti akhir tahun ini. Namun di sisi lain, jalan tol juga berpotensi meningkatkan kelelahan dalam berkendara. 

Kali ini Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, mengungkapkan tiga titik lelah yang berada di sepanjang tol Trans Jawa guna diantisipasi menjelang masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

“Titik lelah itu ada di tol ruas delapan Batang-Semarang, Solo-Ngawi di KM 543, dan Ngawi-Surabaya,” jelas Irjen Aan di Jakarta beberapa waktu lalu (16/12).

Sebagai upaya preventif, pihak Polri, masih menurut Irjen Aan, telah memperbanyak pula kapasitas kendaraan di rest area (tempat istirahat) agar para pengemudi yang kelelahan bisa beristirahat terlebih dahulu guna meminimalisasi kecelakaan akibat kelelahan.

BACA JUGA

“Sudah dipasang juga counting di sana, yang menunjukkan bahwa lokasi ini sudah padat atau ini masih ada sisa dua kendaraan dan seterusnya. Kita terus perbaiki rest area,” ujarnya lagi.

Diungkapkan pula olehnya, perlu diwaspadai juga adanya 700 titik rawan kecelakaan maupun kemacetan yang sebagian besar berada di pulau Jawa. Termasuk juga jalan yang berada di area rawan bencana. 

“Di tol itu ada di 158 kalau tidak salah. Itu sudah (diidentifikasi, red.), namun itu hanya genangan saja. Untuk longsor kemarin, kita rapat koordinasi dengan BPJT (Badan Pengelola Jalan Tol) dan Bina Marga. Itu sudah dilakukan mitigasi di lokasi yang potensial terjadi bencana longsor,” ucapnya.

Manfaatkan 77 titik rest area di sepanjang tol Trans Jawa untuk beristirahat
Ada 49 titik ‘rest area’ non permanen pada jembatan timbang milik Dishub di sepanjang jalur arteri Pantura pulau Jawa

Mengapa perlu istirahat di perjalanan jauh?

Upaya pemetaan wilayah rawan kecelakaan akibat kelelahan mengemudi di ruas tol Trans Jawa tidak lain sebagai pencegahan dini atas kemungkinan terjadinya kecelakaan itu sendiri. 

“Karena jangan lupa, kelelahan atau fatigue itu bukan baru muncul, contoh, ketika mobil baru masuk jalan tol,” wanti Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Dijabarkan lebih lanjut oleh Jusri, kelelahan dalam mengemudi itu sudah muncul sejak kendaraan memulai perjalananan. “Distorsi di jalan seperti kemacetan, ada bencana seperti banjir, kondisi jalan yang rusak, sampai perilaku pengendara lain itu sudah cukup jadi awal dimulainya kondisi kelelahan.” 

Anggapan tentang perlunya istrirahat mengemudi setiap tiga jam ketika melakukan perjalanan jauh baik di jalur tol maupun arteri diingatkan lagi oleh Jusri sebagai sebuah ‘teori ideal’. 

“Itu sebagai panduan ideal, karena kalau kondisi yang dihadapi pengemudi sebelumnya sudah akut maka seharusnya periode istrirahat dalam mengemudi sudah perlu dilakukan dalam rentang 30 menit sampai satu jam setelah masuk jalan tol misalnya.”

Diingatkan kembali bahwa kelelahan atau fatigue yang dibiarkan akan sulit disadari untuk berubah bentuk sebagai microsleep misalnya. 

“Padahal microsleep, menurut saya itu, itu bentuk faitgue yang ringan. Perlu diketahui bahwa mengemudi di jalan tol itu monoton, kelelahan itu memicu pikiran jadi ‘kosong’ yang justru berbahaya karena terjadi penurunan tingkat konsenterasi yang kemudian wujudnya seperti lamban bereraksi ketika ada kejadian mendadak di sekitar kendaraan yang kita kemudikan,” urainya panjang lebar. (EW)

Waspadai selalu akan proses kelelahan mengemudi yang sudah dimulai sejak keluar dari rumah

Tags Terkait :
Nataru Pejalanan Libur Kelelahan Fatigue Jalantol Arteri
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perhatikan, Ini Titik Lelah mengemudi Di Tol Trans Jawa

Waspada selalu, pemicu kelelahan sudah dimulai sejak memulai perjalanan

1 tahun yang lalu


Bus
Organda: Ramp Check Bus Pariwisata Di Lokasi Wisata Perlu Ditambah

Opsi ‘pengemudi engkel’ nyata sangat berpotensi terjadinya kecelakaan

1 tahun yang lalu

Bus
Organda: Perhatikan Kondisi Cuaca Dan Faktor Stamina Pramudi

Masyarakat perlu memiliki aplikasi MitraDarat sebagai langkah cegah dini

1 tahun yang lalu


Tips
Agar Tetap Fit, Istirahat 2 Jam Sekali saat Melakukan Perjalanan Jauh

Agar tetap aman dan terhindar dari kecelakaan akibat kelalaian.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Luxeed R7 REEV Tertangkap Kamera Tanpa Kamuflase Di Jalanan Indonesia

Sesosok mobil yang diduga Luxeed R7 nampak telanjang melintas di timur Jakarta.

2 jam yang lalu


Berita
Chery Q Meluncur Hari Ini, Begini Spesifikasinya

Spesifikasi Chery Q Indonesia mencakup dimensi panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan wheelbase 2.700 mm. Hatchback EV ini dirancang lincah untuk penggunaan perkotaan.

3 jam yang lalu


Berita
Detik-Detik Peluncuran Mobil Baru BYD Di Indonesia

Peluncuran BYD M6 DM Indonesia semakin dekat setelah situs resmi BYD mencantumkan model PHEV baru ini. Teaser menunjukkan peluncuran hari ini pukul 18.00 WIB.

4 jam yang lalu


Berita
Dua Model Ini Akan Menjadi Tumpuan Honda Di Masa Depan

Honda tetap bersaing dalam teknologi elektrifikasi lewat kehadiran beberapa line up hybrid mereka di masa depan.

5 jam yang lalu


Bus
Bodi Grantour Semakin Banyak Populasinya

Bodi Grantour Hino Bus 115 SDBL semakin populer di kalangan operator pariwisata, menjawab kebutuhan armada medium dengan desain nyaman dan efisien.

6 jam yang lalu