Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Lagi-Lagi, Driver Bus Ceroboh Dalam Mengemudi Di Jalan Tol

Hilangkan enam nyawa penumpang
Bus
Kamis, 4 Januari 2024 11:45 WIB
Penulis : Erie W. Adji


ernyata di sela-sela gempita suasana libur Nataru yang lalu terjadi lagi kecelakaan fatal yang menyebabkan nyawa melayang sia-sia.  Bus Bhineka yang menghantam pembatas jalan pada Minggu (31/12). Akibatnya, karena tidak menggunakan sabuk pengaman sejumlah penumpang terlempar keluar bus.

Kecelakaan tunggal yang melibatkan bus dengan rute Kebon Jeruk–Cirebon itu terjadi di jalan Tol Japek KM 41,400A arah Cikampek pukul 18.40 WIB pekan lalu (31/12). Menurut penuturan Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, "Sesampainya di TKP, bus yang seketika itu melaju dengan sangat kencang dari arah Jakarta menuju ke Cikampek di lajur 2 Tol Japek ini tiba-tiba mengalami oleng ke sebelah kiri yang kemudian menabrak gadril (pembatas jalan) di pinggir jalan Tol Japek KM 41,400A arah Cikampek, hingga mengakibatkan kendaraan terbalik dengan posisi bagian depan bus yang menghadap ke arah Jakarta."

Sebagaimana dikutip dari RMOLJabar, bus tersebut bernopol E-7706-AA. Dalam kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 6 orang penumpang bus meninggal dunia.

BACA JUGA

Ada 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka, baik luka ringan maupun luka berat.

Tentu saja ini mengingatkan lagi bahwa masih banyak pengemudi bus rute brjadwal maupun tidak berjadwal yang sebenarnya tidak paham mengemdikan bus. Meski ‘jam terbang’ mereka terbilang tinggi.

Penggunaan sabuk pengaman sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 74 Tahun 2021 tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor. Hal ini berlaku bagi pengemudi maupun penumpang.

"Penggunaan sabuk keselamatan sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna angkutan umum. Kecelakaan lalu lintas dapat saja terjadi namun tingkat fatalitas masih dapat diminimalisasi," kata Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno saat diubungi langsung (3/1).

Menurut Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat, pemakaian sabuk pengaman akan menurunkan fatalitas 40-60 persen. Jumlah kecelakaan bertambah 5,6 persen di Amerika Serikat. Salah satunya karena tidak memakai sabuk pengaman. 

"Sudah saatnya pemerintah harus tegas, sudah cukup ada korban akibat tidak mengenakan sabuk pengaman seperti ini. Jangan terulang kembali kecelakaan yang sama dengan korban yang sama pula," papar Djoko lagi.

Kementerian Perhubungan sendiri dapat mewajibkan setiap kursi bus umum dilengkapi sabuk keselamatan. Untuk memastikan setiap bus memiliki sabuk keselamatan dimulai pada saat pemeriksaan laik jalan (kir) setiap enam bulan sekali sebagai syarat lulus uji laik jala

Catur Wibowo, DSTC Defensive & Safety Driving Consulting, dalam kesempatan terpisah (12/9) juga pernah menyoroti soal pemahaman pengemudi bus yang rutin melintasi jalur tertentu mestinya paham soal karakter lintasan yang biasa dilaluinya.

“Sebelum melakukan sebuah perjalanan, driver harus paham rute yang dilewati. selain jalur utama harus tahu juga sub jalur jika jalur utama ada handycap.  Untuk jalur rutinitas, sebaiknya driver paham spot-spot penting khususnya spot bahaya,” ungkapnya.

Menurutnya lebarnya median jalan tol dibandingkan jalan non tol, terlebih yang rutin melintasinya, sudah harus bisa diantisipasi beragam kondisi yang sekiranya bisa muncul. Termasuk mengurangi kecepatan, atau melakukan pengereman jika dirasa arah laju dan manuver kendaraan mulai tidak biasa.  

"Pilihan bijak (mengemudi yang dianggap aman, Red) yang berawal dari sebuah kesalahan (kecepatan tinggi, Red) jelas bukan hal yang bijak. Dalam hal ini banyak kesalahan-kesalahan awal yang dilakukan driver karena pasti ada unsur melanggar batas kecepatan kendaraan, kedua driver tidak paham dengan "Smith System' terkait unsur keselamatan jalan dan ketiga soal attitude," urai Ninot sapaan akrab Catur Wibowo.

Menarik untuk memahami poin kedua yakni "Smith System" dengan 5 kunci berkendara aman. "Jadi pastikan saat berkendara itu pandangan jauh ke depan, kedua, pengemudi mendapatkan gambaran luas, kemudian ketiga, biasakan mata Anda bergerak, dan yang keempat adalah siapkan jalan keluar yang paling aman, dan yang paling terakhir yaitu pastikan orang lain melihat kendaraan Anda," pungkas warga kota Bandung ini.

Baca juga: Driver Bus Harus Hafal Setiap Karakter Jalan

Baca juga: Banyak Kecelakaan Bus Disebabkan Kurangnya Pengetahuan Supir Tentang Teknologi Kendaraannya

Berdasarkan regulasi UN ECE R80, setiap jok penumpang bus wajib ada sabuk pengaman dan dudukan jok tidak boleh dilas pada dek

Lis tambahan di kaca sampig nampaknya sudah semakin mendesak diberlakukan penerapannya di Indonesia


Tags Terkait :
Laka Jalantol Kecelakaan Bhineka
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Lagi-Lagi, Driver Bus Ceroboh Dalam Mengemudi Di Jalan Tol

Hilangkan enam nyawa penumpang

1 tahun yang lalu

Bus
Organda: Perhatikan Kondisi Cuaca Dan Faktor Stamina Pramudi

Masyarakat perlu memiliki aplikasi MitraDarat sebagai langkah cegah dini

11 bulan yang lalu


Truk
Apa Itu Rear Underrun Protection?

Waspada Selalu Bumper Belakang Truk

1 tahun yang lalu


Truk
‘Area Kematian’ Sebuah Truk Adalah Di Bagian Belakangnya (2)

Jangan pernah anggap remeh area tersebut

1 tahun yang lalu


Truk
‘Area Kematian’ Sebuah Truk Adalah Di Bagian Belakangnya (1)

Jangan pernah anggap remeh area tersebut

1 tahun yang lalu


Berita
Dua Laka Fatal Tabrak Bak Truk : Tidak Ada Aturan Di Tol Boleh Ngebut!

Patuhi rambu lalu lintas yang ada di jalan

1 tahun yang lalu


Berita
Ditlantas Polda Jabar: Bus ‘Laka Subang’ Pernah Terbakar April Lalu

Setelah itu dilakukan penggantian nama bus

1 tahun yang lalu


Bus
Harap Diingat, Bahu Jalan Hanya Untuk Lintasan Darurat

Tidak bisa dilintasi secara sembarangan apalagi untuk keperluan menyalip

1 hari yang lalu


Terkini

Truk
Mitsubishi Fuso Support Perkembangan Bisnis Cold Chain

Mitsubishi Fuso dukung bisnis cold chain lewat truk niaga lengkap, layanan purnajual di 225 titik, dan monitoring suhu real-time, disampaikan di GIICOMVEC 2026.

12 jam yang lalu


Pikap
Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.

1 hari yang lalu


Van
Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

Mobil komersial EV GIICOMVEC 2026 tampilkan model dari JAC, Sany, Wuling, Foton, Farizon, DFSK, Linxys di JIExpo Kemayoran.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Dekat JAC Trekker T90 EV, Pionir Dobel Kabin EV Di Indonesia

Spesifikasi JAC Trekker T90 EV, pionir dobel kabin listrik di Indonesia: 4x4 ganda motor 220 kW, baterai 88 kWh, jarak 344 km, drive mode off-road.

1 hari yang lalu


Van
Farizon Siapkan Van Sampai Truk Heavy Duty, Ini Bocorannya

Farizon V8E van kargo listrik Indonesia debut semester I 2026 di GIICOMVEC dengan kapasitas 7,9 m³. Siapkan juga truk heavy duty untuk pasar lokal.

1 hari yang lalu