Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Penyebab Tapak Ban Mobil Tak Habis Secara Merata

Tapak ban mobil akan berkurang ketebalannya seiring dengan pemakaian.
Tips
Selasa, 26 Maret 2024 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Tapak ban mobil akan berkurang ketebalannya seiring dengan pemakaian. Biasanya usia ban mobil bisa mencapai 60.000 km hingga 80.000 km tergantung dari kondisi pemakaian pengguna.

Kendati demikian, seringkali permukaan tapak ban mobil tidak habis secara merata. Terkadang, tapak ban aus di satu bagian sisi saja.

Ilustrasi tapak ban mobil

Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Abeng selaku pemilik bengkel ban Victory Auto Sport di kawasan Tangerang Selatan menjelaskan penyebab kondisi ban yang habis tidak merata tersebut.

"Ban habis tidak rata antara bagian kiri dan kanan bisa jadi setelan atau setting camber dan toe salah atau sudah bergeser," ujar Abeng.

BACA JUGA

Maka dari itu, mobil dibutuhkan proses spooring dalam kurun waktu tertentu.

"Tingkat kelurusan roda mobil harus dicek ulang dan dikalibrasi di mesin spooring agar sesuai dan tidak menyebabkan ban habis pada satu sisi saja," tambahnya.

Ada satu lagi penjelasan, keausan tapak ban yang tidak merata disebabkan oleh kondisi camber yang disetel secara negatif.

"Bila sudut camber disetel negatif maka bagian sisi dalam ban yang akan cepat aus," tutupnya.

Oleh karena itu, pengguna mobil disarankan untuk melakukan pengecekan bagian kaki-kaki mobil secara berkala. Selain itu, perawatan rutin balancing dan spooring tak boleh diacuhkan bagi pengguna mobil. (AW).


Tags Terkait :
Tips Ban
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

16 jam yang lalu

Bus
Ini Rute Transjakarta Yang Berpotensi Dialihkan Saat Hujan Ekstrem

Ada 28 rute Transjakarta dialihkan banjir hujan ekstrem Jakarta, termasuk BRT 10, integrasi 1M, Mikrotrans JAK 02. Rute lain berpotensi disesuaikan.

1 hari yang lalu


Berita
Begini Impresi Para Anggota Komunitas Saat Mencoba Daihatsu Rocky Hybrid

Rocky Hybrid Smart Challenge dihelat untuk memberikan pengalaman kepada anggota komunitas yang penasaran akan performa Rocky Hybrid.

1 hari yang lalu


Berita
Mengapa Lampu Sein Merah Tak Lagi Jadi Standar Dunia?

Lampu sein merah bisa dianggap kuno tapi pada kenyataannya masih legal di jalanan AS

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Ini Sosok Mahindra Scorpio Yang Bakal Dipakai Proyek Koperasi Merah Putih

Mahindra Scorpio disebut sebagai dari 105 ribu unit mobil India di proyek KDKMP

2 jam yang lalu


Berita
Punya Opsi 4x4 dan 4x2 GWM Tank 300 Dan Tank 500 Diesel, Mana Yang Lebih Gacor?

Varian diesel GWM Tank 300 dan 500 punya pencapaian yang beda

4 jam yang lalu


Bus
Ini Daftar Halte Transjakarta Yang Ada Mushalla

Agar penumpang lebih nyaman selama bulan Ramadhan.

13 jam yang lalu


Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

16 jam yang lalu


Berita
Genesis Kembali Ke Indonesia, Ini Bocorannya

Genesis siap kembali bersaing. Tawarkan model-model mewah asal Korea Selatan lansiran terbaru.

17 jam yang lalu