Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ingin Baterai EV Anda Awet? Perhatikan Pola Chargingnya

Mobil pada umumnya dibekali opsi pengisian AC dan DC
Tips
Minggu, 4 Agustus 2024 10:20 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mobil listrik sudah menjadi bagian dari otomotif di dunia termasuk Indonesia. 

Untuk mengasup daya baterai pada EV, dilakukan dengan cara pengecasan. Umumnya mobil listrik dilengkapi dengan dua mode pilihan pengecasan yakni AC dan juga DC.

Bahasa umumnya pengecasan AC merupakan mode pengecasan normal yang dilakukan dalam waktu yang relatif panjang. Sedangkan untuk mode DC merupakan pola pengisian fast charging dengan waktu yang lebih singkat.

Pola pengecasan yang beda kecepatan pengisiannya ini dalam waktu yang lama akan mempengaruhi masa pakai baterai sebuah EV.

BACA JUGA

“Performa dan masa pakai baterai dapat menurun jika menggunakan pengisi daya DC secara terus menerus. Penggunaan pengisian daya DC harus diminimalkan untuk membantu memperpanjang masa pakai baterai tegangan tinggi. Utamakan pengisian daya AC kecuali jika pengisian daya DC diperlukan, semisal untuk menambah daya saat di tengah perjalanan." ungkap Bonar Pakpahan, Product Expert Assistance Manager. PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) saat dihubungi beberapa waktu lalu.

“Untuk menjaga baterai tegangan tinggi dalam kondisi yang optimal, gunakan pengisian daya AC. Mengisi daya baterai hingga penuh saat daya baterai tinggal 20% atau lebih rendah akan membantu menjaga baterai tetap dalam kondisi yang optimal,” sambung penggemar nasi goreng ini. 

Senada dengan itu Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors mengatakan bahwa pola pengisian daya juga harus diikuti dengan perubahan habit pemiliknya. 

“EV sebaiknya dicas dengan charging AC seperti yang digunakan di rumah. Pengguna bisa melakukan pengecasan saat waktu malam bertepatan dengan waktu istirahat sehingga keesokan harinya sudah kembali full untuk kembali digunakan,”  ungkap Danang.

“Pengisian daya DC menyediakan arus tingkat tinggi ke baterai, yang dapat menyebabkan sel menjadi lebih cepat panas. Jika sel menjadi terlalu panas, hal itu dapat merusaknya dan mengurangi kapasitasnya seiring waktu,” sambungnya.

“Pengecasan DC dilakukan seperlunya dan sifatnya untuk penambahan saja,” tutupnya.(SS)


Tags Terkait :
EV BEV AC Charging DC Charging
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Changan Rilis Tiga Model Lagi Tahun Ini, Sedan L07 Dan SUV S05 Diprediksi Melantai

Changan umumkan peluncuran Changan Deepal S05 REEV di Indonesia tahun 2026 sebagai model pertama dari tiga baru, diikuti sedan L07.

1 bulan yang lalu

Mobil Listrik
Apakah Mobil Listrik Beresiko Timbulkan Radiasi Berbahaya ? Ini Studi Terbarunya

Aktifitas elektronik pada EV pada dasarnya memancarkan radiasi. Namun pada kenyataannya tingkat radiasi ini masih aman dan jauh dari batas berbahayanya

6 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Bolehkah Menyalakan AC atau Infotainment Saat Mobil Listrik Dalam Kondisi Charging?

Melakukan charging saat EV kondisi 'on' aman dilakukan. Ini penjelasannya

8 bulan yang lalu


Berita
Melihat Sosok Jetour X20e, Penantang BYD Atto 1 Hadir di GIIAS 2025

Dilihat dari wujud dan dimensinya sepertinya ia akan menjadi rival BYD Atto 1.

10 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Selisih Rp 40 Juta Polytron Sodorkan Dua Model EV G3 dan G3+, Apa Bedanya?

Dengan selisih Rp 40 juta, hal ini yang membedakan G3 dengan G3+.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Setahun Wuling BinguoEV dan Masuk Dalam Mobil Listrik Terlaris Di Indonesia

Terhitung dari Desember 2023 hingga Desember 2024, Wuling Binguo EV mencatatkan penjualan dengan total sales mencapai 6.549 unit yang menjadikannya sebagai BEV terlaris di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Wuling Bangun Lebih Banyak Fast Charging Dan Masih Gratis

Total 30 DC charging station GB-T akan tersedia di Indonesia

1 tahun yang lalu


Tips
Ingin Baterai EV Anda Awet? Perhatikan Pola Chargingnya

Mobil pada umumnya dibekali opsi pengisian AC dan DC

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

8 jam yang lalu


Berita
Aturan Mobil Listrik di Malaysia Tegas, Dilarang Jual Murah

Sekaligus untuk menghindari mutu mobil yang rendah serta lebih menjamin ekosistem industri otomotif lokal.

9 jam yang lalu


Berita
Strategi Changan Tebar Jala Melalui Deepal S05 BEV dan REEV

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia hadir dengan pilihan BEV dan REEV untuk mengatasi range anxiety serta mendukung transisi mobilitas berkelanjutan.

9 jam yang lalu


Berita
Hadir di GIIAS 2026, Begini Bocoran Spesifikasi Hyundai Ioniq 3

Hyundai akan menghadirkan line up terbaru di GIIAS 2026. Salah satu yang menarik ialah kehadrian Ioniq 3. Sebelum tampil, berikut kami informasikan spesifikasinya.

12 jam yang lalu


Berita
Suzuki XL7 2026 Ada Tiga Varian, Eksteriornya Tampil Beda

Suzuki XL7 facelift tersedia dalam tiga varian yang dapat dibedakan dengan mudah. Simak perbedaanya di sini.

13 jam yang lalu