Air Coolant Lebih Baik Untuk Radiator Dibanding Air Biasa? Cek Faktanya

 Aditya Widiutomo    20 February, 2024
Tips

OTODRIVER - Selain pelumas yang menjadi cairan penting di mobil, ada salah satu cairan yang juga wajib Anda perhatikan pada mobil Anda. Cairan tersebut merupakan air radiator.

Pada mobil modern saat ini, mesin tentu butuh sistem pendinginan dan radiator menjadi pemeran utama dalam mendinginkan mesin. Dan ada beberapa cairan yang biasanya digunakan untuk radiator.

Ilustrasi radiator coolant

Yang pertama adalah air dan biasanya yang menjadi anjuran pabrik adalah radiator coolant. Tentu ada beberapa alasan mengapa radiator coolant lebih dianjurkan daripada menggunakan air untuk radiator mobil Anda.

“Pada dasarnya air memang memiliki transfer heat terbaik dalam menghantarkan panas. Namun jika pemilik kendaraan hanya menggunakan air keran atau mineral, tentu akan berpotensi terjadi korosi (karat) pada sistem pendinginan mesin. Untuk itu, perlu menggunakan radiator coolant yang memiliki aditif anti karat dan kandungan glycol di dalamnya,” buka Dhany Ekasaputra, Manager Promosi PT Autochem Industry melalui siaran rilisnya.

Selain itu, untuk penggunaan mobil di daerah tropis seperti Indonesia, coolant ternyata memiliki zat yang berperan penting untuk menjaga suhu mesin tetap stabil dan tentunya dengan racikan yang pas.

”Kandungan glycol pun perlu diracik dengan tepat lantaran Indonesia merupakan negara tropis. Karena karakter dari glycol adalah menyimpan panas sehingga perannya sangat dibutuhkan untuk negara-negara empat musim agar tidak membeku. Tapi glycol juga dapat meningkatkan titik didih, meski tidak seberapa. Sebagai contoh, jika ada konsentrat glycol sebanyak 50 persen saja hanya akan sanggup meningkatkan titik didih hingga 105,9 derajat Celcius pada tekanan 1 atmosfir,” tambahnya.

Untuk itu, memang diperlukan suatu komposisi yang tepat agar peran glycol tadi menjadi tepat guna untuk iklim tropis. Seperti yang terdapat pada produk Master Radiator Coolant, telah dirancang untuk iklim tropis karena memiliki titik didih yang lebih tinggi dari air murni namun transfer heat tetap optimal. (AW).

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru seputar otomotif roda empat setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.

Bagikan

Rekomendasi Untuk Anda

TipsMudik Gunakan Mobil Tanpa Ban Serep, Sudah Paham Cara Pakai Tyre Repair Kit?06 April 2024TipsTak Hanya Oli, Aditif Mesin Juga Perlu Digunakan Saat Mudik Untuk Jaga Keawetan Mesin Mobil05 April 2024TipsJangan Mudik Sebelum Cek Angin Ban Serep04 April 2024TipsCara Mengatasi Rem Tangan Kurang Pakem04 April 2024

Trending

BYD Luncurkan Blade Baterai Gen 2 Bulan Agustus Nanti, Ini Keunggulannya
Sukses Jualan EV9, KIA Segera Rilis EV3,EV5 dan Belasan EV Lainnya
500 Unit Citroen e-C3 Segera Sampai Indonesia
Wuling Starlight Penggerak Listrik Resmi Meluncur, Harga Rp 244 Jutaan Saja
Suzuki Jimny Sodorkan Godaan Berwujud Pikap

Berita Terbaru

BeritaNissan Silvia Bakal Terlahir Kembali Sebagai Sebuah EV?5 jam laluBeritaGeber Yaris Cross Hybrid Jakarta-Bali Pake Mode Power, Berapa Konsumsi BBM-Nya?8 jam laluCrash TestVIDEO: Crash Test Toyota All New C-HR (Euro NCAP)10 jam laluBeritaToyota Hilux EV Dipamerkan Sebagai Angkot19 jam laluBeritaMercedes-EQ EQS Facelift Meluncur, Jarak Range Tembus 822 Km1 hari laluMobil ListrikPenjualan Tesla Lebih Buruk Dari Pandemi, Apa Masalahnya?1 hari laluBeritaPresiden AS Diminta Boikot EV China, Ini Alasannya1 hari laluBeritaJasa Marga: Kurang Saldo E-Toll Tidak Bisa Pinjam Kartu Lain1 hari lalu