Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Kenali Ciri-Ciri Kanvas Rem Sudah Tak Layak Pakai

Rem merupakan salah satu komponen sangat penting bagi sebuah mobil.
Tips
Minggu, 18 Juni 2023 07:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Rem merupakan salah satu komponen sangat penting bagi sebuah mobil. Alat pengurang kecepatan ini sejatinya tidak boleh rusak maupun mengalami gangguan. Karena jika rem rusak, maka bisa berakibat fatal.

Sistem pengereman pun terdiri dari beberapa komponen. Salah satunya adalah kanvas rem alias brake pad dalam bahasa Inggris. Komponen ini penting untuk dilakukan penggantian secara berkala. Brake pad sendiri adalah komponen yang masuk golongan fast moving, artinya penggantiannya termasuk cepat.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengganti kanvas rem? Berikut adalah beberapa tips ciri-ciri kanvas rem yang harus segera diganti menurut Sumarmin, Kepala Bengkel Auto 2000 Cilandak, Jakarta Selatan.

1. Jarak tempuh mobil

Jarak tempuh yang tercatat di odometer berkaitan dengan masa pakai sistem pengereman pada mobil itu sendiri. Pada mobil bertransmisi manual, jika sudah menempuh 60.000 hingga 70.000 km sebaiknya segera ganti kanvas rem. Lantas untuk mobil transmisi otomatik, ganti kompenen yang sama saat sudah menempuh 35.000 hingga 40.000 km.

Mobil transmisi otomatis lebih cepat diganti karena lebih minim gejala engine brake sehingga pemakaian rem lebih sering. Namun, kondisi jalan yang perkotaan cukup padat dan banyak stop and go, membuat kerja rem menjadi semakin berat.

Efeknya kanvas rem akan lebih cepat habis, penggantian bisa 5.000 hingga 10.000 km lebih awal dari jarak tempuh normal.

2. Rem tidak pakem

Masalah ini biasanya disebabkan dua komponen. Pertama adalah master rem yang sudah rusak. Bisa karena sil bocor, maka minyak rem tidak bisa maksimal menekan piston kaliper.

Selain itu, kanvas rem juga bisa jadi penyebabnya. Bisa karena sudah mulai menipis atau karena kualitas produk yang buruk, misalnya menggunakan kanvas rem imitasi.


3. Pedal rem terasa dalam

Pijakan pedal rem yang semakin dalam, bisa diindikasikan kinerja pengereman mobil Anda sudah berkurang. Penyebabnya bisa karena kanvas rem yang sudah tipis. Selain itu juga,  pedal rem yang diinjak dalam ketika mengerem bisa juga berasal dari master rem yang bermasalah.

4. Volume minyak rem

Salah satu cara paling mudah untuk melihat keausan kanvas rem Anda adalah melihat volume minyak rem. Bila minyak rem turun jauh dari batas normal, bukan berarti wadah minyak rem bocor atau cairan tersebut habis. Bisa jadi kanvas rem mobil Anda sudah habis


Tags Terkait :
Tips Rem
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Lampu Sein Bermika Putih, Trend Otomotif Yang Terus Berlanjut Hingga Sekarang

Sinar lampu sein berkelir oranye mampu memberikan kontras visual lebih tinggi, mencegah ambiguitas dengan lampu rem dan terbukti mampu meningkatkan respons pengemudi hingga 28%.

1 hari yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 hari yang lalu


Tips
Waspada Kelelahan Mata Saat Mengemudi Di Pergantian Hari

Waspadai kelelahan mata saat mengemudi pergantian hari. Pakar safety driving sarankan istirahat 10-15 menit, senam mata, dan kacamata polarized untuk cegah silau.

1 hari yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

1 hari yang lalu


Berita
Mudik Naik GAC Bisa Manfaatkan Aplikasi Untuk Cek Mobil Dan Rute Perjalanan

GAC Apps mudik Lebaran 2026 tawarkan pemantauan real-time kondisi kendaraan, navigasi, roadside assistance, serta lokasi posko dan bengkel siaga 24 jam.

1 hari yang lalu

Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

1 hari yang lalu

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Berita
Begini Impresi Para Anggota Komunitas Saat Mencoba Daihatsu Rocky Hybrid

Rocky Hybrid Smart Challenge dihelat untuk memberikan pengalaman kepada anggota komunitas yang penasaran akan performa Rocky Hybrid.

1 hari yang lalu


Terkini

Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

1 jam yang lalu


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

6 jam yang lalu


Berita
Tantang Hilux Dan Triton, GWM Serius Pelajari Pasar Pikap Indonesia

Rencana GWM bawa pikap rival Hilux Triton ke Indonesia: CEO ungkap studi pasar dan opsi mesin diesel 2.000 cc serta 2.400 cc.

6 jam yang lalu


Berita
Penjualan Chery Bagus Di Tangsel, Chery Buka Satu Dealer Eksklusif Lagi

Chery Indonesia relokasi dealer Chery Arta Serpong baru ke Pondok Jagung, Tangerang Selatan. Fasilitas 3S terintegrasi tingkatkan layanan sales, service, dan spare parts.

7 jam yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Selangkah Lagi Hadir Di Indonesia, Simak Spesifikasinya

GWM konfirmasi peluncuran GWM Ora 5 di Australia 2026. SUV listrik kompak setara Haval Jolion tawarkan tenaga 150kW, jarak 520km NEDC, dan V2L.

8 jam yang lalu