Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Bereskan Sumber Ceceran Oli Sebelum Timbulkan Kerusakan dan Membahayakan

Kebocoran oli jangan dianggap sepele
Tips
Rabu, 29 September 2021 16:25 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Tetesan oli yang tercecer di lantai merupakan salah satu indikasi terjadinya kebocoran pada mesin. Semisal ceceran oli tersebut berupa oli mesin, maka dipastikan ada kebocoran yang terjadi pada mesin.

Dengan kebocoran tersebut, maka dipastikan bahwa volume oli dalam mesin terus berkurang seiring dengan tingkat kebocoran yang ada.

Lalu apakah yang harus dilakukan dalam menanggulangi kondisi tersebut?

“Bila diketahui ada kebocoran dengan munculnya tetes oli, maka solusinya bukan menambahkan oli ke dalam mesin, melainkan harus membawa mobil ke bengkel untuk diperbaiki kerusakan tersebut,” terang Rifat Sungkar, brand Ambasador Mitsubishi dalam ngobrol virtual Mitsubishi dengan awak media, Rabu (29/09).

BACA JUGA

Rifat mengatakan bahwa tindakan menambahkan oli tersebut masih bisa ditolerir jika kondisinya darurat, namun jika segalanya memungkinkan maka segera atasi permasalahannya dengan baik.

“Kita tidak pernah tahu seberapa banyak kebocoran terjadi, hanya dengan melihat dari bekas tetesan oli, sedangkan saat digunakan berapa banyak tetesan oli yang berhamburan tidak pernah diketahui secara pasti. Dan itu berbahaya,” sambungnya.

“Tanpa sadar mesin kita bisa megap-megap kehabisan oli dan akibatnya terjadi kerusakan, bahkan hingga parah pada mesin,” imbuhnya.

Pembalap nasional ini melanjutkan, bahwa hal serupa berlaku pada minyak rem. Bahkan ia mewanti-wanti untuk tidak meremehkan kebocoran pada minyak rem karena akibatnya sangat fatal dan membahayakan keselamatan pengemudi dan banyak orang.

“Sebaiknya segera perbaiki kebocoran-kebocoran tersebut sebelum benar-benar rusak atau membahayakan orang,” tutupnya.


Tags Terkait :
Kebocoran Oli Minyak Rem
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

4 bulan yang lalu


Truk
Kenapa Kecelakaan Truk Akibat Rem Blong Masih Saja Terjadi?

Bukti tidak ada penanganan serius soal kelaikan teknis truk di jalan.

7 bulan yang lalu


Truk
Penyebab Kecelakaan Bus dan Truk Tak Sesederhana Rem Blong, Ini Penjelasan KNKT

KNKT ungkap rem blong hanyalah gejala akhir dari kelalaian teknis. Hino dan KNKT dorong inspeksi harian demi keselamatan bus dan truk di jalan raya

8 bulan yang lalu


Tips
Mau Mobil Tetap Prima Setelah Digunakan Mudik? Ini Yang Perlu Dilakukan

Lakukan pengecekan dan pastikan semuanya dalam kondisi baik.

1 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

2 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

2 jam yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

18 jam yang lalu


Berita
GWM Buka Dealer Ke 18 Di Kawasan PIK

GWM membuka dealer ke-18 di kawasan PIK, Jakarta Utara, dioperasikan PT Wahana Wirawan. Dealer GWM PIK hadir dengan fasilitas 3S lengkap untuk sales, service, dan sparepart.

19 jam yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

19 jam yang lalu