Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Amankah Mencampur Oli Yang Berbeda Merek Dan Spek?

Ketika merawat sebuah mobil hanya memerlukan biaya yang murah, tentu hal tersebut sangat menyenangkan bagi para pemilik mobil tersebut.
Tips
Jumat, 27 November 2020 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mobil perlu perawatan rutin, salah satunya adalah melakukan penggantian oli mesin secara rutin. Sayangnya hal ini merupakan salah satu proses pemeliharaan mobil yang menyedot biaya besar. Tak jarang orang menawar dengan menggantinya dengan oli mesin lebih murah yang mungkin tidak sesuai dengan spesifikasi yang diminta. Atau bahkan tak kalah ekstrim ada pemilik yang cuma melakukan penambahan oli saja daripada mengganti oli secara penuh. 

Apakah hal ini bisa dibenarkan dan apa efeknya?

Ternyata, hal itu merupakan perlakuan yang salah menurut Ribut Raharjo dari Key Auto spesialis bengkel BMW.

“Mungkin buat beberapa orang oli itu kalau dicampur akan lebih hemat atau bagaimana. Tapi sebenarnya kalau oli itu dicampur kemungkinan menyebabkan reaksi kimia yang merugikan,” ujar pria yang akrab disapa Joe ini saat dihubungi oleh tim OtoDriver (24/11)

“Kedua oli itu kan punya kandungan kimia dengan formula yang kita tidak tahu secara spesifik. Ada kemungkinan reaksi apa kita juga tidak tahu. Zat aditifnya berbeda,” tambah Joe.

Masih menurutnya risiko paling parah karena mencampur oli beda merek adalah bisa membuat mesin macet sampai tidak bisa bergerak. Hasil reaksi kimia dikatakan membentuk efek lumpur yang mengakibatkan mesin lecet. Jadi disarankan untuk tidak mencampur pelumas yang berbeda jenis dan merek.


Tags Terkait :
Tips Oli
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

1 minggu yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

2 bulan yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

2 bulan yang lalu


Berita
Pertaminta Lubricants Gelar Beragam Program Menarik Mudik Lebaran 2026

Pertamina Lubricants gelar promo ganti oli Pertamina mudik Lebaran 2026 di 30 kota, rest area tol, dan program sosial Aceh melalui RAFI 2026.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Tilang ETLE Mulai Gunakan Bantuan Teknologi Berbasis Ponsel

Penindakan ke area tidak ada kamera statis ETLE sekaligus menekan proses tatap muka dengan pelanggar.

12 jam yang lalu


Berita
Honda Launching 5 Dealer Sekaligus Perkenalkan Layanan Mobil Bekas Bersertifikasi

Dengan diresmikannya dealer baru hingga Papua Selatan, Honda sudah menjaga jangkauan layanan nasional hingga 93%.

13 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Cukup Realistis Sodorkan Mesin Era Dinosaurus Untuk Jantung Pajero Sport

Realistis untuk Indonesia, jajaran Mitsubishi yang ada saat ini tetap mempertahankan mesin 4D56.

14 jam yang lalu


Berita
Transmisi Coloumn Shifter, Model Jadul Yang Kembali Digandrungi

Mobil baru dengan model transmisi seperti ini semakin jamak ditemukan dan sejauh ini hanya ada pada jenis mobil dengan transmisi otomatis atau pada mobil listrik.

15 jam yang lalu


Berita
Xpeng X9 Facelift Banyak Perubahan, Harga Mulai Rp1,14 Miliar

Jadi lebih nyaman, bertenaga, dan jarak tempuh lebih jauh.

16 jam yang lalu