Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Seberapa Penting Spooring dan Balancing Pasca-Mudik?

Usai menempuh perjalanan mudik ke kampung halaman, ternyata diperlukan spooring dan balancing. Sepenting apa?
Tips
Selasa, 4 Juli 2017 06:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Spooring dan balancing adalah kata yang tak asing bagi Anda yang tak pernah absend alam merawat mobil. Langkah spooring dan balancing dilakukan demi menyelaraskan keempat roda agar tetap berjalan lurus dan normal.

Tentunya spooring dan balancing sangat pas dilakukan jika mobil habis dipakai mudik. Memang seberapa penting spooring dan balancing bagi mobil pasca-mudik?

Menurut laman resmi Hyundai Indonesia (3/6), jika jarang atau mengindahkan anjuran untuk spooring dan balancing, dampaknya adalah tingkat keausan ban yang akan lebih cepat. Dengan efek tersebut, maka Anda harus segera menyiapkan dana untuk melakukan penggantian ban yang bisa lebih cepat.

Tak sampai di situ, afek yang bisa timbul jika mengabaikan pelurusan roda adalah kemudi yang akan lebih condong ke arah kanan atau kiri. Hal ini akan menyebabkan ketidaknyamanan dalam berkendara. Maka sangat perlu kalibrasi ulang di mekanisme kemudi ketika spooring dan balancing. 

Sebenarnya periode melakukan spooring dan balancing dianjurkan pabrikan setiap 20.000 km. Namun hal tersebut tidak serta merta menjadi patokan khusus.

Pasalnya, jika Anda berkendara di medan yang berlubang, tidak rata atau setelah menempuh perjalanan jauh seperti mudik maka lebih baik untuk melakukan spooring dan balancing lebih dini atau setiap 10.000 km.

Itu karena kaki-kaki mobil bekerja lebih berat dari biasanya. Selain beban penuh, kondisi jalan di luar kota yang kerap bergelombang kian memperbesar kemungkinan bergesernya keselarasan roda.

Spooring sendiri bertujuan untuk meluruskan roda depan dan belakang agar kedudukan roda sesuai dengan hitungan awal yang selaras. Sedangkan balancing berguna untuk menghilangkan getaran hasil putaran roda akibat beban roda yang tidak merata.

Jadi, demi keamanan serta keawetan ban, sebaiknya 'reset' ulang kaki-kaki mobil Anda dengan spooring dan balancing.


Tags Terkait :
Ban Tips Mudik
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

2 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

2 bulan yang lalu


Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

2 bulan yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

2 bulan yang lalu


Terkini

Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

11 jam yang lalu


Berita
Chery Resmikan Dealer Besar dan Terlengkap di Bandung

Chery resmikan dealer 3S Pasteur Bandung bersama Andalan Motors untuk memperkuat jaringan di Jawa Barat dengan fasilitas lengkap bagi kendaraan ICE, hybrid, dan EV.

12 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

13 jam yang lalu


Berita
BYD Minta Warganet Kasih Masukan Nama Untuk Sedan Mewah Terbaru Mereka

BYD minta nama sedan mewah terbaru kepada warganet melalui pemungutan suara di Weibo, dengan Great Han sebagai kandidat teratas untuk model BEV flagship.

14 jam yang lalu


Berita
Auto2000 Gaspol di Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026, Bidik Pertahankan Gelar Juara

Auto2000 pertahankan gelar Kejurnas Mandalika 2026 melalui GR Garage Racing Team di Kejurnas ITCR 1200 dan Agya OMR. Tim menargetkan hasil lebih baik setelah meraih 21 podium pada musim 2025.

16 jam yang lalu