Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

TIPS: Bolehkah Isi Radiator Menggunakan Air Minum Kemasan Atau Air Keran?

Bolehkah kita mengisi air radiator menggunakan air minum kemasan atau dari keran langsung? Kami tanyakan ke beberapa ahlinya.
Tips
Minggu, 29 Mei 2016 12:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Banyak orang memiliki persepsi yang salah soal mengisi atau sekadar menambahkan air radiator kendaraannya. Banyak yang memiliki pemikiran bahwa tidak mengapa untuk mengisi air radiator menggunakan air mineral atau air minum kemasan.

Otodriver

Selain itu ada juga yang sudah terbiasa mengisi atau menambahkan air radiator menggunakan air tanah atau biasanya air keran di rumah. Bagaimana sebenarnya mengenai hal tersebut?

“Air minum kemasan dan air keran punya kandungan zat besi, mangan dan kapur membuat saluran air berkerak dan akhirnya tersumbat.” ungkap Hardiyanto selaku Service Advissor Astra BMW Cilandak.

Mesin modern kini dirancang dengan komponen yang dibuat dengan ukuran seefisien mungkin, termasuk saluran sirkulasi air pendingin mesin. Air yang memiliki kandungan seperti ini jika digunakan sebagai air radiator dan bersirkulasi ke bagian sistem pendinginan mesin lama kelamaan akan menciptakan kerak dan akan terus menumpuk sehingga akan menyumbat seluruh sistem pendingin. 

BACA JUGA

Jika hal ini terjadi dan semakin parah akan membuat pendinginan mesin tidak optimal dan akhirnya akan terjadi overheating. Kondisi overheating mengharuskan kita untuk melakukan turun mesin karena beberapa komponen biasanya mengalami kerusakan dan ini akan memakan biaya yang tidak sedikit.

Sebenarnya mobil-mobil modern sekarang sudah diisi dengan cairan radiator coolant yang memiliki kandungan yang dapat mencegah karat, membantu melumasi sekaligus merawat seal-seal karet serta menjaga cairan agar tidak mudah mendidih.

air aki tutup biru

Sebaiknya konsultasikan kepada bengkel langganan soal cairan radiator coolant yang digunakan sebagai standar spesifikasi kendaraan Anda. “Untuk dalam keadaan darurat saat harus mengisi dan Anda tidak memiliki radiator coolant sebaiknya gunakan air aki yang biasa digunakan untuk menambah cairan aki (botol warna biru) karena ini adalah air murni yang tidak memiliki kandungan mineral.” Tutup pria yang akrab disapa Pak Har ini.


Tags Terkait :
Tips Radiator
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Perawatan Mesin Diesel yang Benar, Bisa Bikin BBM Lebih Irit dan Mesin Awet

1 minggu yang lalu


Berita
Persiapan Liburan dengan Mobil, Ini 5 Pemeriksaan yang Wajib Dilakukan

Sebelum road trip saat liburan, pastikan mobil dalam kondisi prima. Simak 5 pengecekan penting mulai dari oli, radiator, rem, aki hingga waktu servis agar perjalanan keluarga tetap aman.

4 minggu yang lalu

Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

4 bulan yang lalu


Tips
Lima Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Contra Flow

Perlu diperhatikan beberapa jurus saat melakukan Contra flow

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

4 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

5 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

6 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

8 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

9 jam yang lalu