Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Farizon SV Resmi Dijual Di Indonesia, Bisa Jadi Kuda Hitam Di Pasar Minibus?

Berbekal desain aerodinamis, kapasitas angkut maksimal, dan kemudahan operasional.
Van
Sabtu, 24 Januari 2026 07:35 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Bisa tempuh jarak sampai 397 kilometer (WLTP), jika dipakai untuk rute dalam kota bisa melaju sejauh 550 kilometer dengan sekali isi daya listrik (Foto :Farizon)


BUS-TRUCK – Era elektrifikasi di dunia kendaraan komersial semakin mengemuka, mengawali tahun 2026 hadir lagi Farizon yang merupakan kampiun di kendaraan komersial asal Tiongkok. Diboyong oleh PT Arista Auto Elektrindo sebagai APM. 

Peluncuran perdana Farizon SV pekan ini di Jakarta (23/1), juga menandai kolaborasi global antara Arista Group dengan Zhejiang Farizon New Energy Commercial Vehicle Group (Farizon Auto). Farizon Auto sendiri merupakan anak perusahaan Geely Holding Group.

Secara global, Farizon menempati posisi terdepan sebagai merek kendaraan niaga listrik nomor satu di Tiongkok dan dunia dalam segmen commercial EV. 

BACA JUGA

Sepanjang 2025, Farizon mencatatkan penjualan kumulatif di atas 160.000 unit dengan pangsa pasar yang secara konsisten sejak tahun 2020 berada di posisi teratas.

Selain Farizon SV, juga ada beragam model kendaraan komersial seperti truk angkut berat, truk angkut, truk kecil, van, sampai bus. 

“Farizon hadir bukan sebagai konsep, melainkan sebagai solusi nyata yang siap digunakan oleh pelaku usaha di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan komitmen ARISTA Group untuk menghadirkan kendaraan niaga listrik yang relevan dengan kebutuhan operasional bisnis saat ini,” buka Director PT. Arista Auto Elektrindo, Christoforus Ronny Ng, seperti dikutip dari keterangan resminya.

Farizon SV dikonsepkan sebagai kendaraan niaga listrik yang dirancang untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari secara berkelanjutan, yang mengutamakan efisiensi kerja, keandalan kendaraan, dan kenyamanan pengemudi.

Farizon SV dirancang untuk memenuhi kebutuhan transportasi penumpang, termasuk layanan shuttle bus, kendaraan operasional, hingga mobilitas komersial berkapasitas besar. Dengan konfigurasi 16 kursi, kendaraan ini menawarkan ruang kabin yang lega dan tata letak ergonomis demi kenyamanan penumpang dan pengemudi. 

Tata ruang kabin masih berpotensi untuk dimodifikasi sesuai kebutuhan operator (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Pintu bagasi model barn door, jika jok baris paling belakang dilepas bisa memaksimalkan daya angkut barang (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Baca juga: Farizon Auto Gandeng Arista Group Jajakan MPV Niaga EV

Baca juga: Memperkenalkan Farizon, Raksasa Kendaraan Niaga Non Fosil

Desain tanpa pilar B yang inovatif

Selain dilengkapi ruang bagasi belakang yang luas, desain tanpa pilar B sangat inovatif untuk menghadirkan kendaraan dengan akses keluar-masuk kabin yang semakin mudah dan efisien. 

Desain tersebut dibangun tanpa mengurangi kekuatan struktur bodi yang telah memenuhi standar kendaraan komersial di wilayah Eropa. Dari sisi teknologi dan keselamatan, Farizon SV dikembangkan menggunakan arsitektur GXA-M yang merupakan bagian dari Geely Global Modular Architecture. 

Tanpa pilar B membuat akses ke kabin lebih leluasa  (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Plafon yang tinggi membuat penumpang bisa berdiri seperti di dalam medium bus (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Struktur bodi memadukan material aluminium dan baja berkekuatan tinggi, sehingga mampu memenuhi standar keselamatan Eropa. 

Kendaraan yang dilabel harga Rp698 juta (OTR Jakarta) itu dilengkapi 30 fitur keselamatan dan sistem bantuan berkendara, termasuk teknologi pengereman, kontrol stabilitas, hingga fitur bantuan aktif yang dirancang untuk memberikan keamanan selama penggunaan operasional.

Desain kompartemen depan sederhana dan fungsional (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Ada dua panel yang menutup bonnet dan bisa dibuka dengan mudah untuk perawatan ringan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Colokan CCS2, bisa isi daya listrik secara fast charging selama 36 menit pada posisi 20-80 persen dengan pengisian DC 140 kW (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Guna menunjang performa, Farizon SV yang berpenggerak roda depan ini dibekali motor listrik dengan daya hingga 226,5 hp dan torsi puncak 336 Nm. Van berpenggerak roda depan ini mengadopsi baterai buatan Gotion berkapasitas 82.883 kWh dengan voltase 400 Volt.

Komposisi dimensinya termasuk lapang untuk ukuran van kelas menengah; 5.995 mm (panjang), 1.980 mm (lebar), 2.500 mm (tinggi). Wheelbase 3.850 mm. (EW) 

Konsep desainnya clean, drag coefficient-nya 0.29 Cd membuat konsumsi energi semakin efisien sesuai julukannya sebagai Super Van  (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Farizon Supervan Arista
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Farizon SV Resmi Dijual Di Indonesia, Bisa Jadi Kuda Hitam Di Pasar Minibus?

Berbekal desain aerodinamis, kapasitas angkut maksimal, dan kemudahan operasional.

3 bulan yang lalu


Van
Memperkenalkan Farizon, Raksasa Kendaraan Niaga Non Fosil

SuperVAN akan jadi game changer di Indonesia?

7 bulan yang lalu


Van
Farizon Auto Gandeng Arista Group Jajakan MPV Niaga EV

Farizon Auto akan menjadi alternatif baru dalam persaingan kendaraan niaga yang digerakkan dengan tenaga listrik

7 bulan yang lalu


Van
Farizon Siapkan Van Sampai Truk Heavy Duty, Ini Bocorannya

Farizon V8E van kargo listrik Indonesia debut semester I 2026 di GIICOMVEC dengan kapasitas 7,9 m³. Siapkan juga truk heavy duty untuk pasar lokal.

2 minggu yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu