Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Tekanan Angin Di Ban Ganda Belakang Sangat Penting Jaga Keselamatan

Perhatiannya harus menyeluruh komponen ban
Truk
Rabu, 14 Mei 2025 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Ban belakang, baik yang single axle maujpun double axle, punya peran vital jaga keseimbangan muatan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK – Dalam penggunaannya, ban ganda yang ada di belakang bus ataupun truk bertujuan untuk menyesuaikan kapasitas ban dengan beban kendaraan dan muatan. 

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pada ban ganda untuk memaksimalkan pemakaian ban. 

Berdasarkan catatan Bus-Truck.id, soal ini pernah diungkapkan pihak Hankook Indonesia dimana secara prinsip, semua ban di area beban utama itu harus memiliki ukuran, konstruksi, pola tapak, tekanan angin ban dan tinggi kembang ban atau overall diameter yang sama. 

“Termasuk perbedaan tekanan angin pada ban ganda saja dapat menyebabkan pemakaian ban yang tidak maksimal, hingga kerusakan ban,” jelas National Sales Manager TBR (Truck & Bus Radial) PT Hankook Tire Sales Indonesia, Ahmad Juweni. 

BACA JUGA

Menurutnya, perbedaan tekanan angin ban, bisa menyebabkan kondisi keausan ban yang tidak merata. Ban yang tekanan angin ban lebih rendah, menyebabkan ban akan terseret dan lebih cepat aus dibandingkan ban yang tekanan angin bannya lebih tinggi. 

Namun, jika tekanan angin ban terlalu tinggi, juga akan menyebabkan masalah lain, yaitu karena lebih berat menopang beban, akan lebih mudah aus atau bahkan meledak.

Baca juga: Alasan Pelek Aluminium Populer Di Truk Pengangkut BBM

Baca juga: Intip Keunggulan Pelek Bus & Truk Berbahan Aluminium

Selain itu, patut diperhatikan juga, soal tinggi ‘kembang’ ban antara ban satu dan lainnya. Hal ini juga mempengaruhi performa ban seperti halnya dampak dari perbedaan tekanan angin pada ban ganda.

Selanjutnya, jarak antar ban satu dan yang lainnya, juga pelek yang sama dan standar. Hal ini untuk menghindari terjadinya sentuhan antara ban satu dan lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan ban.

Tapak ban atau groove harus lebih diperhatikan di semua roda belakang karena ban belakang paling cepat (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Ban pafda bus 'tronton' bisa juga berbelok, rentan lebih cepat aus dibandingkan ban belakang biasa (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Selalu ingat untuk menjaga tekanan ban 

Merawat ban ganda, secara umum bisa dilakukan, seperti menjaga tekanan angin ban sesuai dengan beban muatan, tutup pentil harus selalu terpasang, perhatikan kondisi ban, bersihkan batu-batu yang menempel pada telapak ban atau di antara ban ganda.

Ban dengan tekanan angin yang kurang dari standar dapat menyebabkan defleksi atau perubahan struktur pada dinding samping ban. Defleksi berlebihan dapat menyebabkan kerusakan ban.

Tekanan angin pada ban ganda, khususnya ban ganda bagian dalam kerap sering luput saat pengecekan. Maka dari itu dalam merawat ban ganda, hal utama yang perlu dipastikan adalah untuk selalu menyeimbangkan tekanan angin antara ban luar dan dalam.

Jangan lupa, menjaga tekanan angin ban juga harus disesuaikan dengan muatan agar bisa memaksimalkan pemakaian ban dan menghindari risiko kerusakan ban. (EW)


Tags Terkait :
Tekananangin Banbelakang
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Tekanan Angin Di Ban Ganda Belakang Sangat Penting Jaga Keselamatan

Perhatiannya harus menyeluruh komponen ban

1 tahun yang lalu


Tips
Ban Serep Space Saver Bukan Ban Yang Aman Digunakan, Perhatikan 5 Aturan Ini

Dari ukurannya tersebut ban ini hanya bisa digunakan dalam kondisi tertentu saja dan dalam waktu yang sifatnya sementara.

1 tahun yang lalu

Tips
Dengan Stiker Ini Bisa Diketahui Standar Tekanan Angin Pada Ban Mobil Anda

Bingung mencari tahu standar tekanan angin ban mobil Anda? Coba lihat stiker ini.

8 tahun yang lalu


Tips
Perhatikan Selalu Tekanan Ban Agar Perjalanan Selamat

Ada tiga tindakan mudah untuk pantau kondisi ban selama di perjalanan liburan

9 bulan yang lalu


Truk
Perhatikan Tekanan Angin Ban, Agar Mobil Komersial Anda Tetap Hemat BBM

Tekanan angin yang berkurang maupun berlebih berpotensi menimbulkan kecelakaan. Perhatikan hal ini.

1 tahun yang lalu


Tips
Michelin: Ban Serep Tiga Bulan Sekali Cek Anginnya

Tekanan angin sangat vital untuk jamin traksi ban dengan permukaan jalan

2 tahun yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

5 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

5 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

5 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

8 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu