Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Terungkap! Alasan Tekanan Angin EV Lebih Tinggi Dibanding ICE

Mobil listrik kian menjamur.
Berita
Minggu, 22 Februari 2026 08:45 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Menjaga tekanan angin di ban agar sesuai rekomendasi pabrikan monbil termasuk upaya menjaga lingkungan (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Mobil listrik kian menjamur. Jika Anda merupakan salah satu konsumen yang beralih dari mobil bermesin konvensional ke mobil listrik, tentu ada beberapa adaptasi yang perlu dilakukan dan salah satunya adalah tekanan angin ban.

Mobil listrik alias EV rata-rata memiliki anjuran tekanan angin ban yang lebih tinggi dibandingkan ICE. Lantas, benarkah hal tersebut?

(Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

“Betul, jadi dalam kondisi normal, kita ambil contoh Xpeng X9 yang ban-nya menggunakan Michelin e-Primacy. Itu anjuran tekanan angin bannya 39 PSI di stiker bawaan pabriknya,” jelas Alfons Abikaryono selaku Customer Engineering Support Michelin Indonesia ketika diwawancarai di Jakarta Pusat, Jumat (20/1).

Kemudian, Alfons juga menyebutkan bahwa bobot kendaraan yang menyebabkan tingginya tekanan angin ban pada mobil listrik.

BACA JUGA

“Secara mobil, EV kan battery pack-nya itu yang menjadi kontribusi berat terbesar, Jadi akhirnya secara bobot mobilnya sendiri sudah relatif diatas mobil ICE,” tambahnya.

Lebih lanjut, Alfons menyebutkan bahwa tekanan angin ban pada mobil listrik 10-40 persen lebih tinggi dibandingkan ICE.

“Kalau saya coba lihat di beberapa informasi itu antara 10-40 persen di atas umumnya mobil ICE. Jadi memang akhirnya tekanan anginnya juga sudah perlu disesuaikan dengan bobotnya,” tutup Alfons.

Sebagai gambaran, rata-rata tekanan angin ban pada mobil bermesin bensin konvensional berkisar antara 30-35 PSI. Sedangkan mobil listrik rata-rata di atas 36 PSI. (AW)


Tags Terkait :
Tekanan Angin EV
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 hari yang lalu

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Berita
Terungkap! Alasan Tekanan Angin EV Lebih Tinggi Dibanding ICE

Mobil listrik kian menjamur.

1 hari yang lalu


Berita
Buick Jaya Di China, Meranggas Di Amerika

Buick pernah jadi brand yang diendorse oleh Kaisar China

1 hari yang lalu


Terkini

Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

1 jam yang lalu


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

6 jam yang lalu


Berita
Tantang Hilux Dan Triton, GWM Serius Pelajari Pasar Pikap Indonesia

Rencana GWM bawa pikap rival Hilux Triton ke Indonesia: CEO ungkap studi pasar dan opsi mesin diesel 2.000 cc serta 2.400 cc.

6 jam yang lalu


Berita
Penjualan Chery Bagus Di Tangsel, Chery Buka Satu Dealer Eksklusif Lagi

Chery Indonesia relokasi dealer Chery Arta Serpong baru ke Pondok Jagung, Tangerang Selatan. Fasilitas 3S terintegrasi tingkatkan layanan sales, service, dan spare parts.

7 jam yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Selangkah Lagi Hadir Di Indonesia, Simak Spesifikasinya

GWM konfirmasi peluncuran GWM Ora 5 di Australia 2026. SUV listrik kompak setara Haval Jolion tawarkan tenaga 150kW, jarak 520km NEDC, dan V2L.

8 jam yang lalu