Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Masih Ada Polemik, Zero ODOL Malah Ditunda Sampai 2027

Ini merupakan langkah mundur jika dibiarkan terus
Truk
Selasa, 14 Oktober 2025 16:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Menurut Menteri AHYA sudah 35 persen perusahaan logistik nasional setuju truk anti ODOL (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK - Penerapan aturan kendaraan tanpa kelebihan ukuran dan muatan atau zero over dimension and over loading (zero ODOL) di jalan tol dipandang sebagai langkah krusial untuk menekan angka kecelakaan yag melibatkan kendaraan angkut barang. 

Upaya itu juga sekaligus mengurangi pemborosan anggaran negara akibat kerusakan infrastruktur.

Wakil Ketua Forum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Deddy Herlambang, mengatakan banyak pihak kerap beralasan bahwa pengetatan aturan ODOL akan berdampak pada inflasi.

BACA JUGA

Namun, riset lain menunjukkan pengaruhnya terhadap inflasi relatif kecil, sepert diutarakannya pekan ini, (13/10).

Seperti dikutip Antara, Deddy menyebutkan bahwa upaya penerapan zero ODOL bukan masalah yang berkaitan dengan inflasi, namun untuk mengutamakan faktor keselamatan.

Ia juga menyebutkan, keberanian pemerintah dan pengelola jalan tol dalam menertibkan truk kelebihan muatan maupun dimensi akan menjadi penentu keberhasilan tata kelola logistik nasional.

Hal itu berkaitan dengan kembali mundurnya penerapan zero ODOL ke awal tahun 2027. Padahal sebelumnya ditargetkan sudah berlaku di tahun 2023 dan kemudian ditunda sampai tahun 2025. 

Alasan zero ODOL berdampak ke soal inflasi tidak bisa diterima, soal keselamatan di jalan raya lebih diutamakan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Baca juga: Sudah Banyak Timbulkan Korban, Presiden Kritis Truk ODOL

Baca juga: Inilah Pihak-Pihak Yang Bertanggung Jawab Masalah ODOL

Deddy memperihatikan hal itu, karena data kecelakaan lalu lintas terutama di jalan tol akibat kegagalan pengereman karena kelebihan beban muatan mencapai 40 persen di 2023. Hingga saat ini frekuensi kecelakaan itu berada di kisaran yang sama smapai saat ini. 

Ditambah lagi, kecelakaan akibat truk atau bus besar dengan rem blong sekitar 10-12 persen.

Lebih jauh, Deddy mencatat penanganan truk ODOL di jalan tol bukan hanya tanggung jawab pemerintah melalui regulasi, tetapi juga harus menjadi peran aktif badan usaha jalan tol (BUJT) selaku pengelola jalan tol.

Ia menegaskan bahwa kendaraan ODOL menjadi penyebab utama kerusakan jalan tol. Jalan yang rusak atau bergelombang akibat truk ODOL tidak hanya merugikan kendaraan besar lainnya, tetapi juga kendaraan pribadi.

Bahkan, kerusakan ini meningkatkan risiko kecelakaan, seperti mobil pribadi yang bisa saja tertabrak truk ODOL.

Data Korlantas Polri hingga Juli 2025 mengungkapkan dari total 63.786 truk kepemilikan pribadi, sebanyak 79 persen ditengarai mengalami kelebihan muatan dan 21 persen kelebihan dimensi. Sementara dari 37.822 truk yang dimiliki oleh perusahaan, 68 persen kelebihan muatan dan 32 persen kelebihan dimensi.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat jumlah truk di Indonesia mencapai 6,09 juta unit, dengan hampir setengahnya beroperasi di Pulau Jawa. (EW)

Penambahan volume angkut oleh operator truk sering menyalahi regulasi nasional soal batas beban dan volume muatan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Pihak APM melalui karoseri yang terverifikasi bisa membuat struktur baru untuk peningkatan volume dengan batasan regulasi pihak pemerintah (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Truk ODOL
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tilang Manual Akan Diberlakukan Selama Operasi Patuh 2026

Akan dimanfaatkan juga drone untuk membantu tilang elektronik.

3 hari yang lalu

Truk
GIICOMVEC 2026 Mengalami Kenaikan Jumlah Pengunjung

Segmen kendaraan komersial jadi indikator kondisi industri otomotif nasional.

1 bulan yang lalu


Truk
Pemerintah Siapkan Regulasi Lebih Ketat Soal ODOL, Termasuk Menyangkut Posisi APM

Pemerintah siapkan regulasi ketat ODOL kendaraan angkutan barang, termasuk pengawasan APM, telematika, dan pemeliharaan armada guna cegah kecelakaan serta kerusakan jalan.

1 bulan yang lalu


Berita
Tidak Perlu Impor Dari India, GAIKINDO Yakin Pabrik Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

3 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

9 jam yang lalu

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 hari yang lalu


Truk
Peran Karoseri Bagi Mercedes-Benz Tak Hanya Identik Untuk Bus

Pasang bodi tambahan di atas sasis truk juga butuh penanganan khusus.

1 hari yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 hari yang lalu

Bus
Ini Jumlah Bus di Seluruh Indonesia Bulan Juni 2026

Data per 1 Juni 2026 mencatat 313.385 unit bus di seluruh Indonesia. Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi dengan populasi bus terbanyak.

1 hari yang lalu