Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Hyundai Ioniq 3 Senjata Baru Untuk Gempur EV Tiongkok

Hyundai Ioniq 3 Indonesia diperkenalkan di GIIAS 2026 untuk mengukur respons pasar terhadap EV yang lebih kompak dari Ioniq 5.
Mobil Listrik
Senin, 10 Agustus 2026 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Ioniq 3 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Seperti kita ketahui, pasar otomotif Indonesia, khususnya mobil listrik, kini telah didominasi oleh produsen asal China.

Mereka mampu menggaet pasar dengan menawarkan harga yang cukup menantang. Hal yang sejauh ini belum bisa diberikan oleh produsen dari belahan dunia lain.

Namun, harapan untuk kembali merebut kue yang sekarang dikuasai oleh produsen EV Tiongkok itu belum padam. Hyundai masih memberikan perlawanan dengan Ioniq 3. Dan pada GIIAS 2026, mobil listrik ini pun diperkenalkan di Indonesia.

Sayangnya, Ioniq 3 tidak langsung dijual, melainkan untuk melihat ketertarikan konsumen Indonesia terhadap model yang lebih kecil dari Ioniq 5 ini.

BACA JUGA

Hal ini ditegaskan oleh Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto, yang mengatakan Hyundai sedang melihat respons pasar terhadap Ioniq 3.

“Saat ini sifatnya hanya showing saja. Ioniq 3 itu edisi spesial, kami sedang melihat animo masyarakat di Indonesia. Jika bagus, ya kami akan pertimbangkan untuk masuk di Indonesia,” ujarnya.

Ioniq 3 pun diharapkan punya peluang untuk segera mengaspal di Indonesia. Dan jika itu terjadi, ia akan langsung menjadi rival bagi BYD Dolphin, Geely EX2, ataupun MG 4 EV.

DNA Teknologi Ioniq 5

Secara posisi, Hyundai Ioniq 3 berada di bawah Ioniq 5. Dari dimensinya, ia lebih mungil dan bahkan lebih kecil jika dibandingkan dengan Kona Electric sekalipun.

Ioniq 3 menggunakan Electric-Global Modular Platform (E-GMP). Artinya, Ioniq 3 tidak dibangun dari platform mobil bensin yang kemudian dimodifikasi untuk menggunakan motor listrik, layaknya yang digunakan Kona.

Sehingga, secara arsitektur, Ioniq 3 lebih dekat dengan Ioniq 5.

Platform E-GMP memungkinkan baterai ditempatkan di dalam struktur sasis. Konfigurasi ini membantu menghasilkan lantai yang rata, pusat gravitasi yang lebih rendah, serta ruang kabin yang lebih optimal.

Ioniq 3 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Jarak Jelajah Jauh

Mengacu pada model global, Hyundai menyediakan dua pilihan kapasitas baterai, yakni 42,2 kWh dan 61 kWh.

Varian dengan baterai terbesar diklaim mampu menempuh jarak hingga 496 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Angka ini menunjukkan daya jelajah yang bahkan lebih tinggi dari Ioniq 5 varian Long Range, yang diklaim hanya mencapai 481 km.

Ioniq 3 juga dilengkapi fitur DC fast charging. Dalam kondisi ideal, Hyundai mengklaim pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 29 menit.

Sedangkan untuk performa, masih mengacu pada data global, Ioniq 3 dilengkapi motor listrik tunggal yang menggerakkan roda depan atau Front-Wheel Drive (FWD).

Untuk varian Standard Range, digunakan motor dengan tenaga 133-135 hp. Sementara tipe Long Range memiliki daya 145 hp. Keduanya menghasilkan torsi yang sama, yakni 250 Nm.

Mobil ini juga dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan kemampuan daya hingga 3,6 kW atau 3.600 watt.

Teknologi Kabin Generasi Baru

Dari sisi kenyamanan, Ioniq 3 menawarkan bangku dengan fungsi relaksasi, pemanas, dan ventilasi. Selain itu, tersedia panoramic sunroof, sistem audio premium, serta ambient lighting.

Sistem infotainment terbaru, Pleos Connect, berbasis Android Automotive OS dan tersedia dengan pilihan layar berukuran 12,9 inci atau 14,6 inci.

Selain itu, Ioniq 3 juga membawa berbagai fitur keselamatan dan bantuan berkendara melalui Hyundai SmartSense.

ioniq 3 (Foto : otodriver)

Harga Harus Seksi

Ioniq 3 sudah dipasarkan di Eropa pada April 2026 silam dan mendapat respons positif. Mengutip Autobild Jerman, hatchback listrik ini dijajakan mulai 27.995 euro atau sekitar Rp490 jutaan hingga 34.000 euro atau sekitar Rp600 jutaan.

Hyundai Indonesia memang belum memberikan kisi-kisi harga. Namun, Ioniq 3 punya potensi menjadi kuda hitam untuk melawan serangan EV dari Tiongkok.

Reputasi Hyundai sebagai pembuat EV kelas dunia, diikuti kesuksesan Ioniq 5, dan yang paling penting dipadukan dengan harga yang ramah, membuat Ioniq 3 punya potensi menjadi ancaman bagi produk EV Tiongkok di segmennya. (SS)


Tags Terkait :
Hyundai Ioniq 3
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Hyundai Siapkan 100 Produk Baru Sampai 2030, Termasuk EV dan EREV

Sejumlah produk yang dipasarkan di Indonesia termasuk dalam program percepatan pengembangan.

6 hari yang lalu


Berita
Parkir Paralel, Teknik Untuk Atasi Terbatasnya Lahan Parkir

Parkir paralel menjadi salah satu teknik yang cukup akrab bagi pengemudi di Indonesia.

2 minggu yang lalu


Berita
Hyundai Ioniq V Mulai Dipasarkan 21 Agustus Mendatang Di Cina

Hyundai Ioniq V pre-sales China 21 Agustus dimulai di Chengdu Auto Show. Mobil listrik fastback ini dibekali baterai 66,8 kWh dan jarak tempuh hingga 620 km.

3 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Hyundai Ioniq 3 Senjata Baru Untuk Gempur EV Tiongkok

Hyundai Ioniq 3 Indonesia diperkenalkan di GIIAS 2026 untuk mengukur respons pasar terhadap EV yang lebih kompak dari Ioniq 5.

3 minggu yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

2 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 3 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

3 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

4 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

5 jam yang lalu