Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Pasar Kendaraan Komersial Masih Lesu, Mitsubishi Fuso Tetap ‘Gas Pol’

Sembari terus mengampanyekan safety driving dan ketaatan soal daya angkut
Truk
Jumat, 13 September 2024 08:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) untuk tahun 2024 fokus pada akselerasi penjualan sekaligus pendekatan humanis ke pelanggan serta awak truk. Seperti diungkapkan oleh Sudaryanto, General Manager of Business Communication KTB saat ditemui langsung di Jakarta, pekan ini (11.9).

“Pasar untuk tahun ini memang sedang lesu, penjualan kami sekitar 2.000 unit per bulan, tahun lalu kami bisa mencapai 3.000 unit tiap bulan,” ungkap pria yang juga akrab dipanggil Toto ini.

Untuk menjaga momentum, pihak KTB akan terus berupaya melakukan optimalisasi penjualan unit barunya sembari tetap fokus kepada kebutuhan operator dan awak truk. “Secara berkala kami terus melakukan kampanye tentang safety driving ke rekan-rekan sopir,” ujar Toto.

BACA JUGA

Selain itu hal lain yang juga intensif dilakukan adalah soal regulasi angkut barang yang berlaku di Indonesia. Ini ada kaitannya dengan upaya optimalisasi kendaraan Mitsubishi dari sisi teknis sekaligus perawatan berkalanya.

“Tidak ketinggalan, kami juga melakukan pendekatan ke awak kendaraan, untuk tahun ini kami sedang melakukan seleksi kepada mereka dalam tema “Sopirhero”,” sebut Toto. Sembari juga diuraikan bahwa dalam beberapa waktu ke depan pihaknya sudah bisa memperoleh nama-nama definitif yang mendapatkan penghargaan. “Sejatinya mereka adalah pejuang juga bagi keluarganya,” ujar pria yang mengawali karir di KTB di bagian Salesforce Development itu.

Saat perhelatan GIIAS beberapa waktu lalu (18-28/7), pihak KTB dalam keterangan resminya menyebut mebukukan penjualan sebanyak 1.113 unit kendaraan berlabel Mitsubishi Fuso.  “Tingginya angka pesanan terhadap produk ini tak lepas berkat dukungan inovasi dan teknologi yang dihadirkan oleh Mitsubishi Fuso,” ujar Sales and Marketing Director KTB, Aji Jaya, pekan lalu (2/8).

Model Light Duty Trucks (LDT) yaitu Canter menjadi primadona selama GIIAS 2024. Disusul oleh Fighter X yang merupakan model Medium Duty Trucks (MDT) dan Heavy Duty Trucks (HDT). Selain itu pihak KTN selama ajang tersebut juga menghadirkan beragam layanan purna jual seperti bengkel sasis dan bodi, kemudian ada juga aplikasi operasional sekaligus perawatan armada bernama Runner.

Mitsubishi Fuso eCanter secara umum bisa memberikan penghematran dalam hal operasional sampai 40 persen

Bintang KTB yang dirilis perdana, eCanter, juga mendapatkan sambutan positif dimana berbagai pihak disebut-sebut telah menyatakan minatnya untuk membesut truk listrik pertama yang dijual resmi di Indonesia itu.

Ada ‘terobosan’ yang juga dilakukan untuk menyasar angkutan penumpang. Menampilkan produk purwarupa atau prototype berupa bus ukuran medium yang memakai sasis Fuso Canter seri FE84G BC    yang berbalut bodi karya karoseri Tentrem.

Penentu dasar penamaan ‘prototype’ adalah inivasi pada sasis, detailnya memanjangkan wheelbase, untuk melihat potensi daya topang maksimal seiring daya angkut penumpang yang bertambah sekaligus untuk melihat secara langsung soal durabilitas.

Selain itu,  dirilis perdana Fuso eCanter dengan wheelbase 3,4 meter itu diperkuat baterai dengan baterai ukuran M berkapasitas 83kWh. Punya kemampuan jelajah 140 kilometer dengan GVW sebesar 6 ton. Ini merupakan truk listrik perdana tenaga listrik yang dipasarkan di Indonesia, khususnya untuk truk ukuran sedang.

Baca juga: GIIAS 2024: Mitsubishi Rilis Perdana Fuso eCanter Di Indonesia

Baca juga: GIIAS 2024: Mitsubishi Fuso ‘Aktivis’ Kendaran Niaga Ramah Lingkungan

Bus 'konsep' ini bisa mengangkut penumpang sampai 30 orang


Tags Terkait :
Mitsubishi Fuso Canter Kendaraankomersial Truk Medium Safetydriving KTB Penjualan2024 Gaikindo September 2024
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Pasar Kendaraan Komersial Masih Lesu, Mitsubishi Fuso Tetap ‘Gas Pol’

Sembari terus mengampanyekan safety driving dan ketaatan soal daya angkut

1 tahun yang lalu


Bus
Penjualan Sasis Bus Akhir Tahun 2023, Mitsubishi dan Hino Penguasanya

Sasis ‘Osor’ belum laku sama sekali, dan B11R punya Volvo belum ada datanya

2 tahun yang lalu


Bus
Inilah Tiga Sasis Bus Terlaris September-Oktober 2022

Daftar pemesanan bus semakin panjang untuk tahun 2023

3 tahun yang lalu

Truk
Mitsubishi Fuso Masih Jadi Yang Terlaris, Model Apa Saja Yang Paling Laku?

Tahun 2025 dilakukan sejumlah langkah transformasi setelah sebelumnya 2024 mereka berhasil mempertahankan posisinya sebagai yang terlaris.

1 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

6 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

1 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

1 hari yang lalu

Truk
Mitsubishi Fuso Akhirnya Rambah Wilayah Kolaka

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors resmikan Fuso Service Center Kolaka pertama di Sulawesi Tenggara, dukung zero downtime armada pertambangan nikel dan perkebunan sawit.

1 hari yang lalu

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu