Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Kamaz ‘Robocop’, Dikemudikan Oleh Sensor

Cocok untuk wilayah dengan kondisi maupun cuaca ekstrem
Truk
Sabtu, 18 November 2023 15:25 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Pabrikan truk asal Rusia, Kamaz, bikin gebrakan di akhir tahun dengan merilis dump truck yang kali ini tidak lagi butuh tenaga pengemudi. Karena pada truk yang dibangun dari basis seri Atlant 49 itu nyata kabinnya bersi barisan sensor dan komputer mutakhir.

Memang truk ini masih dalam versi purwarupa alias prototype namun diklaim pihak Kamaz bahwa truk dengan formasi gerak roda 8x4 ini sudah ‘siap’ beroperasi di area pertambangan. Dan karena memang peruntukannya sebagai kendaraan angkut berat maka daya angkutnya juga tidak kecil alias 49 ton.

Truk dengan mesin turbo diesel seri 910.11-500 yang bisa hasilkan 500 daya kuda dengan bantuan transmisi otomatis 7 percepatan dengan fitur hydromechanical buatan Alison. Bobot truk ini sendiri 23 ton.

BACA JUGA

Pihak Kamaz sendiri belum mengisyaratkan soal jumlah produksi untuk truk baru ini. Namun sudah dicanangkan bahwa area pertambangan merupakan wilayah yang tepat bagi pengoperasian truk tanpa driver itu.

Truk yang konon akan bertugas di wlayah tambang di wilayah Siberia ini memang tercipta untuk menekan potensi celaka pada pengemudi saat berada di wilayah yang bercuaca ekstrem. Ya, sudah barang tentu Siberia yang kaya akan batu bara itu memang lokasi sesuai untuk truk autonomous.

Meski tidak ada pengemudinya namun semua gerak laju kendaraan angkut ini dipantau penuh oleh sejumlah operator di sebuah control room.

Bagi Kamaz sendiri ini merupakan kesekian kalinya dilakukan pembuatan produk purwarupa dan juga rangkaian tes intensifnya. Tagun 2017-2018 merupakan masa awal pabrikan yang produknya sudah ada di Indonesia ini melakukan percobaan truk tanpa pengemudi. Waktu itu dilakukan uji langsung atas Kamaz 43118 pada medan bersalju dan berlapis es di area Siberia juga.

Baca juga : Truk Masa Depan Versi Hyundai

Baca juga: Kenali Alasan Truk di Indonesia Tak Lagi Bermoncong Panjang

Siberia sangat berbahaya bagi pengemudi karena potensi suhu udaranya yang bisa sangat rendah


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

2 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace ‘Versi Amerika’ Karya Alpine-Style

Paket modifikasi tema retro dengan standar pabrikan

2 tahun yang lalu


Truk
Isuzu dan UD Truck Bersama Kembangkan Truk Tenaga Listrik

Proses produksinya juga ‘hijau’

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 hari yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 hari yang lalu

Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 hari yang lalu


Truk
Korlantas Polri: Kendaraan ODOL Tidak Ada Untungnya Karena Berbahaya

Kebijakan anti kendaraan ODOL akan diberlakukan dengan regulasi yang mencakup semua pihak.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu