Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Western Star, Truk Jagoan Di Tembagapura

Spesifikasinya bisa dipilih sendiri
Truk
Rabu, 5 Oktober 2022 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Tidak banyak lokasi di Indonesia yang bisa dilewati oleh kendaraan angkut berat. Tetapi begitu ada lokasi yang mampu menahan beban perjalan sebuah kendaraan angkut berat secara rutin maka hampir bisa dipastikan jika kondisi infrastruktur di wilayah itu termasuk sangat mumpuni.

Salah satunya adalah lintasan kendaraan yang berada di distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Ada satu nama truk legendaris yang setiap hari hilir mudik di salah satu komplek tambang mineral paling penting di dunia itu. Ya, namanya Western Star, asalnya dari Portland, Amerika Serikat.

Seri yang umum dipakai sebagai moda transportasi barang, kadangkala juga penumpang, pada lokasi tambang itu adalah seri 6900XD. Secara tampilan lebih mirip sebagai truk lawas, namun jangan tanya performanya. Paling tidak, klaimnya mampu menggendong beban barang sampai 200 ton, dalam spesifikasi dump truck bisa dimuati beban sampai 36 ton.

BACA JUGA

Kemampuan melaju di lintasan dengan ketinggiaan bisa mencapai 1.900 meter di atas permukaan laut banyak disaluti. Itu, salah satunya, karena dukungan mesin yang memang digdaya. Ada tiga ilihan mesin untuk seri 6900XD; Detroit Diesel DD15 14.800 cc (455-505 dk), Detroit Diesel DD16 15.600 cc (500-600 dk), dan Cummins X15 15.000 cc (400-606 dk).

Pilihan mesinnya ada tiga, pilihan transmisi ada tujuh varian

Untuk transmisinya, sodoran pabrikan, ada dua pilihan, bisa pakai buatan Eaton Fuller atau produksi Allison. Jika pakai buatan Eaton Fuller tersedia juga empat pilihan varian, ada yang giginya 10, ada juga 13, lalu 15, sampai 18 percepatan. Sementara untuk pilihan dari Allison ada tiga varian.

Western Star memberikan sejumlah opsi juga untuk formasi rodanya, mulai dari 6x4 sampai 10x6. Begitu juga dengan pemakaian sasisnya, gardan depan maupun belakang, suspensi depan-belakang, maupun kapasitas tangki bahan bakarnya.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

2 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

2 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

2 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

8 jam yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

1 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

3 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

3 hari yang lalu