Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Inilah Bus Mesin Belakang Pertama Di Indonesia

Inspirasi lokasi mesin seperti pada VW Kombi
Bus
Rabu, 22 November 2023 16:45 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Bus dengan mesin di belakang saat ini sudah lazim ditemui, praktis pula semua merek bus yang beredar di Indonesia punya model big bus dengan lokasi mesin di belakang.

Berdasarkan catatan dari Bus-Truck.id, tahun 1963 adalah kali pertama bus dengan mesin belakang masuk ke Tanah Air.  Waktu itu hadir lewat Mercedes-Benz O 321 H. Barisan bus tu langsung diimpor dari Jerman Barat, waktu itu. Adalah PT Permorin yang ditunjuk sebagai pihak yang mendatangkan bus tersebut, perusahaan ini pernah jadi importir untuk kendaraan bermerek Mercedes-Benz buat wilayah Indonesia.  

Sebagai pengingat, kode huruf O merupakan kode yang berarti Omnibus alias bus, sementara huruf H berarti Heckmotor yang menunjukkan makna bermesin belakang.

BACA JUGA

Spesifikasinya Mercedes-Benz O 321 H antara lain; bermesin diesel 6 silinder inline  5.100 cc dengan kode OM 321. Potensi daya puncaknya 110 daya kuda, serta punya kecepatan tertinggi 95 km/jam. Komposisi panjang dan lebarnya adalah 9,2 meter dan 2,5 meter, tinggi 2,9 meter.

Selama masa aktif produksinya, dirilis empat varian; O 321 H (1958 dan 1961), O 321 H-L (1960), dan O 321-L (1962). Rentang bobotnya; 9,3-10 ton dengan ketersediaan jok sampai 50 buah.

Mesin di belakang menghadirkan peluang memperluas kabin penumpang dan gangguan suara mesin ikut teredam

Sasis semi-intengral membuat bodi bus dan dek menjadi satu bagian

Bus ini sebenarnya merupakan penerus dari seri O 6600 H yang merupakan bus bermesin belakang untuk pertama kalinya. Namun bus ini tidak sempat masuk ke pasar Indonesia sebagaimana seri O 321 H yang ditujukan sebagai transportasi buat atlet yang berlaga di acara Games of New Emerging Forces atau Ganefo Pertama yang diselenggarakan di Jakarta 10-22 November 1963.

Kabarnya sekitar 300 unit bus ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan transportasi atlet pada hajatan akbar itu.

Sebagai produk yang didesain serta diproduksi pasca Perang Dunia II, bus ini dikenal sebagai bus yang nyaman serta ‘kedap’. Hal itu salah satunya karena pemakaian sasis model semi-integral yang merupakan teknologi pertama yang diterapkan pada bus.

Sasis semi-integral tersebut menjadikan lantai bus juga sebagai penyangga beban yang terintegrasi dengan seluruh bodi bus. Alhasil bobot bus lebih ringan, stabil, efektif mereduksi getaran saat bus bergerak, dan nyaman dikendarai.

Desain ini sebenarnya diambil dari Mercedes-Benz 180 (W12) yang dikenal dengan julukan “Ponton”, rilis perdana tahun 1953.

Mendesain bus dengan mesin di belakang sendiri kala itu merupakan upaya maksimal dalam menghadirkan bus dengan layout yang lebih maksimal menyediakan ruang bagi penumpang, kemudian bisa mereduksi penyebaran panas mesin, dan tentu saja guna menghadirkan kabin yang lebih kedap daripada sebuah mesin bermesin depan.

Model O 321 H pada masa aktif produksinya sampai tahun 1964 ini termasuk bus laris di masa itu, sekitar 18 ribu unit telah terjual ke seluruh penjuru dunia.

Baca juga: Sekilas Sejarah Air Suspension, Jaminan Kenyamanan Bus Saat Ini

Baca juga: Mau Jadi Supir Bus Di Arab Saudi? Ini Syaratnya...

Desain dasbor yang termasuk canggih di masanya

Kehadiran O 321 H satu paket dengan masuknya seri O 319 D merupakan salah satu medium bus terbaik kala itu

Bus Mercedes-Benz O 321 H kemudian aktif sebagai armada bus PPD sampai paruh awal dekade '70-an


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #dortmund #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Isuzu Elf Paling Keren Se-Jawa, Bak Belakang Rasa Hotel Mewah Berjalan

Engine start/stop via perintah suara

2 tahun yang lalu


Van
Daihatsu Vizon-F, Tes Pasar Wajah Baru Gran Max?

Faktor utilitas pemakaian tetap jadi identitasnya

2 tahun yang lalu


Van
Daihatsu Atrai, Akan Dirilis Sebagai Mobil Listrik?

Atau jadi versi van dari Daihatsu Himax?

2 tahun yang lalu


Berita
Minyak Rem Seiken 'Jaga' Titik Didih Jamin Pengereman Bus dan Truk Optimal

Juga punya oli diesel

2 tahun yang lalu


Van
DFSK Gelora E VIP Luxury, Van Listrik Termewah?

Sudah bisa dipesan di dealer DFSK

2 tahun yang lalu


Bus
Setiap PO Butuh Spesifikasi Bus Yang Berbeda

Ada yang butuh microwave agar tidak perlu mampir rumah makan

2 tahun yang lalu


Berita
Hino Indonesia Academy Siap Latih Calon Driver Truk dan Bus

Kompetensi sumber daya yang tinggi di bidang transportasi semakin diperlukan

2 tahun yang lalu


Truk
Ada Kulkas Raksasa Di GIIAS 2023, Digendong Isuzu Giga

Angkut komoditas panganan beku

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Interior Bus Pariwisata Makin Mewah Sekaligus Nyaman

Karena permintaan layanan bus non reguler makin meningkat.

1 hari yang lalu


Bus
Soal Penyimpanan Solar B50 Di SPBU Masih Perlu Diwaspadai

Potensi kondensasi di kondisi cuaca pancaroba sangat dikhawatirkan.

1 hari yang lalu


Bus
Bodi Grantour Semakin Banyak Populasinya

Bodi Grantour Hino Bus 115 SDBL semakin populer di kalangan operator pariwisata, menjawab kebutuhan armada medium dengan desain nyaman dan efisien.

1 hari yang lalu


Truk
Warisan Mesin Horizontal Truk Pertama Mercedes-Benz

Posisi mesin horizontal diyakini bisa menyalurkan tenaga lebih maksimal sekaligus lebih efisien konsumsi energinya

4 hari yang lalu


Bus
Laka Fatal Bus ALS Di Sumsel Bukti Ramp Check Masih Formalitas

Kondisi bus harus diperiksa Dishub sebelum diberangkatkan.

1 minggu yang lalu