Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Keitora? Apanya Kei Kar?

Mereka sepupuan kok, yang satu angkut penumpang lalu satunya lagi angkut barang
Pikap
Selasa, 9 Agustus 2022 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Jepang memang salah satu kampiun teknologi tepat guna, termasuk untuk bidang otomotif. Salah satunya lewat produk yang kemudian berjuluk “Keitora”, jika dirunut dari kata ‘Kei” yang berarti mungi maka bisa ditebak kalau jenis mobil yang satu ini memang kompak dimensinya.

Secara teknis ini merupakan truk atau pikap kecil yang praktis dan umumnya juga tersedia opsi penggerak roda versi penggerak roda belakang atau penggerak empat roda.  Dihadirkan untuk memenuhi regulasi soal “Keijidosha” alias kendaraan ringan di Jepang.

Regulasi ini bukan hal yang baru sebenarnya, karena embrionya sudah muncul sejak era berakhirnya Perang Dunia II atau tepatnya di tahun 1949. Nah, kalau pernah lihat kendaraan beroda tiga alias bemo bernama asli Daihatsu Midget MP maka itulah salah satu produk awal dari kebijakan ini.

Di Indonesia, jika masih bisa menyimak dari dekat yang namanya Daihatsu Hijet, Suzuki ‘Truntung’ ST20, Mitsubishi Minicab, atau bahkan Honda TN360 maka itulah barisan produk yang masih ‘masuk’ katagori Keitaro.  

BACA JUGA

Produk terakhir yang sempat beredar di Tanah Air di klasemen Keitaro sebelum diabsenkan kembali, adalah Daihatsu Himax. Walau untuk versi Indonesia menggunakan mesin 1.0 liter alias lebih besar dari versi Kei car Jepang yang hanya dibatasi sampai 660cc saja.

Nah, di Jepang sendiri pada tahun 1998 muncul regulasi yang menegaskan bahwa kendaraan angkut ringan ini wajib paling panjang di angka 3,4 meter, lebar maksimum 1,48 meter dan tinggi maksimum 2 meter, dan kapasitas mesinnya paling besar 660 cc. Beratnya tidak boleh lebih dari 700 kilogram, serta kecepatan laju maksimalnya 120 km/jam.

Pembatasan tersebut memang khusus diperuntukkan kebutuhan angkut barang di wilayah pedesaan atau lokasi terpencil di Jepang yang tidak mungkin dimasuki kendaraan yang lebih besar lagi. Sementara kebutuhan angkut barang di lokasi seperti juga tidak bisa lagi memakai tenaga manusia ataupun hewan.

Petani-petani yang punya lahan kecil, pebisnis mikro, sampai perusahaan logistik yang punya jaringan di daerah kecil adalah konsumen utama mobil-mobil yang masuk golong Keitora. Apalagi daya angkutnya termasuk lumayan, umumnya tidak lebih dari 350 kilogram.   


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #pikap
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.

Sebelumnya :

Artikel Terkait

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

1 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

1 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

1 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
GIICOMVEC 2026 Kini Hadir Di JIEXpo Kemayoran

GIICOMVEC 2026 hadir di JIExpo Kemayoran, 8-11 April. Pameran B2B kendaraan komersial libatkan Daihatsu, Hino, Isuzu, dan karoseri nasional.

34 menit yang lalu

Van
Opel Zafira Yang Legendaris Itu Kini Jadi Melar

Bisa dijadikan kendaraan penumpang maupun angkut barang

1 hari yang lalu


Truk
KTB Donasikan Mitsubishi Fuso Fighter Ke SMK Negeri 3 Mataram

Sinergikan industri dengan pembinaan talenta untuk penyebaran pengetahuan dunia otomotif

1 hari yang lalu


Bus
Ini Daftar Halte Transjakarta Yang Ada Mushalla

Agar penumpang lebih nyaman selama bulan Ramadhan.

1 hari yang lalu

Bus
Mudik Gratis DKI Dibuka Tanggal 22 Februari 2026

Menuju ke 20 daerah tujuan di pulau Jawa serta Sumatra.

1 hari yang lalu