Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

HiAce, Pikap Pertama Andalan Toyota Di Indonesia

Pada awal kiprahnya di Indonesia, HiAce justru ditawarkan dalam wujud pikap. Namun, ternyata kehabisan nafas untuk melawan rivalnya ketika itu.
Pikap
Jumat, 21 Februari 2020 07:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Hari ini kita kenal Toyota HiAce sebagai sosok van besar yang sangat populer di berbagai perusahaan travel. Namun jika menilik dari masa lalu di Indonesia, HiAce lebih dikenal sebagai sosok pikap dibandingkan van.

Ada yang bilang jika HiAce sudah berseliweran di jalanan tanah air akhir 60-an yang mayoritas berwujud van sebagai kendaraan bantuan dari pemerintah Jepang. Namun baru dijajakan secara resmi pada awal tahun 70an.

Dari wujudnya, HiAce dapat dengan mudah ditengarai dengan dengan empat buah lampu utama dengan lampu sein yang ditempatkan vertikal di atas lampu utama. 

BACA JUGA

Mobil ini dibekali dengan mesin 2R 1.490 cc yang sekaligus menjadi mesin paling kuat segmennya dan menjadi pikap pertama yang dipasar oleh Toyota di Indonesia.

Hiace Gen I

Generasi II muncul pada 1977 dengan bodi yang lebih besar dan mesin baru berkode 12R dengan kapasitas 1.587 cc. Mesin ini mampu mengeluarkan daya 80 hp/4000 rpm. Dari segi desain mengalami perubahan signifikan dengan dua buah lampu utama.

Pada awalnya hanya tersedia dalam bentuk pikap saja, namun seiring dengan perkembangan kebutuhan yang ada, Toyota menghadirkan pilihan Cab Chasis yang digunakan sebagai gubahan oleh berbagai karoseri saat itu.

HiAce Gen II berbodi lebih besar

Pilihan mesin diesel muncul pada 1980 dengan dibenamkannya mesin 2L, 2.200 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga puncak 72 hp/4.200 rpm dan torsi 126 Nm.

Kiprah HiAce hanya bertahan hingga 1985, setelah pasarnya bonyok dihajar oleh Mitsubishi yang saat itu mengandalkan L300 yang juga menyodorkan mesin diesel.

Generasi ke tiga hingga ke empat absen di pasar tanah air, namun HiAce kembali melantai di tanah air dalam wujud Van tepatnya pada generasi V pada 2012.

Kemudian, HiAce generasi VI pun datang ke Indonesia dan kembali hanya dalam bentuk Van. Menjadi berbeda, ketika hadir dengan bonnet lebih panjang dan tampilan lebih mewah.

Hiace Gen VI, hanya tersedia dalam wujud van dan jadi idola di dunia Travel

Tags Terkait :
Toyota Hiace Pikap
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Mitsubishi Versa Van, Calon Pengganti L300?

Peluang pasar van ukuran mid-size di Indonesia terbilang besar

2 bulan yang lalu


Van
Setelah Polytron, Sharp Kini Ikutan Bikin Mobil Listrik

Bisa jadi mobil pertama yang disebut ‘rumah berjalan’.

10 bulan yang lalu


Van
Mercedes-Benz MB100 AMG: Van Paling Langka Saat Ini?

Tidak diketahui jumlah pastinya yang sudah diproduksi

1 tahun yang lalu


Van
Iveco Produksi Daily Lebih Dari Sejuta Unit Sejak 1978

Ini van kelas menengah dengan kapasitas angkut serta dimensi paling besar di kelasnya

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

14 jam yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

1 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

3 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

3 hari yang lalu