Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Pabrikan China Gencar Kembangkan Solid State Battery. Diharapkan Masuk Pasar Di 2027

Pabrikan China seperti BYD, SAIC, Changan, Chery, dan Dongfeng mempercepat pengembangan baterai solid state 2027 untuk kendaraan listrik dengan target produksi massal.
Mobil Listrik
Selasa, 2 Juni 2026 12:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Solid state battery (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Teknologi baterai solid-state dikabarkan mengalami lompatan besar tahun ini. 

Perkembangan risetnya pun terjadi secara signifikan dalam hitungan minggu dan semakin banyak ditemukan terobosan baru. 

Bahkan BYD dan beberapa pabrikan lainnya berencana untuk menggunakan jenis baterai ini dalam hitungan beberapa bulan ke depan. 

Diperkirakan solid state akan masuk industri otomotif pada 2027 mendatang.

Mengutip dari electrek.com, BYD sepertinya tidak sendirian, pabrikan China lain dikabarkan juga tengah bersiap menggunakannya pada 2027 mendatang.

Berbincang mengenai baterai solid state, sebenarnya SAIC Motor pada MG4 terbarunya telah mengenalkannya tahun lalu. 

Mobil mereka itu disebut sebagai semi-solid-state pertama di dunia yang diproduksi massal. Teknologi semi-solid state ini merupakan wujud yang menjembatani kesenjangan antara baterai lithium-ion cair konvensional dan baterai solid-state masa depan.

BACA JUGA

Awal tahun ini SAIC dan mitranya Qingtao Energy memproduksi prototipe kendaraan listrik dengan baterai solid-state yang menargetkan produksi massal di 2027.

SAIC sebelumnya mengatakan bahwa baterai EV solid-state memiliki kepadatan energi di atas 400 Wh/kg, memungkinkan jarak tempuh lebih dari 1.000 km (621 mil).

Walau BYD baru saja merilis Blade Battery 2.0, baterai LFP yang diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 km (CLTC), namun raksasa Shenzhen itu cukup berambisi meluncurkan solid-state sebagai terobosan berikutnya.

BYD Solid State (Foto : Otodriver)

Dari BYD Sampai Dongfeng

Kepala Ilmuwan BYD Group, Lian Yubo mengatakan bahwa baterai EV mengatakan bahwa saat ini pengembangan riset tentang baterai ini telah mencapai tahap kritis. Masih ada beberapa hambatan dalam menuju komersialisasi.

Dikabarkan bahwa BYD bertujuan untuk mulai memproduksi baterai solid-state berbasis sulfida dalam jumlah terbatas pada tahun 2027, dan meningkatkan produksi massal pada tahun 2030.

Chief Technology Officer (CTO) Bisnis Baterai BYD (Shenzhen BYD Lithium Battery Co), Sun Huajun mengatakan tahun lalu bahwa eletrolit sulfida lebih tahan lama dan stabil dari pada lithium-ion cair tradisional. 

Sehingga memungkinakan pengisian daya lebih aman dan cepat serta punya jarak tempuh yang jauh.

Model pertama yang diluncurkan dengan teknologi baterai baru ini kemungkinan akan berasal dari sub-merek kelas atas BYD, seperti Denza, Yangwang, dan Feng Chang Bao, sebelum kemudian diterapkan pada kendaraan pasar massal.

Selain itu Changan Automobile, Chery dan Dongfeng Motors juga diketahui tengah berjibaku melakukan riset mendalam pada baterai ini.

Pada Februari lalu Changan pernah mengutarakan rencana mereka menggunakan baterai solid-state Golden Bell pada kendaraan prototipenya pada akhir tahun ini dan diproyeksikan untuk masuk ke jalur produksi massal pada 2027.

Sebelumnya, Changan mengklaim baterai EV solid-state-nya memiliki kepadatan energi 400 Wh/kg, memungkinkan jarak tempuh CLTC lebih dari 1.500 km (932 mil). 

Dengan menggunakan diagnostik berbasis AI, Changan mengatakan telah meningkatkan keselamatan hingga 70%.

Chery menyusul mengungkapkan baterai solid-state-nya sebulan kemudian. Menurut klaim,  mereka  dapat memberikan jarak tempuh lebih dari 1.500 km (932 mil) dengan kepadatan energi 400 Wh/kg.

Sementara Dongfeng Motors, juga mulai menguji prototipe EV dengan baterai solid-state 350 Wh/kg, yang menurut mereka dapat menempuh jarak lebih dari 1.000 km (621 mil) dengan sekali pengisian daya. 

Solid State Battery  Dan Keunggulannya

Baterai solid-state adalah teknologi baterai yang menggunakan elektroda padat dan elektrolit padat, menggantikan larutan cair yang biasa ditemukan pada baterai lithium-ion konvensional. 

Teknologi ini menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi serta tingkat keamanan yang jauh lebih baik, menjadikannya standar baru untuk kendaraan listrik di masa depan.

Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari baterai solid-state dibandingkan baterai konvensional:


Tags Terkait :
Solid State Battery BYD Lithium-ion
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Mobil Listrik
Honda Belum Menyerah Dengan EV, Gandeng QuantumScape Untuk Solid-State Battery

Honda telah membatalkan sejumlah proyek kendaraan listrik murni beberapa waktu lalu. Namun pabrikan berlogo ‘H’ tegak ini tak sepenuhnya mundur dari persaingan EV dunia.

1 bulan yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Jauh Solid State Battery, Nyawa Baru Mobil Listrik

Keunggulan baterai solid state untuk mobil listrik mencakup keamanan tinggi, kapasitas energi lebih besar, serta pengisian daya lebih cepat dibandingkan baterai lithium-ion.

1 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Pabrikan China Gencar Kembangkan Solid State Battery. Diharapkan Masuk Pasar Di 2027

Pabrikan China seperti BYD, SAIC, Changan, Chery, dan Dongfeng mempercepat pengembangan baterai solid state 2027 untuk kendaraan listrik dengan target produksi massal.

1 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Baku Garam Siap Saingi Ion Lithium 2 Tahun Lagi

Biaya produksi baterai ion natrium dalam mencapai kesetaraan biaya dengan baterai ion lithium dalam dua tahun ke depan.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Generasi III Mazda CX-5 Resmi Mengaspal Di Indonesia, Sekaligus Bawa Warna Baru

All New Mazda CX-5 resmi meluncur di Indonesia dengan harga 600-an juta.

4 jam yang lalu


Pikap
Harga Ford Ranger Wildtrack dan Ranger Platinum Resmi Dijual Mulai Rp 700 Jutaan

Tidak hanya Ranger, dalam ajang GIIAS 2026 ada juga Everest edisi khusus.

4 jam yang lalu


Tips
Perawatan Mesin Diesel yang Benar, Bisa Bikin BBM Lebih Irit dan Mesin Awet

Perawatan mesin diesel modern perlu dilakukan secara berkala agar performa tetap optimal, irit bahan bakar, dan komponen mesin lebih awet.

4 jam yang lalu


Bus
Mitsubishi Fuso Hadirkan Varian Baru Bus Medium Yang Lebih Panjang

Hasil dari serangkaian proses uji coba sejak tahun 2024.

11 jam yang lalu


Berita
VinFast Perkuat Jaringan Dealer Lewat Kerja Sama Pembiayaan dengan Danamon

VinFast Indonesia menggandeng Bank Danamon untuk menghadirkan pembiayaan dealer di GIIAS 2026. Kerja sama ini diharapkan mempercepat ekspansi jaringan penjualan.

12 jam yang lalu