Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Transjakarta Sudah Angkut 40 Juta Penumpang Selama 2025

Namun penggunaan angkutan umum oleh masyarakat Jakarta masih rendah
Bus
Rabu, 7 Januari 2026 08:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Perluasan jaringan Transjakarta ke wilayah penyangga juga akan berpengaruh ke pemakaian kendaraan pribadi di wilayah Jakarta (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK – Meskipun minat publik Jakarta terhadap kebutuhan transportasi terus meningkat namun tingkat penggunaan transportasi umum di kota Jakarta masih terbilang rendah. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut tingkat penggunaan transportasi umum di Ibu Kota, dari sekitar 20,2 juta perjalanan per hari baru 22,19 persen warga Jakarta yang memanfaatkan angkutan umum.

Rano, seperti dkutip dari Antara (30/12) juga menyoroti ketidakseimbangan antara pertumbuhan kendaraan dan penambahan ruas jalan. 

BACA JUGA

Berdasarkan data Polda Metro Jaya, pertumbuhan kendaraan di Jakarta mencapai 2,7 persen per tahun, sementara penambahan ruas jalan hanya sekitar 0,01 persen. Ketimpangan ini menjadi salah satu faktor utama memburuknya kemacetan dan tingginya tekanan mobilitas di Jakarta.

Dalam kondisi tersebut, keberlanjutan subsidi transportasi publik menjadi perhatian utama masyarakat. Pada 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mengalokasikan anggaran besar untuk sektor perhubungan agar tarif transportasi massal tetap terjangkau.

Subsidi terbesar dialokasikan kepada pelayanan MRT Jakarta sebesar Rp536,70 miliar, untuk operasional LRT Jakarta sebesar Rp325,28 miliar, dan Transjakarta mendapatkan subsidi terbesar yang mencapai angka Rp3,75 triliun.

Tidak ada lagi pengadaan bus baru buat Transjakarta kecuali bertenaga listrik (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Subdisi untuk perluasan jangkauan dan penambahan armada 

Sementara itu, Transjakarta terus memperluas jangkauan layanan hingga wilayah penyangga melalui Transjabodetabek dengan tarif Rp3.500, melayani rute dari Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, BSD, hingga PIK 2.

Sejumlah rute perluasan Transjabodetabek yakni B11 (Summarecon Bekasi–Cawang). B21 (Bekasi Timur–Cawang). B41 (Vida Bekasi–Cawang Sentral). D11 (Depok–Cawang Sentral via Cibubur). D21 (Universitas Indonesia–Lebak Bulus). D41 (Sawangan–Lebak Bulus via Tol Desari). P11 (Blok M–Bogor). S11 (BSD [Serpong]–Jelambar). S21 (CSW–Ciputat). S22 (Ciputat–KP Rambutan). S61 (Alam Sutera–Blok M). SH1 (Kalideres–Perkantoran Soekarno Hatta). T11 (Poris Plawad–Petamburan). T12 (Poris Plawad–Juanda). T31 (PIK 2–Blok M).

Mendapatkan subsidi terbesar membuat Transjakarta juga menjadi moda dengan jumlah penumpang terbesar. Pada Oktober 2025, jumlah penumpang mencapai 40.360.840 orang.

Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, Transjakarta melayani 339.113.847 penumpang atau meningkat 7,07 persen dibandingkan tahun 2024. Jumlah bus yang beroperasi tercatat 5.073 unit, dan target penumpang 2025 diproyeksikan menembus 400 juta orang.

Namun, peningkatan layanan itu bersamaan dengan tantangan keselamatan. Beberapa kali armada Transjakarta mengalami kecelakaan lalu lintas. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan setiap pengemudi yang akan masuk layanan Transjakarta wajib memiliki sertifikasi pengemudi angkutan umum.

Sertifikasi diperoleh melalui Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi atau Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) di Tegal, berlaku selama tiga tahun, dan diperpanjang melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (EW)

Penambahan armada Jaklingko yang masik ke wilayah pemukiman perlu ditingkatkan agar ada penurunan pemakaian kendaraan pribadi untuk jarak pendek (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Transjakarta Listrik
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Bus
50 Unit Bus Transjakarta Edisi Vintage Resmi Mengaspal 

Ke-50 bus Transjakarta livery Vintage ini ini menggunakan mesin Mercedes-Benz OH 1626 dengan maksimum gross vehicle weight (GVW) 16 ton dan ditenagai mesin diesel dengan turbo intercooler 260 HP.

9 tahun yang lalu


Bus
Membangkitkan Memori Lama Lewat Livery Vintage di Armada Transjakarta

Kembalikan kenangan masa jaya bus PPD dengan tampilan bus vintage pada bus Transjakarta. Sosok bus bergaya klasik ini diperkenalkan pada khalayak di Monas, Rabu (19/10) lalu.

9 tahun yang lalu


Berita
‘SMK’, Standar Antisipasi Kecelakaan Angkutan Massal Di Jabodetabek

Langka proaktif menjamin keselamatan di jalan raya

2 tahun yang lalu


Bus
Dua Puluh Tahun Transjakarta: Arena Uji Kuat Sasis Tronton

Sempet dicibir kini malah butuh lebih banyak armada

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

18 jam yang lalu


Van
Semua Unit Farizon Bisa Isi Ulang Listrik di Jaringan Arista

Sebagai bagian dari pelayanan lengkap bagi pemilik armada.

19 jam yang lalu

Bus
Bus Fuso Dibuat Lebih Panjang Untuk Bidik Peluang Besar Industri Pariwisata

Dirinya mengatakan peluncuran Canter Extra Long Bus FE 84G BCL dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan transportasi wisata sekaligus mengikuti regulasi pemerintah yang terus berkembang.

1 hari yang lalu


Bus
Hino Hadirkan Bus RM 280 ABS Retarder, Makin Aman dan Nyaman

Spesifikasi Hino RM 280 ABS Retarder mencakup electromagnetic retarder, sistem ABS, sasis space frame, dan air suspension untuk peningkatan keselamatan serta kenyamanan.

1 hari yang lalu


Pikap
Harga Ford Ranger Wildtrack dan Ranger Platinum Resmi Dijual Mulai Rp 700 Jutaan

Tidak hanya Ranger, dalam ajang GIIAS 2026 ada juga Everest edisi khusus.

1 hari yang lalu