Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

DPRD DKI: Tarif TransJakarta Akan Naik?

Padahal jumlah armada masih belum ideal
Berita
Jumat, 17 Mei 2024 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Ketua Komisi B DPRD DKI Ismail menyatakan siap menyelenggarakan rapat khusus membahas kenaikan tarif PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) pada pekan depan demi menjamin kepastian bagi pelanggan.

"Kami sudah sepakati akan menjadi agenda prioritas untuk segera adakan rapat khusus mendengar tentang rencana kenaikan tarif TransJakarta," kata Ismail pekan ini (15/5). Ia juga mengakui jika dalam sepekan terakhir kenaikan tarif TransJakarta terus menjadi sorotan yang menimbulkan pro kontra.

Terlebih, hingga kini, secara resmi belum ada pembahasan lebih lanjut antara Komisi B DPRD DKI dengan BUMD maupun Dinas Perhubungan DKI. "Tentunya kita akan mengundang sejumlah pihak terkait baik dari TransJakarta, Dishub sebagai regulator, maupun Dewan Transportasi Jakarta," ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

Dari hasil rapat tersebut nantinya diharapkan dilakukan kajian terutama investasi demi mewujudkan kawasan rendah emisi melalui pemanfaatan transportasi publik bertenaga listrik. Dengan demikian, diharapkan isu tarif TransJakarta ini bisa menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima semua pihak.

BACA JUGA

"Tujuannya nanti kita yakini untuk kebaikan bersama, baik masyarakat sebagai pengguna maupun menciptakan lingkungan yang lebih bersih lagi," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo, menyatakan pihaknya masih melakukan kajian terkait wacana kenaikan tarif TransJakarta. "Memang sudah banyak usulan untuk kenaikan tarif, tapi kembali lagi kami terus melakukan kajian," kata Syafrin.

Namun diingatkan Syafrin, nantinya kajian ini akan dilakukan penyesuaian yang diusulkan kepada DPRD DKI hingga mendapatkan persetujuan. "Sebelum ada penetapan dari DPRD, tidak akan ada kenaikan tarif," tegasnya.

Sejak beroperasi, tarif TransJakarta sebesar Rp3.500 masih setia dinikmati oleh masyarakat.

Pada 2023 jumlah penumpang harian TransJakarta mencapai rekor tertinggi hingga 1.174.098 penumpang per hari. Lalu, jumlah armada yang beroperasi pada perkiraan (prognosa) 2023 sebanyak 4.348, sedangkan pada 2024 ditargetkan bertambah menjadi 4.728 armada.

Didesak tambah armada bus tenaga listrik

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail, juga mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk meremajakan bus berbahan bakar minyak (BBM) menjadi berbasis tenaga listrik (electric vehicle/EV).

"Transportasi umum massal yang menjadi kontributor pencemaran udara dan memicu berbagai penyakit pernapasan, maka kita harus segerakan armada bus dikonversi menjadi EV," katanya.

Menurut dia, salah satu penyumbang polusi terbesar di Jakarta yaitu transportasi umum, terutama armada bus. Terlebih, persoalan polusi udara di Jakarta yang sudah lama dan semakin mengkhawatirkan yang tentu berdampak pada kesehatan warga.

Menurut dia, berbagai data menyebutkan, DKI Jakarta menjadi tiga besar provinsi dengan kasus infeksi saluran pernafasan atas terbanyak, bersama Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ditambahknya juga, selama ini pemerintah masih memberikan subsidi BBM kepada operator angkutan umum dengan nilai tergolong besar yakni mencapai Rp7 triliun per tahun.

Bahkan, masih menurut Ismail, katanya, pemerintah juga memberikan subsidi kesehatan kepada masyarakat yang nilainya hampir dua kali lipat dari subsidi BBM, yakni mencapai Rp 12 triliun per tahun.

"Emisi karbon ini menimbulkan sejumlah penyakit, yang ini juga menjadi beban bagi pemerintah dalam memberikan subsidi kesehatan," ujar pria kelahiran 31 Januari itu.

Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan subsidi transportasi umum Rp4,3 triliun per tahun dengan rincian Rp800 miliar untuk Moda Raya Terpadu (MRT) dan Rp3,5 triliun untuk Transportasi Jakarta (TransJakarta) guna memudahkan mobilitas masyarakat dan mengoptimalkan penggunaan angkutan massal.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta secara bertahap memperbanyak bus listrik untuk angkutan publik guna menekan polusi udara dan menarik warga untuk menggunakan transportasi umum. "Rencana penggantian bus konvensional menjadi bus listrik bertahap dijalankan untuk meminimalisir polusi udara," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi secara terpisah.

Kini, bus listrik yang dioperasikan TransJakarta sebanyak 52 unit bus listrik untuk mendukung upaya pemerintah menekan polusi udara di DKI Jakarta.

Baca juga: Tahun 2030 Bus Transjakarta Akan Beroperasi Tanpa Emisi

Baca juga: Bus Kota Tenaga Listrik Di Jabodetabek Perlu Ditambah


Tags Terkait :
Transjakarta Dprddki Jabodetabek Tarifnaik Buslistrik
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Semarakkan Asian Games 2018, 60 Unit Bus Transjakarta Kini Berstiker Astra International

Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono menyambut baik kolaborasi ini. Budi Kaliwono merasa bersyukur sekaligus yakin dapat mendukung kelancaran Asian Games 2018.

7 tahun yang lalu


Bus
Cara TransJakarta Peduli Terhadap Wanita

Dimulai sejak 13 tahun lalu

2 tahun yang lalu


Bus
Armada Transjakarta Makin Sering Laka Tabrak Separator Jalan, Ada Apa?

Bus Transjakarta berwarna biru bermesin Mercedes-Benz OH 1626 versus sebuah truk di depan SPBU Pertamina di Jalan Warung Jati Barat Jakarta Selatan

7 tahun yang lalu


Bus
Transjakarta Operasikan Bus Volvo B11R-370 6x2

Volvo B11R merupakan salah satu tipe chasis premium di antara line up armada Transjakarta saat ini seperti Scania K310IB dan chasis Mercedes-Benz OH 1626  dan OC 500 RF.yang lebih dulu digunakan.

8 tahun yang lalu

Berita
Hari Ini Diuji Coba, Ini Daftar Halte Transjakarta yang Layani Kartu OK-Otrip

Masyarakat bisa membeli kartu OK-Otrip seharga Rp 40 ribu dengan isi saldo awal Rp 20 ribu.

8 tahun yang lalu


Berita
Transjakarta Mulai Ujicoba Kartu OK Otrip, Cukup Sekali Bayar Sampai ke Tujuan Akhir

Konsep OK Otrip pertama kali diperkenalkan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno saat kampanye Pilkada DKI Jakarta.

8 tahun yang lalu

Berita
Bus Royaltrans Akan Mulai Beroperasi Akhir Tahun 2017

Saat dioperasikan, armada Royaltrans akan dikoordinasikan antara manajemen PT Transjakarta dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ)

8 tahun yang lalu


Berita
Naik Bus Royaltrans Tarifnya Akan Sedikit Lebih Mahal dari Bus Transjakarta

Ada dua unit bus Royaltrans yang sudah jadi dan ke depannya secara bertahap akan dioperasikan 100 unit bus Royaltrans untuk melayani berbagai kawasan pemukiman di sekitar Jakarta.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

1 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

5 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
BYD Siapkan Varian Murah Atto 1

BYD siapkan varian murah BYD Atto 1 tipe STD guna saingi EV mungil seperti Changan Lumin. Perluas pilihan dan akses kendaraan listrik bagi konsumen.

7 jam yang lalu