Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bagaimana Mercedes-Benz Dan Karoseri ‘Ngobrol’ Desain?

Keduanya rajin ‘ketemuan’ di jalur online
Bus
Jumat, 30 Juni 2023 09:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Jika menyebut pembelian bus di Indonesia, maka akan ada prosesi yang sedikit banyak berbeda dibandingkan yang terjadi di Eropa ataupun Jepang. Karena, pemegang merek bus di Tanah Air umumnya akan menyerahkan sasis saja ke pembeli, untuk kemudian di bawa ke pihak karoseri guna mendapatkan badan bus secara utuh berikut interior.

Tentu saja kondisi ini termasuk ‘tricky’ karena nantinya akan ada  pertautan antara panduan baku dari pemegang merek soal sasis dan kreativitas dari pihak karoseri perihal desain bodi utuhnya serta keinginan pemilik bus. Dan memang semuanya berdasarkan ‘rumusan dasar’ soal desain bodi dengan sasis yang dipilih.

Faustina, selaku Head of Product and Marketing Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menjelaskan proses antara APM dengan Karoseri.  “Pada prinsipnya Daimler Truck & Bus memberikan Body Building Directive (Petunjuk Pemasangan Bodi) untuk pihak karoseri. Dan kami mempunyai portal khusus untuk sharing informasi ini kepada pihak yang berkepentingan, misalnya: distributor, rekanan karoseri, dan sebagainya,” buka Faustina.

BACA JUGA

Agar tercipta sinergi yang maksimal, pihak DCVI juga secara berkelanjutan melakukan kegiatan edukatif dengan rekanan karoseri yang sudah terdaftar di portal khusus tersebut. “Diundang (karoseri) untuk mengikuti pelatihan ataupun sesi workshop untuk pembaruan materi yang terdapat dalam portal,” lanjut Faustina lagi.

Salah satu materi penting yang jadi topik rutin adalah materi Bodybuilding Directive (Petunjuk Pemasangan Bodi). Secara umum materi ini terdiri dari tiga bahasan; informasi umum, mechanical, dan electrical. “Tujuan sharing untuk Bodybuilding Directive ini adalah agar karoseri membuat desain bodi atau ‘rumah-rumah’ pada kendaraan Mercedes-Benz sehingga hasil akhirnya akan; aman, sesuai perhitungan engineering, dan sesuai dengan aturan pemerintah,” pungkas Faustina.

Setiap desain bus dari mancanegara harus disesuaikan dengan regulasi jalan raya di Indonesia

Berdasarkan laman dari Asosiasi Karoseri Indonesia (Askrindo), saat ini terdapat 361 perusahaan yang bergerak di bidang rancang bangun konstruksi tambahan otomotif alias perusahaan karoseri.  

Sementara itu, data dari laman korlantas.polri.go.id pada kuartal pertama 2023 (Juni) tercatat jumlah bus di Indonesia sebanyak 260.494 unit, pada bulan Februari angkanya 213.830 unit. Besaran itu merupakan angka akumulasi dari seluruh wilayah Nusantara seperti pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Papua, Maluku, dan juga termasuk wilayah Maluku Utara.

Populasi bus tadi bisa jadi sejalan dengan data dari Statista, sebuah lembaga riset asal Jerman, yang awal bulan Juni menyebutkan bahwa sampai tahun 2027, penumpang bus antar kota di Indonesia akan mencapai 17,66 juta orang. Data dari Statista juga menyebutkan bahwa perputaran uang di segmen bus berjadwal bisa mencapai angka 282,70 juta Dolar AS atau sekitar Rp 4 triliun.

Baca juga : Begini Cara Baca Kode OH, OF, dan OC Pada Bus Mercy

Baca juga : Bisnis Perusahaan Otobus Semakin Menjanjikan?

Desain karoseri untuk bus kota konon punya tingkatan durabilitas paling tinggi


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

1 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

1 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

1 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

1 tahun yang lalu


Bus
Perhatikan Barang Yang Tidak Boleh Masuk Bus

Demi kesehatan dan keselamatan bersama

1 tahun yang lalu


Berita
Bengkel Siaga Bus Dan Truk Mercedes-Benz Saat Libur Nataru 2023-2024

Ada delapan titik di jalur-jalur padat

1 tahun yang lalu

Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

1 tahun yang lalu


Bus
Maling Dalam Bis AKAP: Masih Ada

Keamanan dan kenyaman penumpang masih ‘kalah’ dengan adu kemewahan fasilitas serta lomba rilis model terbaru

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Pemerintah Siapkan Regulasi Lebih Ketat Soal ODOL, Termasuk Menyangkut Posisi APM

Pemerintah siapkan regulasi ketat ODOL kendaraan angkutan barang, termasuk pengawasan APM, telematika, dan pemeliharaan armada guna cegah kecelakaan serta kerusakan jalan.

10 jam yang lalu


Truk
Mitsubishi Fuso Support Perkembangan Bisnis Cold Chain

Mitsubishi Fuso dukung bisnis cold chain lewat truk niaga lengkap, layanan purnajual di 225 titik, dan monitoring suhu real-time, disampaikan di GIICOMVEC 2026.

1 hari yang lalu


Pikap
Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.

1 hari yang lalu


Van
Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

Mobil komersial EV GIICOMVEC 2026 tampilkan model dari JAC, Sany, Wuling, Foton, Farizon, DFSK, Linxys di JIExpo Kemayoran.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Dekat JAC Trekker T90 EV, Pionir Dobel Kabin EV Di Indonesia

Spesifikasi JAC Trekker T90 EV, pionir dobel kabin listrik di Indonesia: 4x4 ganda motor 220 kW, baterai 88 kWh, jarak 344 km, drive mode off-road.

1 hari yang lalu