Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Solaris Kenalkan Bus Listrik Tronton 15 Meter

Di negara-negara Skandinavia, bus tronton 15 meter sangat populer dan digemari masyarakat. Bus-bus ini dioperasikan sebagai bus kota dan bus antarkota. 
Bus
Senin, 3 Februari 2020 16:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Pabrikan kendaraan listrik Solaris memperkenalkan bus listrik tronton terbaru dengan panjang meter, Solaris Urbino 15 LE. Bus ini menggunakan tiga axle dangan kabin rendah atau low floor bus dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar yang lebih spesifik di pasar negara-negara Skandinavia. 

Solaris ke depan akan menghadirkan bus ini dalam dua versi. Yakni versi bus kota (bus kelas I) dan sebagai bus antarkota (kelas II). Sebelumnya, di tahun 1999 Solaris sudah lebih dulu meluncurkan bus tronton dengan tiga axle bermesin diesel internal combustion dan CNG. Karenanya, hadirnya Urbino tronton dengan panjang bodi 15 meter di 2020 ini menjadikannya varian bus yang benar-benar baru untuk pasar Eropa.

Asal tahu saja, di negara-negara Skandinavia, bus tronton 15 meter sangat populer dan digemari masyarakat. Bus-bus ini dioperasikan sebagai bus kota dan bus antarkota. 

Solaris Urbino 15 LE electric ditawarkan dengan pilihan dua atau dengan tiga pintu akses masuk dengan konfigurasi 2-2-0 atau 2-2-1. Setiap bus mampu mengangkut hingga 55 penumpang sesuai konfigurasi seatiny-nya.  

BACA JUGA

Sebagai bus listrik full EV, Solaris Urbino 15 LE electric digerakkan oleh baterai listrik Solaris High Energy + generasi terbaru dengan kepadatan energi yang tinggi dan didukung dengan dua mode pengisian baterai. Yakni, mode pengisi daya plug-in atau mode pengisian menggunakan pantograf yang dipasang di atap bus.

Solaris masih akan mematangkan lagi desain bus listrik tronton Urbino 15 LE ini dan tahap awal akan diluncurkan dua unitnya sebelum bus ini diproduksi massal. Rincian teknis lebih detil tentang spesifikasi bus ini akan diungkap pada bulan April 2020.
 


Tags Terkait :
Bus Listrik Bus Tronton Solaris
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Bus Listrik Jenderal (Purn) Moeldoko Tampil di GIICOMVEC 2018

Bus berukuran besar dengan panjang 12 meter ini merupakan hasil pengembangan tim Jenderal (Purn) Moeldoko bersama engineer dari China dan Jerman.

8 tahun yang lalu


Berita
April Nanti, Transjakarta Mulai Uji Coba Bus Listrik

Ujicoba akan dilakukan di salah satu koridor Transjakarta. Namun koridor mana yang akan digunakan, masih belum disebutkan.

7 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC : Shinmei Hadirkan Mobil Pendingin Dengan Kompresor Pendingin Listrik

Shinmei hadirkan mesin pendingin listrik untuk kendaraan kecil, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan, terutama menyangkut logistik makanan.

8 tahun yang lalu


Berita
Seperti Ini Kehebohan 4 Hari GIICOMVEC 2018

Meski berkonsep sebagai pameran business to business khusus industri kendaraan komersial, nyatanya tidak mengurangi animo masyarakat untuk melihat secara langsung perhelatan kendaraan komersial.

8 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Damri Memperbarui Armada Lintas Negara Dengan Bus Hino

Representasi produk dengan TKDN tinggi untuk rute internasional.

6 jam yang lalu

Bus
Punya Ekosistem Sendiri, Tiket Bus Sinar Jaya Jadi Murah

Tiket bus Sinar Jaya murah karena ekosistem sendiri yang mencakup pasokan suku cadang dan sasis dari anak usaha.

1 hari yang lalu


Bus
Penjualan Mercedes-Benz Bus Naik, DCVI Serah Terima Puluhan Bus di Busworld

Sekaligus perkuat kemitraan lebih erat dengan pihak karoseri nasional.

1 hari yang lalu

Bus
Interior Bus Pariwisata Makin Mewah Sekaligus Nyaman

Karena permintaan layanan bus non reguler makin meningkat.

1 hari yang lalu


Bus
Soal Penyimpanan Solar B50 Di SPBU Masih Perlu Diwaspadai

Potensi kondensasi di kondisi cuaca pancaroba sangat dikhawatirkan.

1 hari yang lalu