Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Pemerintah Targetkan TKDN Kendaraan Listrik Mencapai 80 Persen pada 2030

Menteri Perindustrian menargetkan kendaraan listrik yang diproduksi lokal harus memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik mencapai 80 persen pada 2030. 
Mobil Listrik
Senin, 11 September 2023 11:00 WIB
Penulis : Nabiel Giebran El Ri


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan kendaraan listrik yang diproduksi lokal harus memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik mencapai 80 persen pada 2030. 

"Kemenperin telah membuat peta jalan untuk pengembangan baterai di bidang ini, termasuk baterai kendaraan listrik dan lainnya. Salah satu hal yang ingin dicapai pada 2030 adalah kendaraan listrik yang memiliki efisiensi tinggi dan local content sekitar 80 persen," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya.

Dalam mencapai target tersebut, pemerintah telah menetapkan kebijakan progresif, termasuk dalam memberi stimulus fiskal dan insentif. 

Pemerintah juga akan mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional sehari-hari untuk entitas pemerintah pusat dan daerah.

BACA JUGA

Dua kebijakan utama buat akselerasi kendaraan listrik adalah subsidi pembelian untuk sepeda motor listrik dengan syarat TKDN minimal 40 persen dan diskon PPN DTP 5-10 persen untuk mobil listrik dan bus listrik tergantung TKDN yang dimiliki.

Tidak hanya itu, sebagai strategi lain, Kemenperin sudah bekerja sama dengan perusahaan yang bertanggung jawab memproduksi baterai kendaraan listrik, mulai dari Indonesia Battery Corporation, sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam ekosistem Battery Electric Vehicle (BEV) dan EV di Indonesia.

Saat ini disebut ada 50 perusahaan yang mengembangkan kendaraan listrik di dalam negeri. Total investasinya lebih dari Rp3 triliun.

Pemerintah sudah menetapkan target satu juta kendaraan listrik roda empat beroperasi pada 2035 yang berarti menghemat sekitar 12,5 juta barrel BBM dan mengurangi emisi CO2 4,6 juta ton.

Kemudian ditargetkan pula 12 juta unit kendaraan listrik roda dua atau tiga beroperasi pada 2025, setara penghematan 18,86 juta barrel BBM dan pengurangan 6,9 juta ton CO2.

"Kami optimistis bahwa target tersebut bisa tercapai. Kami menyambut baik industri yang berminat memanfaatkan insentif yang tersedia dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia," ucap Agus. (NG)


Tags Terkait :
Kendaraan Listrik TKDN Mobil Listrik Mobil Listrik
N

Nabiel Giebran El Ri

Reporter

reporter

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Menurut Riset Masyarakat Palembang Tertarik Dengan Mobil Modern, Chery Langsung Buka Dealer Baru di Sana

Dealer Chery dibuka di Palembang setelah riset menunjukkan minat tinggi masyarakat terhadap kendaraan modern, termasuk hybrid dan EV.

1 minggu yang lalu


Berita
MG Motor Indonesia Siapkan Deretan Produk Baru Di 2026

Bakal ada kejutan di tahun 2026 menurut MG Motor Indonesia. Line up terbaru siap menunggu.

5 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Studi Baru, Mobil ICE Dapat Diandalkan daripada Mobil Listrik

Kendaraan listrik memang menjadi primadona bagi para pecinta otomotif. Namun, ICE lebih dapat diandalkan.

4 tahun yang lalu


Berita
Riset Mobil Listrik Kemenperin dan Akademisi Pakai Toyota Selesai Tahap Pertama

Kementerian Perindustrian menerima hasil riset dan studi mobil listrik atas dukungan Toyota Indonesia.

7 tahun yang lalu


Berita
Negeri Petro Dollar Pun Mulai Asah Taji Masuk Gelanggang EV

Turki dan Mesir mengekor di belakang

3 tahun yang lalu


Berita
PHEV Bisa Percepat Perkembangan Mobil Listrik Indonesia

Pengujian ini merupakan yang pertama kali dilakukan di dunia.

7 tahun yang lalu


Berita
BYD M6 DM Dijual Mulai Rp 298 Juta, Lebih Murah Dari Veloz Hybrid

BYD resmi mengumumkan harga BYD M6 DM. PHEV pertama BYD ini praktis jadi yang termurah di kelasnya.

1 hari yang lalu


Berita
Jetour Ogah Jualan Mobil Murah, Ini Alasannya

Jetour Indonesia ingin fokus berjualan SUV dengan rentang harga Rp 300-600 jutaan.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
BEV Lebih Ekonomis Dari REEV, Ini Alasannya

Alasan BEV lebih ekonomis dibanding REEV terletak pada komponen yang lebih sedikit, sehingga biaya perawatan jangka panjang lebih rendah tanpa kebutuhan servis mesin bakar.

6 jam yang lalu


Berita
Mazda 6e Dipastikan Diluncurkan Dalam Waktu Dekat

Peluncuran Mazda 6e Indonesia dipastikan dalam waktu dekat. Mazda bekerja sama dengan Changan untuk menghadirkan sedan listrik ini usai diperkenalkan di Singapore Motor Show.

7 jam yang lalu


Berita
Porsche Cayenne Assembled Regionally Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,99 M

Porsche Indonesia meluncurkan Porsche Cayenne rakitan regional dengan harga Porsche Cayenne rakitan regional Indonesia mulai Rp 2,99 miliar. SUV ini dilengkapi mesin V6 turbo 353 PS.

18 jam yang lalu


Berita
5 Alasan iCAR V23 Menarik untuk Dimiliki

iCar V23 memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menarik untuk dimiliki.

19 jam yang lalu


Berita
Ferrari Amalfi Sebagai Penerus Roma, Ini Impresi Kami

Ferrari Amalfi penerus Roma menawarkan grand tourer dengan mesin V8 twin-turbo 640 cv, suspensi nyaman, dan kabin ergonomis untuk mobilitas harian sekaligus performa tinggi.

19 jam yang lalu