Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

PT INKA Lakukan Uji Prototipe Bus Listrik, Diincar Pemerintah Congo

Pasalnya PT INKA (Persero) dikabarkan melakukan pengujian prototipe bus listrik ukuran medium di jalan umum di area Madiun dan di jalan tol Madiun–Caruban, Senin (19/10).
Bus
Rabu, 21 Oktober 2020 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


PT INKA (Persero) dikenal sebagai produsen kereta api di Indonesia. Namun sejatinya, perusahaan asal Madiun, Jawa Timur ini juga menghasilkan bus. Dan Senin (19/10) lalu, PT INKA kembali membuat gebrakan di segmen bus.

Pasalnya PT INKA (Persero) dikabarkan melakukan pengujian prototipe bus listrik ukuran medium di jalan umum di area Madiun dan di jalan tol Madiun–Caruban, Senin (19/10). Pengujian dilakukan dengan tujuan untuk menguji performa bus listrik sebelum dilakukan produksi massal.

Bus berjuluk E-INOBUS merupakan kerjasama PT INKA (Persero) dengan Tron-E dari Taiwan sebagai mitra komponen drive train dan baterai bus. Serta karoseri Piala Mas dari Malang sebagai mitra pembuatan bodi bus listrik.

BACA JUGA

Dalam waktu dekat PT INKA (Persero) berencana memasarkan produk bus listrik E-INOBUS untuk pasar domestik seperti PT Transjakarta. Selain itu, E-INOBUS juga disiapkan untuk luar negeri seperti Democratic Republik of the Congo (DRC) yang juga tertarik dan telah mencoba produk ini pekan lalu.

E-INOBUS sebelumnya sudah melakukan uji landasan pada tanggal 13 Agustus 2020 lalu. Juga telah lulus uji dengan mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) kendaraan bermotor pada tanggal 10 September 2020 di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB).

Lewat rilisnya, pihak INKA menyatakan jika pemeliharaan bus listrik lebih efisien hingga 49 persen. Perbandingan pemeliharaan bus diesel dan bus listrik pernah disampaikan pada Maintenance Forum tahun 2018 di Serbia, dimana kedua bus dijalankan sejauh 250 km per hari. Hasil perbandingan biaya pemeliharaan, bus diesel membutuhkan 396 Euro (Rp 6,7 juta) dan bus listrik cukup 201 Euro (Rp 3,4 juta) saja.

Waktu yang diperlukan dalam pengisian daya sampai penuh diperlukan waktu 3-4 jam yang dapat menempuh jarak sekitar 200 km dan top speed 90 km/jam. Tingkat kebisingan pada E-INOBUS jauh lebih baik (rata–rata sebesar 71 dB) jika dibandingkan dengan bus diesel (rata–rata sebesar 85 dB).


Tags Terkait :
PT INKA E-Inobus Bus Listrik
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Piala Mas, Pemain Lama Karoseri Asal Malang

Identik dengan desain bus ukuran sedang

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Bekas KTT G20 Bisa Dijadikan Angkutan Umum

Dengan begitu banyaknya kendaraan lsitrik yang digunakan, nantinya setelah perhelatan KKT G20 berakhir, sebaiknya untuk apa kendaraan-kendaraan tersebut?

3 tahun yang lalu


Berita
Armada Bus Listrik DAMRI Mulai Dioperasikan Mendukung Program Bebas Emisi

DAMRI, mulai mengoperasikan armada bus listriknya untuk angkutan publik perkotaan maupun angkutan Bandara.

3 tahun yang lalu


Berita
Karoseri Piala Mas, Pembuat Bodi Bus Listrik Garapan PT Inka, E-Inobus

Bus listrik karya PT Inka, memercayakan bodinya dibuat oleh Piala Mas, perusahaan karoseri asal Malang, Jawa Timur.

3 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

1 hari yang lalu


Bus
Harap Diingat, Bahu Jalan Hanya Untuk Lintasan Darurat

Tidak bisa dilintasi secara sembarangan apalagi untuk keperluan menyalip

1 hari yang lalu


Bus
Jelang Mudik 2026, DCVI Siapkan 12 Titik Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue

Didukung mekanik dengan kompetensi yang tersertifikasi standar global

1 hari yang lalu

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

1 hari yang lalu

Bus
Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Hino Perkuat Dukungan Bagi Operator Bus Jawa Tengah

Upaya untuk lebih memahami kebutuhan para operator dalam optimalisasi armada di periode sibuk tahunan

1 hari yang lalu