Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Armada Transjakarta Makin Sering Laka Tabrak Separator Jalan, Ada Apa?

Bus Transjakarta berwarna biru bermesin Mercedes-Benz OH 1626 versus sebuah truk di depan SPBU Pertamina di Jalan Warung Jati Barat Jakarta Selatan
Bus
Selasa, 16 Oktober 2018 10:15 WIB
Penulis : ZCH1708


Armada bus Transjakarta belakangan makin sering mengalami kecelakaan lalu lintas di koridor yang dilaluinya. Misalnya, kecelakaan fatal satu armada  Transjakarta berwarna biru bermesin Mercedes-Benz OH 1626 versus sebuah truk di depan SPBU Pertamina di Jalan Warung Jati Barat Jakarta Selatan, arah ke Mampang pada Kamis dinihari, 4 Oktober 2018 lalu.

Lalu, Kamis kemarin, 11 Oktober 2018, sebuah bus Transjakarta, Volvo B11R rusak parah di bagian depannya setelah menghajar beton separator di kolong flyover. Sebelumnya, pada 20 September 2018, sebuah bus Minitrans berukuran medium dengan plat nomor B 7558 TAA terguling akibat mengalami kecelakaan tunggal setelah bus melaju kencang dari turunan di perempatan Mampang. Bus terguling di Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan,di depan Kantor Ditjen Pajak. Beberapa orang mengalami luka.

BACA JUGA

Armada bus Transjakarta Volvo B11R yang menabrak separator jalan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, sebagian kecelakaan memang terjadi karena kelalaian pengemudi Transjakarta yang mengabaikan aturan perusahaan.

Misalnya mengemudikan bus agak ugal-ugalan, melebihi batas kecepatan maksimum yang ditentukan. Namun, Budi menegaskan, mayoritas penyebab laka bus Transjakarta selama ini adalah pihak ketiga. Yakni para pengguna jalan lain yang kurang hati-hati saat melintas di jalur yang bersinggungan dengan jalur Transjakarta.

Misalnya, aksi menyerobot jalur, menyeberang jalur busway, tidak hati-hati saat memutar arah di jalur busway dan sebagainya. "Jadi kecelakaan bus Transjakarta selama ini paling banyak karena orang lain," kata Budi Kaliwono kepada awak media, Kamis (11/10/2018).

Laka Transjakarta vs truk di depan SPBU Pertamina Jl. Warung Jati Barat Jakarta Selatan.

Budi mencontohkan aksi memutar arah pengendara motor di jalur busway. Saat mereka memotong jalur busway untuk berputar arah, sering tidak memperhatikan apakah jalur tersebut sedang kosong dari bus Transjakarta yang melintas atau tidak.

Kasus semacam ini antara lain kerap ditemukan di jalur memutar arah di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Ada pesepeda motor yang memutar arah saat lampu lalu lintas menyala merah. "Jadi kejadian (bus Transjakarta menabrak beton separator) semacam itu bukan disebabkan oleh kelalaian supirnya, tapi karena dia ingin menghindar. Jadi bukan kecelakaan tunggal," ungkap Budi Kaliwono.


Tags Terkait :
Transjakarta Budi Kaliwono Busway
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Inilah Beda Bus Kota Model Lower Deck Dan High Deck

Beda spesifikasi untuk rute serta peruntukan khusus yang berbeda

2 tahun yang lalu


Berita
TransJakarta: Sampah Berbuka Di Dalam Bus Jangan Ditinggal

Tidak dperkenankan berbuka dengan ‘makanan berat’ saat di dalam bus

2 tahun yang lalu

Berita
Damri Ajukan Modal Rp1 Triliun Untuk Beli Ratusan Bus Listrik

Sekaligus untuk peremajaan dan penambahan armada perintis

1 tahun yang lalu


Berita
DPRD DKI: Tarif TransJakarta Akan Naik?

Padahal jumlah armada masih belum ideal

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 hari yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 hari yang lalu

Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 hari yang lalu


Truk
Korlantas Polri: Kendaraan ODOL Tidak Ada Untungnya Karena Berbahaya

Kebijakan anti kendaraan ODOL akan diberlakukan dengan regulasi yang mencakup semua pihak.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu