Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Indonesia Negeri Yang Ideal Untuk Mobil Listrik, Ini Sebabnya

Sebagai negara tropis, Indonesia punya suhu yang ideal bagi baterai EV
Mobil Listrik
Minggu, 11 Agustus 2024 13:05 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Secara teori Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis punya suhu ideal. Temperaturnya relatif stabil di rentang  20,1°C – 28,6 °C berdasar data BMKG. Temperatur ini cukup ideal untuk baterai mobil listrik

“Suhu rata-rata di Indonesia menjadi temperatur ideal untuk baterai mobil listrik,” tutur  Arie Hermawan, selaku Head of Marketing Department PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) saat ditemui Jumat (09/08) di Jakarta Selatan.

Perlu diketahui bahwa perubahan suhu yang ekstrim menjadi sebab terhambatnya kinerja optimal dari baterai. Temperatur udara yang terlalu dingin ataupun terlalu panas akan menyebabkan baterai akan lebih pendek umurnya, tidak bisa menyimpan daya secara optimal.

“Kondisi cuaca yang terlalu rendah saat di musim dingin dan terlalu tinggi saat musim panas jadi kendala tersendiri pada penggunaan baterai di negeri empat musim seperti sebagian dari Eropa,” imbuh pria yang akrab disapa Awan ini.

BACA JUGA

Mengutip polestar.com, cuaca dingin memberikan pengaruh pada reaksi elektrokimia yang terjadi di dalam baterai kendaraan listrik dan memperlambat waktu pengisian daya dapat meningkat selama musim dingin. Pengisian yang lebih lama dalam kondisi dingin dapat menyebabkan penuaan dan penurunan kinerja baterai. Waalu sebagian besar kendaraan listrik memiliki pengaturan suhu dalam sistem baterainya yang akan mencegah tegangan tinggi jika baterai terlalu dingin.

Sebuah studi AAA menyimpulkan bahwa hanya dari suhu saja dapat mengurangi jarak tempuh hingga 10-12%. Sehingga saat penggunaan peranti kontrol iklim di dalam kendaraan dapat memperbesar hilangnya jarak tempuh dengan total gabungan sebesar 41%.

Sama seperti suhu dingin yang memperlambat segalanya, suhu yang lebih tinggi dapat menciptakan reaksi yang lebih cepat, yang dapat menyebabkan reaksi yang tidak diinginkan yang membuat baterai Anda lebih cepat rusak.

Merujuk pada artikel nickelinstitute.org, saat baterai EV terkena panas yang berlebihan, laju reaksi kimia di dalam baterai meningkat. Ini termasuk reaksi kimia yang tidak diinginkan yang mengakibatkan hilangnya masa pakai baterai. Saat EV diisi daya dalam kondisi suhu tinggi, peningkatan suhu pengoperasian baterai di atas suhu optimal mempercepat proses penuaan dan dapat menyebabkan degradasi baterai.

Jadi bagi Anda yang sudah memiliki EV dan tinggal di daerah tropis bersyukurlah. (SS) 


Tags Terkait :
Baterai EV Negeri Tropis
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Baterai Canggih CATL Siapkan Produksi Massal Sodium-Ion Tahun Ini

CATL menargetkan produksi massal baterai sodium-ion 2026 setelah menyelesaikan tantangan manufaktur. Baterai ini menjadi alternatif lebih murah untuk EV.

2 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Garam Sudah Mulai Diproduksi Namun Masih Belum Bisa Geser Baterai LFP

Produksi baterai garam natrium dimulai oleh Pret dan CATL untuk penyimpanan energi serta kendaraan khusus, tapi belum gantikan LFP karena kepadatan energi lebih rendah.

2 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Baku Garam Siap Saingi Ion Lithium 2 Tahun Lagi

Biaya produksi baterai ion natrium dalam mencapai kesetaraan biaya dengan baterai ion lithium dalam dua tahun ke depan.

4 bulan yang lalu


Berita
China Siapkan Bahan Baterai Dari Plastik, Siap Gantikan Kobalt dan Lithium

China kembangkan baterai EV polimer gantikan kobalt lithium. Tahan suhu -70°C hingga 80°C, aman saat ditusuk, fleksibel, dan berkelanjutan dengan 250Wh/kg.

5 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Natrium-Ion, Inovasi Baru Baterai EV yang Lebih Murah

Apakah kehadirannya akan mendegradasi keberadaan lithium -ion?

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Kalah Cepat, Tesla Mulai Berjualan di India Awal Tahun Ini!

Tesla diperkirakan akan mulai beroperasi di India pada semester pertama 2021 ini.

5 tahun yang lalu


Berita
Ini DIa Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco mulai menunjukkan respons positif di pasar Jepang.

4 jam yang lalu

Mobil Listrik
Hyundai Ioniq 3 Senjata Baru Untuk Gempur EV Tiongkok

Hyundai Ioniq 3 Indonesia diperkenalkan di GIIAS 2026 untuk mengukur respons pasar terhadap EV yang lebih kompak dari Ioniq 5.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

1 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terios, Tetap jadi LSUV Idaman Pengguna Mobil Keluarga

Daihatsu Terios spesifikasi dan popularitas LSUV keluarga masih kuat di Indonesia sebagai pionir dengan mesin 1.5 liter dan basis konsumen loyal.

3 jam yang lalu


Berita
Ini Dia Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco terlaris di Jepang setelah mencatat 1.002 pesanan dalam dua pekan peluncuran. Varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi 80 persen dari total pemesanan.

4 jam yang lalu


Komparasi
Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7, Adu SUV Listrik AWD Rp 800 Jutaan

Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7 AWD harga Rp 800 jutaan dibandingkan dari sisi dimensi, baterai, tenaga, ground clearance, dan jarak tempuh SUV listrik dual motor.

5 jam yang lalu


Berita
Lamborghini Temerario Siap Hadir di Indonesia, Penerus Gallardo dan Huracán

Peluncuran Lamborghini Temerario di Indonesia pada 13 Agustus 2026 di Jakarta memperkenalkan penerus Gallardo dan Huracán dengan teknologi elektrifikasi.

6 jam yang lalu