Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

BYD Antisipasi Bisnis Pengolahan Baterai EV, Begini Bocoran Strateginya

Pengelolahan limbah baterai masih cukup dinamis dan masih akan mengalami perubahan. Tapi BYD punya target untuk menjadikan pengolahan baterai sebagai bisnis baru.
Mobil Listrik
Selasa, 11 Maret 2025 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Baterai daur ulang. (Foto: Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Salah satu isu yang hangat diperbincangkan terkait mobil listrik adalah battery waste alias pengolahan baterai, saat mobil listrik sudah paripurna dalam tugasnya.

Beberapa pabrikan EV sepertinya punya strategi saat menghadapi ledakan limbah baterai EV yang diperkirakan akan terjadi sekitar 10 tahun mendatang. 

Salah satunya pabrikan yang sudah mengantisipasi hal tersebut ialah BYD yang sudah memikirkan langkah-langkah dalam menghadapinya.

Head of Marketing, PR & Government Relation BYD Indonesia, Luther Panjaitan saat ditemui Otodriver beberapa waktu silam memberikan skenario penanganan limbah baterai dan akhir perjalanan baterai.

BACA JUGA

“Baterai EV tidak serta merta langsung rusak dan sepenuhnya jadi limbah. Berbicara mengenai baterai tak lepas dari perihal battery health. Sebuah baterai dikatakan sudah waktunya untuk dipensiunkan dari EV setelah melewati batas kelayakannya. Semisal battery healthnya sudah di bawah 70% sehingga tak lagi efisien digunakan sebagai sumber tenaga EV,” terang Luther. 

“Salah satu cara pengolahannya adalah dengan cara reuse alias digunakan kembali dalam aplikasi lain seperti baterai penyimpanan daya pada solar cell dan ataupun bahan keperluan lain,” jelasnya.

Lebih jauh lagi Luther memberi gambaran bahwa pengolahan limbah baterai ini boleh dikatakan masih dinamis alias bisa berubah mengikuti perkembangan dan teknologi ke depannya.

“Teknologi pengolahan baterai sangat mungkin masih terus berkembang dari apa yang kini kita prediksikan saat ini,” imbuhnya.

Lalu apakah pabrikan akan turut mengambil peran dalam penanganan battery waste ini?

Kembali lagi pria dengan ciri rambut berkucir ini mengatakan, ke depannya BYD sangat mungkin untuk terjun dalam pengelolaan baterai ex EV ini. “Bagaimanapun ini akan menimbulkan bisnis baru,” sambungnya.

Ia juga menggambarkan bahwa saat ini pun sudah ada private company yang mengkhususkan diri untuk mengelola management limbah baterai. (SS)


Tags Terkait :
Baterai EV Battery Waste Pengolahan Baterai Byd Bikin Pabrik Limbah
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Pakai Baterai Baterai Lokal, Tekan Banderol Mobil Listrik Hingga 30 Persen

Baterai dalam negeri bikin mobil listrik jadi lebih terjangkau

2 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Luncurkan EV Harga Lebih Terjangkau Untuk Indonesia Tahun Depan

Produk EV kedua Hyundai di Indonesia akan muncul semester I 2024

2 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Minicab MiEV Akan Dirakit di Indonesia

Masuk secara CKD dari Jepang

3 tahun yang lalu


Berita
Seres E1 Ditawarkan Dengan Banyak Hal Menarik Di GIIAS 2024

Mobil EV mini ini punya banderol yang cukup menggiurkan yakni Rp 189 Juta (OTR Jabodetabek) untuk Seres E1 B-Type dan banderol RP 219 juta (OTR Jabodetabek) untuk E1 L-Type.

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama

Kendaraan komersial merupakan produk serbaguna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya

10 jam yang lalu


Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

12 jam yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

14 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Sigra Ujung Tombak Perolehan SPK Di GIIAS 2026

Sacara umum penjualan di GIIAS hampir berbagi rata ditopang oleh kendaraan penumpang dan komersial

17 jam yang lalu


Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

19 jam yang lalu