Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Dua Hal Yang Dapat Mempercepat Peralihan ke Kendaraan Listrik

Saat ini pemerintah sepertinya telah mendukung peralihan kendaraan listrik. Di GIIAS 2022, ada beberapa hal yang diutarakan agar ke depannya semakin banyak mobil listrik berkeliaran.
Mobil Listrik
Sabtu, 20 Agustus 2022 10:45 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Percepatan penggunaan kendaraan listrik atau peralihan dari kendaraan konvensional di industri otomotif tanah air terus didorong oleh pemerintah.

Namun, proses perpindahan menuju mobil atau motor ramah lingkungan di Indonesia, sangat penting mendapatkan dukungan dari regulasi yang dibuat oleh pihak terkait.

Hal tersebut, terungkap dalam diskusi The 16th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC), di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (19/8/2022).

Perwakilan dari industri otomotif yang saat ini punya komitmen besar dalam hal elektrifikasi otomotif, yaitu Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing, Prasanna Ganesh dan Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, sepakat untuk menyampaikan tentang pentingnya regulasi yang juga mendukung upaya mereka dalam mempercepat produksi elektrifikasi otomotif.

Mengingat tantangan dalam hal pemasaran kendaraan listrik itu punya pendekatan dan metode yang berbeda. Sehingga dibutuhkan sokongan regulasi agar titik temu antar industri yang bermain di dalamnya juga dapat sejalan.

Hal lain yang juga sangat berkaitan dengan percepatan elektrifikasi otomotif Tanah Air adalah soal bagaimana penggunaan komponen baterai di kendaraan listrik, juga sanggup menemui ekspektasi dari calon konsumen.

Hal ini dipaparkan oleh Franz Kinzer dari AVL List GmbH, yang menurutnya dalam membuat komponen kendaraan listrik terutama hal vital seperti baterai, memang dibutuhkan ragam pengetesan. Mengingat baterai itu adalah berbicara soal lifecycle komponen itu sendiri.

"Kuncinya adalah bagaimana membuat baterai dengan masa pakai panjang dan punya kemampuan digunakan untuk kendaraan sepanjang masa pakainya," ujarnya.

Jika semua kondisi ini bisa berjalan sesuai dengan perencanaan berikut penerapan regulasi dan dukungan semua pihak termasuk peralihan industri menengah dan kecil, bukan tak mungkin target produksi kendaraan listrik minimal 600 ribu unit (untuk mobil, bus dan truk) sertai 3 juta unit (untuk motor) di Indonesia lebih cepat tercapai.


Tags Terkait :
Kendaraan Listrik Mobil Listrik GIIAS 2022
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kementerian ESDM: Bangun 62.918 SPKLU Sampai 2030

Baik di kota besar maupun di kota kecil

9 bulan yang lalu


Berita
Perubahan Perilaku Masyarakat Mulai Terlihat, Pentingnya Percepatan Ekosistem EV

Berbagai pemangku kepentingan wajib mempercepat ekosistem kendaraan listrik, melihat perilaku masyarakat yang berubah.

2 tahun yang lalu


Berita
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Hampir Rampung, Produksi Perdana Ditargetkan Awal 2026

DESK

1 hari yang lalu


Berita
PLN: Tambah 111 SPKLU Di Rest Area

Berkerja sama dengan pihak swasta

1 tahun yang lalu


Berita
Periklindo Eletric Vehicle Show (PEVS) 2024 Berikan Gambaran Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia

PEVS selalu mengalami peningkatan dan perkembangan dari tahun ke tahun

1 tahun yang lalu


Berita
SPKLU Di Indonesia Lebih Dari Seribu Unit, Ini Lokasinya Di Tol TransJawa

Masih akan terus bertambah jumlahnya

1 tahun yang lalu


Berita
Untuk Capai Target Populasi EV di Indonesia Tahun 2025, Butuh 20 Ribu Charging Station

Untuk mencapai target 400 ribu mobil listrik dibutuhkan 20 ribu charging station.

2 tahun yang lalu


Bus
Lima Tips Pilih Bus Listrik

Perlu didikung manajemen operasional yang lebih rapi dibandingkan mengoperasian bus mesin fosil

2 minggu yang lalu


Terkini

VIDEO: Crash Test Jetour T2 (ASEAN NCAP)

Jetour T2 berhasil menjalani Crash Test yang telah diuji tabrak di lembaga ASEAN NCAP

Crash Test | 3 jam yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, Liburan Nyaman Dan Bertenaga Pakai Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator adalah mobil keluarga yang nyaman dan memiliki desain yang menarik. Begini impresinya jika digunakan plesir ke Bandung bersama keluarga.

4 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Juara Kelas LCGC Di Indonesia Tahun 2025

Meskipun penjualan mobil nasional sedang tidak baik-baik saja, namun konsistensi hadir di segmen pembeli mobil pertama untuk Daihatsu.

5 jam yang lalu


Berita
Honda Super-One Meluncur Di Singapura, Harganya Horror

Mobil ini dijajakan di Singapura di angka S$178.999 atau setara dengan Rp 2,3 miliar.

6 jam yang lalu


Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

15 jam yang lalu