Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Alasan Merek Jepang Ini Belum Tergiur Hadirkan Mobil Listrik

Mobil listrik seolah-olah menginvasi pasar mobil di Indonesia.
Mobil Listrik
Senin, 18 April 2022 13:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mobil listrik seolah-olah menginvasi pasar mobil di Indonesia. Model mobil lisrik terus berdatangan terutama dari merek asal Korea Selatan, Hyundai dan juga beberapa merek lainnya, seperti Nissan.

Dalam hal ini, perlu diakui merek asal Jepang kalah cepat menghadirkan mobil ramah lingkungannya ke Indonesia. Lantas apa alasannya?

Seperti diucapkan oleh pihak Daihatsu, merek asal Jepang ini masih melakukan pemantauan terkait kebutuhan dan permintaan mobil listrik untuk konsumen Indonesia.

"Daihatsu selalu memperhatikan dulu bagaimana kebutuhan atau permintaan dari masyarakat terhadap mobil listrik ini. Kita harus memonitor juga, karena memang kalau kita lihat dari kemarin-kemarin, ini mulai menguat terus isu tentang mobil elektrik ini," jelas Hendrayadi Lastiyoso selaku Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) saat buka puasa bersama media, Kamis (14/4).

Menariknya, Daihatsu akan mengembangkan mobil listriknya bersama dengan merek saudaranya, Toyota.

"Pada waktunya nanti tentunya kita harus mengikuti permintaan pemerintah yang merupakan kebijakan pemerintahan tersebut. Tapi selalu kami katakan kita akan selalu bersama-sama dengan grup kita, yaitu Toyota (untuk mengembangkan kendaraan listrik). Tapi kapan waktunya, modelnya seperti apa, dan sebagainya, itu tentunya kita akan bersama-sama lah, dengan grup kita, Toyota,”sambung Hendrayadi.

Bahkan menurut Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), begini alasan mengapa merek-merek Jepang termasuk Daihatsu belum tergiur hadirkan mobil listriknya.
"Saat ini kami lihat demand-nya (kendaraan listrik) masih kecil. Kenapa? Karena daya belinya belum sampai untuk mampu membeli Battery Electric Vehicle. (Padahal) mobil-mobil yang laku di Indonesia itu di bawah Rp 200 juta, atau naik-naiknya Rp 250 juta. Jadi masih belum, Toyota melihat pada waktunya nanti akan ikut, karena teknologinya sudah disiapkan," ujar Amel.


Tags Terkait :
Daihatsu Mobil Listrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Daihatsu Siapkan Pabrik Mobil Listrik di Karawang

Pabrik baru Daihatsu mampu memproduksi mobil hybrid dan full elektrik

2 tahun yang lalu


Van
Daihatsu Vizon-F, Tes Pasar Wajah Baru Gran Max?

Faktor utilitas pemakaian tetap jadi identitasnya

2 tahun yang lalu


Berita
GALERI: Melihat Gran Max Versi Listrik pada Vizon-F

Mobil ini mengambil basis platform dari unit Gran Max .

2 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Kenalkan Mobil Listrik Konsep Mirp Gran Max

Daihatsu Vizion-F memiliki bodi yang hampir menutupi mobil dengan minim lekukan.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Next Gen Mazda Miata, Bakal Dibekali Teknologi Hybrid

Next Gen Miata

34 menit yang lalu


Tips
Center Cap Dan Wheel Dop Itu Komponen Proteksi

Termasuk komponen kendaraan yang perlu dicek kondisinya secara rutin

1 jam yang lalu


Berita
Denza D8 Dapat Bintang Lima Tes Keselamatan ANCAP

SUV berukuran besar Denza D8 mendapatkan nilai lima bintang dalam tes keselamatan.

5 jam yang lalu


Berita
Kolaborasi Ini Beri Kesempatan Mudik Yang Aman dan Berpenampilan Kinclong

Program ini hanya terbatas pada 18 pemenang saja

8 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga WULING Terbaru (Februari 2026)

Di tengah gempuran merek asal Cina, terbukti merek Wuling masih eksis di Indonesia. Berikut daftar harga terbarunya.

11 jam yang lalu