Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

FIRST DRIVE: Hyundai i20 2016 A/T

Kami berhasil mencicipi hatchback i20 terbaru andalan Hyundai yang baru meluncur di GIIAS 2016. Apa saja kekurangan dan kelebihan pesaing Honda Jazz ini? Simak artikel berikut ini.
First Drive
Jumat, 26 Agustus 2016 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mengisi segmen yang sebenarnya tak begitu bergairah, Hyundai Indonesia percaya diri memasukkan hatchback terbaru dengan trah "i". Kebetulan ajang GIIAS 2016 diamanfaatkan Hyundai Mobil Indonesia memberi kesempatan OtoDriver untuk menjajalnya, kami pun langsung merapat ke area test drive.

Memang kesan pertama yang diberi i20 cenderung biasa-biasa saja. Dari sini OtoDriver agak ragu apakah ia mampu menaklukan lawannya yang terbilang digdaya. Apa lagi kalau bukan Honda Jazz, Suzuki Swift dan Mazda2? Tak ditemui lekukan bodi yang agresif maupun desain bumper bergaya sport, ia lebih mengarah ke hatchback yang profilnya jauh dari kesan galak.

Kendati demikian, Hyundai berusaha menimbulkan kesan modern dari penggunaan grill cukup besar dan lampu yang tiap ujungnya melancip. Apalagi adanya fog lamp yang digabung DRL LED membuatnya terlihat menawan. Nah, begitu melongok ke belakang barulah aura dinamis mulai muncul. Ada spoiler diatas kaca belakang tapi ukurannya tak begitu besar yang lagi-lagi meredam unsur galaknya. 

BACA JUGA

Dan satu hal yang menggelitik kami adalah bagian di pilar C. Penampang pilar ini dibungkus material plastik yang saat diketok suaranya mirip plastik dasbor mobil LCGC. Entah apa maksudnya pemakaian bahan plastik ini. Toh demikian jika diperhatikan seksama dari bagian belakang, memang i20 tak bisa dibilang "cupu". Dan saat mencoba melihat mesinnya, terasa berat sekali ketika mengangkat kap mesin mobil buatan India ini. Artinya material bodi cukup tebal.

Kap mesin berbobot cukup berat, menyiratkan tebalnya plat bodi

Desainer yang merancangnya konon mantan desainer yang pernah bekerja untuk Volkswagen, jadi tak heran jika i20 jadi salah satu harapan Hyundai bertarung di pasar Eropa. Lantas apakah kiblat Eropa juga membuatnya kaya akan fitur di dalam kabin? Kami pun mencoba mencarinya.

Interior serba gelap yang memunculkan aura dinamis memang memberi kenyamanan yang baik walau joknya belum dibungkus material kulit. Dasbor yang masih berbahan plastik keras juga tampil menarik dan cenderung beraura sporty.

Bertabur fitur hiburan di area depan yang kami temui, di layar sentuh 8 inci-nya saja sudah tersedia pemutar CD, DVD, USB, MP3, Aux, dan perangkat GPS. Mobil yang memiliki empat speaker ini juga memudahkan pengemudi untuk mengatur lagu atau radio berkat adanya tombol di kolom setir.

Kolom setir dibalut kulit

Mencoba pindah ke bangku penumpang belakang, ternyata juga tak kalah menarik. Dari sini penumpang juga bisa mengatur embusan dinginnya AC karena adanya ventilasi di konsol tengah. Posisi duduk pun terasa pas untuk postur rata-rata orang Indonesia yang 170 cm. Apalagi joknya juga lumayan empuk.

Menariknya, bangku belakang ini bisa dilipat dan mengahasilkan ruang yang terhubung bagasi dengan dasar rata. Tentu hal ini menciptakan daya angkut barang yang lega. Mungkin untuk sekedar memasukkan sebuah sepeda gunung masih bisa, tapi dalam posisi direbahkan.

Posisi mengemudi tergolong nyaman

Puas menilik belakang, kami pun segera pindah ke balik setir dan mencoba membawanya jalan. Suara mesinnya yang lembut saat start makin membuat kami penasaran 
performa mobil bertransmisi otomatik empat percepatan ini.

Kebetulan di area test drive GIIAS 2016 ada beberapa obstacle yang bisa menguji kaki-kaki mobil. Maju perlahan di kecepatan rendah, dan mulai masuk ke rintangan pertama berupa enam baris polisi tidur mini. Mobil yang punya ground clearance 150 mm ini cukup baik bantingan suspensinya saat melahap gelombang-gelombang obstacle, walau guncangan tetap terasa tapi redaman dari suspensi membuat orang di dalam kabin tak begitu terguncang.

Redaman suspensi membuat nyaman penumpang di kabin

Hyundai i20 punya torsi 133 Nm yang bisa diraih pada 4.000 rpm, membuatnya tak begitu kesusahan saat melibas rintangan kedua yang berupa tanjakan buatan. Memang tak terlalu curam sudut kemiringan tanjakannya, tapi setidaknya OtoDriver tak perlu menekan pedal akselarasi terlalu dalam untuk membuat mobil yang punya dua noken as alias DOHC ini menanjak. 

Lepas dari area "halang rintang" kamipun disuguhkan pada trek lurus untuk mengeksplorasi tenaganya. Satu yang disayangkan, i20 tipe otomatik ini hanya dibekali empat percepatan. Padahal teknologi transmisinya sudah Shiftronic.

Berakselerasi menggunakan mobil bermesin 1.400 cc ini sebenarnya menyenangkan karena terbilang responsif, tapi begitu menekan pedal lebih dalam lagi yang terjadi malah seperti over-revving sebelum sistem komputer mengintervensi untuk oper ke gigi lebih tinggi. Kendati demikian, torque converter di transmisi otomatik ini masih tergolong baik menyalurkan tenaga ke roda depan (FWD).

Handlingnya pun juga terasa lumayan enak berkat kawalan suspensi depan McPherson Strut dengan stabilzer dan yang belakang dilengkapi Coupled Torsion Beam Axle. Hatchback berlingkar roda 16 inci ini sayangnya belum mengaplikasi rem cakram di keempat roda, baru di kaki-kaki depannya saja. Tapi karena adanya fitur ABS tentu tak terlalu risau saat bermanuver agresif.

Mudah dikendalikan


Kesimpulan

Bertarung di segmen yang dihuni pemain asal Jepang sekelas Honda Jazz membuatnya jadi alternatif konsumen terhadap medium hatchback. Desainnya yang menarik tapi kalem jadi daya pikat tersendiri walau ada plastik keras yang harus hinggap di pilar C. Hyundai juga berkomitmen memberikan performa dengan mesin 1.400 cc, walau yang tipe otomatik rasanya lebih pas untuk manuver dalam kota dibanding melaju di jalan bebas hambatan.  

Kelebihan:

- Tampilan eksterior menarik

- Fitur lumayan banyak

- Bantingan lumayan nyaman

- Akomodasi tergolong besar

Kelemahan:

- Kurang bertenaga di kecepatan tinggi

- Material plastik di interior

- Transmisi hanya 4-speed


SPESIFIKASI:

Hyundai All New i20 A/T

Harga:  Rp  249 juta

Kapasitas Mesin: 1.368 cc 4 silinder

Tenaga maksimum: 100 dk / 6.000 Rpm

Torsi maksimum: 133 Nm / 4.000 Rpm

Transmisi: Otomatik 4-Speed Shiftronic

Penggerak: Front Wheel Drive

Foto tambahan :

Jok terasa empuk dan nyaman

Fitur hiburan lengkap

Walau masih 4 percepatan tapi sudah berteknologi Shiftronic
Bentuknya cukup kalem dan modern
Ketinggian bangku pengemudi bisa disetel


Tags Terkait :
Hyundai I20 GIIAS 2016 First Drive
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Penjualan Hyundai Group Turun di Eropa Karena Masalah Ini

Permintaan penjualan mobil listrik menurun pada bulan lalu, salah satu penyebabnya ialah konsumen kembali membeli mobil bermesin konvensional.

1 tahun yang lalu


Berita
Hyundai N Brand Lahir Dari Ajang WRC

N Brand diambil dari nama dua tempat yakni Namyang dan Nurburgring

1 tahun yang lalu


Berita
SPY SHOT: Hyundai Ioniq 5 N Tandem Drifting Dengan Mobil Rally

Versi performa dari Hyundai Ioniq 5, yakni Ioniq 5 N memang dikabarkan bakal segera dirilis.

2 tahun yang lalu


Berita
Generasi Terbaru Pesaing Honda Jazz dari Hyundai Tersibak

Hatchback ini kemungkinan akan dipasarkan di tanah air. Sebelum dijual, mari intip bocoran spesifikasinya

5 tahun yang lalu


Berita
Penampakan Hyundai i20 Terbaru, Dijual Mulai September

Selain bentuknya lebih modern, kini Hyundai i20 punya segudang penambahan yang membuatnya jauh lebih menarik.

5 tahun yang lalu


Berita
Sebuah Hatchback Generasi Terbaru Hyundai Siap Masuk Indonesia?

Hyundai Motor Corporation diduga akan membawa beragam model baru untuk dipasarkan di tanah air.

5 tahun yang lalu


Berita
Lama Tak Terdengar Namanya di Indonesia, Hyundai i20 Terbaru Muncul di India

Wujud model terbaru terlihat sangat berbeda dengan model yang hadir di Indonesia. Berikut spesifikasinya.

6 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga Compact Hatchback Terbaru (Maret 2019)

Berikut daftar harga segmen compact hatchback yang telah OtoDriver rangkum.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Peran Iran Di Balik Kelahiran Mercedes-Benz G-Class

Peran Iran dalam kelahiran Mercedes-Benz G-Class: Shah Mohammad Reza Pahlavi memesan SUV militer segala medan pada 1970-an, prototipe 1974, diluncurkan 1979 meski pesanan dibatalkan.

29 menit yang lalu


Berita
Lebaran Di Jakarta Mungkin Tetap Macet Karena 4 Jutaan Warga Tidak Mudik

Empat juta warga Jakarta tak mudik Lebaran 2026, berpotensi padatkan wisata Ancol, Ragunan, dan pusat belanja. Dishub siapkan rekayasa lalu lintas.

1 jam yang lalu


Berita
Denza B5 Dipastikan Akan Rilis Resmi Semester Kedua 2026

Denza B5 dipastikan rilis resmi di Indonesia semester 2 2026, kata President Director BYD. SUV hibrida body-on-frame ini tawarkan tenaga 677 PS dan jarak tempuh 1.200 km.

2 jam yang lalu


Tips
Mudik Menggunakan Roofbox, Ada Strateginya

Penyusunan barang pada roofbox butuh strategi tersendiri

15 jam yang lalu


Berita
Pasokan Daihatsu Rocky Hybrid Ke Indonesia Sudah Naik Dua Kali Lipat

Untuk pemesan yang baru akan diberi estimasi waktu tunggu dua bulan.

22 jam yang lalu