OTODRIVER - Dunia pernah begitu memujanya namun kemudian melupakannya.
Ini bukan cerita naik-turunnya popularitas artis, melainkan atap model yang disebut gaya vinyl roof.
Apa itu vinyl roof? Secara umum yang disebut dengan vinyl roof adalah fix roof atau atap mobil biasa yang dilapisi dengan material yang menggunakan bahan dari vinyl.
Pingin tampil ala konvertibel
Mobil dengan atap konvertibel dianggap punya aura sport dan mewah di era 30 atau 40an.
Namun mobil dengan atap lunak ini dinilai kurang aman dalam hal safety, rawan bocor dan berbiaya tinggi.
Jalopnik melaporkan bahwa kemudian muncul ‘kreatifitas’ di mana pengguna mobil ditawarkan untuk mendapatkan kesan sport dengan tampilan mobil konvertibel pada model mobil dengan atap tetap.
Cadillac Eldorado lansiran 1956, memberikan pilihan atap tetap (fix roof) yang dipercantik dengan vinyl yang mereka sebut sebagai vicodec.
Ternyata terobosan ini cukup mendapatkan respons yang baik. Dan saat masuk era 60-an mobil-mobil bikinan General Motor yang posisi kelasnya di bawah Cadillac, seperti Chevrolet, Oldsmobile, Pontiac ataupun Buick pun mengadopsi atap ini.
Model dengan atap vinil ini ditempatkan sebagai varian sporty ataupun varian tertinggi dari line up modelnya
Trend ini tak melulu berlaku pada mobil-mobil lansiran General Motors (GM) saja dan mulai diikuti oleh Chrysler Group dan juga Ford.
Kemudian berkembang menjadi budaya otomotif yang populer khususnya di pasar Amerika Utara terutama di era 1970-an.
Selanjutnya ‘demam’ atap vinyl ini merambah ke mobil Eropa khususnya mobil lansiran Inggris pada era 1970an.
Selain itu, brand Jerman Opel juga mengadopsinya. Industri otomotif Jepang pun turut merespons. Semua jenis sedan Jepang jaman itu menawarkan opsi atap ini.
Habisnya tren vinyl roof
Namanya tren memang ada waktunya. Perlahan namun pasti atap vinyl mulai ditinggalkan.
Selera pasar yang berubah menjadi penyebabnya. Pasar konsumen yang lebih muda mengganggap model atap ini sudah ketinggalan jaman dan tak lagi keren. Selain itu pabrikan juga menangkap keluhan konsumen.
Bahan vinyl pelapis atap ini ternyata menyimpan air dan atap jadi lebih cepat berkarat. Maka pada awal 1980-an nyaris tidak ada lagi pabrikan yang menawarkannya. Kecuali pabrikan AS seperti GM, Ford dan Chrysler yang masih menawarkan hingga awal 1990-an.
Masih digunakan untuk keperluan khusus
Atap vinyl ini memang tak ditawarkan lagi untuk mobil produksi masal. Namun pada mobil-mobil untuk keperluan khusus seperti limousine dan hearse (mobil jenazah) khususnya di AS masih menggunakannya.
Selain itu ia cukup kental dengan gaya modifikasi komunitas latin dengan lowridernya yang tak jarang melapisi atap mobilnya dengan lapisan vinyl. (SS)
