Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.
Berita
Rabu, 12 Agustus 2026 14:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Nevo QO5 (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Selama ini, mobil hibrida sering disebut sebagai "jalan tengah" yang paling masuk akal buat yang belum siap terjun total ke mobil listrik. Harga banderol EV yang tinggi menjadikan mobil hybrid lebih masuk akal untuk dimiliki.

Tapi itu dulu, saat ini kisahnya mulai berubah. Data terbaru menunjukkan harga rata-rata mobil listrik di seluruh dunia kini sudah lebih murah dibanding mobil hibrida.

Menurut laporan Nikkei Asia yang mengutip data dari Mobility Global, tahun lalu harga rata-rata global mobil listrik (dihitung tanpa subsidi dan berdasarkan bobot volume penjualan) berada di angka sekitar US$37.000. Bandingkan dengan mobil hibrida yang justru naik 16 persen menjadi US$39.000 di periode yang sama. Sementara itu, harga EV malah turun 9 persen sejak 2020.

Mobil BEV kian terjangkau dan canggih (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Tiongkok Jadi Biang Keladi

Tak terlalu sulit mencari biang keladinya: banjir mobil listrik murah asal Tiongkok. Pada 2020, ekspor EV dari Tiongkok belum sampai 100.000 unit. Sedangkan tahun lalu, angkanya sudah mencapai 1,64 juta unit.

BACA JUGA

Efeknya pun terasa sampai ke pasar negara berkembang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan Amerika Selatan. Faktor lain yang tak kalah penting adalah harga baterai lithium-ion yang terjun bebas 37 persen antara 2020 dan 2025. Ini krusial karena baterai biasanya menyumbang 30-40 persen dari total biaya produksi EV.

BloombergNEF bilang penurunan ini sebagian besar didorong oleh kelebihan kapasitas produksi di Tiongkok, yang menguasai sekitar 80 persen pasar baterai dunia.

Tren lain yang mendukung: makin banyak pabrikan beralih ke baterai lithium-Ferro fosfat (LFP) yang bebas kobalt, komponen yang harganya terkenal naik-turun. Dulu LFP dianggap kurang padat energi dibanding jenis baterai lain, tapi performanya terus membaik, sampai-sampai Renault dan Volkswagen mengumumkan akan mengadopsi teknologi ini.

Semua Akan Pilih Mobil Listrik?

Lantas bagaimana dengan ICE? Masih berdasarkan data dari sumber yang sama, harga mobil ICE justru sedikit merangkak naik dalam lima tahun terakhir, sementara hibrida plug-in malah turun signifikan, kemungkinan juga ikut kebagian berkah dari murahnya baterai lithium-Ferro.

Naiknya minat pasar pada EV belakangan ini juga disebabkan oleh konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah, yang berdampak pada harga minyak yang tidak stabil.

Sedangkan pada mobil hybrid, kehadiran dua penggerak sekaligus, yakni motor listrik-baterai dan mesin bakar, bisa saja akan semakin menyudutkan mobil hybrid itu sendiri. Pemilik harus menanggung kewajiban perawatan dua sistem penggerak sekaligus, yang membuatnya jadi kurang praktis.

Selain itu, cepat atau lambat infrastruktur mobil listrik juga kian berkembang dan menjadi lebih mudah ditemui.

Jika dulu alasan utama orang pilih hibrida adalah "lebih murah tapi tetap ramah lingkungan," sepertinya alasan itu perlahan kehilangan taringnya. Bukan tidak mungkin, dalam beberapa tahun ke depan, justru hibrida yang harus berjuang membuktikan diri masih layak dilirik. (SS)


Tags Terkait :
BEV HEV PHEV Tren Global
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 minggu yang lalu


Berita
Defender Listrik Ditunda, Land Rover Pilih Hybrid Dulu

Land Rover Defender EV ditunda kehadirannya,versi bensin masih laris manis

1 minggu yang lalu


Berita
Pemerintah: Penjualan Mobil Naik 33,3 Persen, Kendaraan Listrik dan Hybrid Tumbuh di Atas 40 Persen

Penambahan jumlah SPKLU masih menjadi tantangan terbesar elektrifikasi kendaraan di Indonesia

2 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Toyota Indonesia Mantap Masuki Era Mobil Listrik. 86 Mobil Elektrifikasi Terjual Tiap Bulan Di 2020

Dengan keseriusannya mengembangkan mobil ramah lingkungan, bukan tidak mungkin bakal banyak mobil listrik dan hybrid yang akan ada di Indonesia.

5 tahun yang lalu


Berita
V2L: Fitur yang Jadikan Mobil Listrik Sebagai Sumber Setrum

V2L dikonsepkan oleh GMC tapi dikenalkan ke pasar oleh Nissan

1 hari yang lalu


Berita
ICMS-GIIAS 2026: Di Indonesia Sudah Tercipta Pasar Buat BEV, HEV, Dan PHEV

Regulasi khusus yang mengistimewakan satu jenis kendaraan sudah waktunya ditinjau ulang.

3 minggu yang lalu


Berita
Punya Beragam Teknologi Hybrid, Mitsubishi Justru Pilih HEV untuk Indonesia

Saat ini sistem HEV dinilai paling sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia.

4 minggu yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

1 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

3 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 3 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

4 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

5 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

6 jam yang lalu