OTODRIVER – Di Indonesia, nama Nissan Terrano punya sejarah cukup panjang. Nama ini pernah populer pada era 1990-an hingga 2000-an.
Model ini merupakan rebadge dari Pathfinder dan masih punya hubungan yang kental dengan pikap, Nissan Hardbody yang cukup sohor. Terrano dan Pathfinder menggunakan kode WD21 sedangkan Hardbody D21.
Pada ajang Beijing Auto Show 2026 silam, nama Terrano kembali dibangkitkan dari kuburnya. Sebelumnya nama ini sempat hadir sebagai sosok crossover yang dibiakkan dari Renault Duster. Namun comebacknya Terrano ini seperti kembali ke marwah asalnya, lantaran ia dibangkitkan lagi sebagai sebuah SUV ladder frame.
Mengutip dari Autocar India, Terrano langsung dihadirkan sebagai SUV yang diproyeksikan menggunakan teknologi PHEV. Dan kehadiran versi produksinya diperkirakan akan terjadi sekitar satu tahun setelah kemunculan konsepnya.
Motor Fan menyebut bahwa Terrano 'reborn' ini punya kedekatan teknis dengan Frontier Pro PHEV.
Sedikit informasi, Frontier Pro PHEV ini merupakan pikap yang sepenuhnya dikembangkan dan dibuat di China. Kehadirannya merupakan buah kolaborasi antara Nissan dengan Dongfeng.
Spesifikasi
Nissan sudah memastikan teknologi yang bakal digunakan pada produknya ini, namun belum mengumumkan detailnya, mulai dari kapasitas mesin, kapasitas baterai, tenaga, torsi maupun jarak tempuh saat berjalan dengan listrik penuh.
Jika mengacu pada Frontier, maka akan muncul mesin 1.500 cc turbo yang dipadu dengan sistem elektrifikasi. Kombinasi itu menghasilkan tenaga lebih dari 300 kW atau 408 PS, torsi maksimum 800 Nm dan melaju dengan daya listrik murni sejauh 135 km (NEDC).
Namun bisa jadi Nissan akan membuat pembeda terkait dengan spesifikasi tersebut.
Sentuhan Warisan Klasik
Jika melihat dari tampilannya, akan terasa beda dengan Terrano yang kita kenal. Akan tetapi versi konsep New Terrano ini menyertakan tiga kotak kisi-kisi pada bagian fascianya. Hal ini mengingatkan kita pada produk awal Terrano masuk ke Indonesia dengan tiga kisi-kisi pada bagian depan kap mesinnya.
Selain itu, jika dilihat dari desain peleknya, model konsepnya menggunakan pelek berdesain unik yang mengingatkan kita pada pelek yang digunakan Pathfinder WD21 yang dijual untuk pasar Amerika Utara.
Versi Produksi Massal
Belum lama ini, sosok produksi jadi Terrano ini telah tertangkap kamera di China. Walaupun beberapa bagian tertutup stiker kamuflase, dapat dilihat bahwasanya tampilannya tidak berbeda banyak dengan versi konsepnya.
Perbedaan visual nampak pada bagian peleknya yang tak mencomot desain klasik Pathfinder.
Kemunculan pengetesan mobil ini merupakan isyarat kuat bahwa target kemunculan setahun lagi bukan sebuah omong kosong. (SS)
