OTODRIVER - Meskipun sejak hari kedua pasca Lebaran sejumlah titik di jalan tol Trans Jawa menuju area Jabodetabek sudah mengalami kepadatan namun ternyata itu masih belum di kondisi puncak arus balik.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 berpotensi terjadi pada akhir pekan ini (29/3), dengan volume kendaraan sekitar 250 ribu unit.
Seperti diutarakan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, saat peninjauan arus balik di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat (25/3).
Rivan, seperti dikutip dari Antara, pihaknya sempat memperkirakan kalau di akhir pekan nanti volume kendaraan yang melintas di angka 285 ribuan unit.
Namun, yang terjadi adalah distribusi arus kendaraan yang merata sejak dua hari setelah Lebaran. Saat pencatatan volume kendaraan di tanggal 24 Maret 2026 yang didominasi lalu lintas menuju arah barat diperoleh angka 256.338 unit kendaraan yang melintas.
Dalam kesempatan yang sama Rivan kembali mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program diskon tarif tol sebesar 30 persen yang diberlakukan pada periode arus balik tanggal 26–27 Maret 2026.
Kebijakan pengurangan biaya tersebut juga punya makna untuk mengurai arus kendaraan agar lebih mudah dalam distribusi arus kendaraan sesuai wilayah keberangkatan maupun tujuan akhir.
Rivan menambahkan, pola kepadatan kendaraan pada arus balik umumnya terjadi pada siang hingga malam hari.
Karena itu, masyarakat diimbau memilih waktu perjalanan secara tepat agar tidak terjebak kepadatan pada puncak arus balik.
Pihak Jasa Marga memanfaatkan teknologi pemantauan seperti traffing counting dan indikator volume to capacity ratio (V/C ratio) untuk menentukan rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah (one way) dan contraflow secara dinamis. (EW)
