Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.
Berita
Sabtu, 7 Maret 2026 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Mahindra. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Kabar pengadaan 105 ribu unik kendaraan untuk proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tengah menjadi sorotan publik. 

Dalam mega proyek ini disebutkan bahwa pengadaan unit ditunjuk dua brand asal India yakni Mahindra dan Tata Motor.

Dalam perkembangannya menyeruak isu bahwa Indonesia dijadikan ‘tong sampah’ alias barang buangan lantaran regulasi emisi. 

Jika mengacu pada laman Mahindra Indonesia, Scorpio menggunakan mesin diesel dengan standar emisi Euro 4. 

Sedangkan jika mengacu pada regulasi standar emisi yang digunakan di India saat ini sudah menggunakan standar Bharat Stage 6 alias setara dengan standar emisi Euro 6.

Dari sinilah yang kemudian muncul dugaan bahwa barang yang bakal dikirim ke Indonesia merupakan barang yang sudah tidak laku di negara asalnya.

BACA JUGA

Mengenai berita kontroversi ini, pihak RMA Indonesia selaku APM Mahindra di Indonesia angkat bicara.

“Untuk memasukkan suatu produk ke sebuah negara, tentunya kami melakukan studi terlebih dahulu. Dari situlah kemudian diambil keputusan salah satunya berkenaan dengan bahan bakar yang bakal dikonsumsi,” tutur Country Manager RMA Indonesia, Toto Suharto kepada Otodriver belum lama ini.

“Saat ini standar bahan bakar yang tersedia di Indonesia hanya bisa digunakan maksimal di mesin yang menggunakan standar emisi Euro 4,” tutur Toto. 

“Dari titik itulah kemudian ditetapkan bahwa mesin yang comply dengan jenis bahan bakar di Indonesia adalah standar emisi Euro 4. Untuk mesin dengan standar emisi BS6 atau setara Euro 6 tidak dipilih karena belum ada bahan bakar yang support dengan standar tersebut,” lanjutnya.

Mesin diesel m-Hawk 2.2 liter pada Mahindra Scorpio menggunakan standar emisi Euro 4(Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Berdasarkan penelusuran Otodriver, didapati fakta bahwa sampai saat ini Mahindra Scorpio Pickup belum ada yang menggunakan mesin dengan standar Euro 6. 

Pikap ini memang tidak/belum ada di pasar lokal India, lantaran hanya difokuskan untuk keperluan eksport saja.

Dan semisal Scorpio Pickup sudah tersedia dengan standar emisi BS6, tentunya pilihannya tepatnya adalah menyesuaikan kondisi pasar di Indonesia yakni BS4 atau setara Euro 4. 

Mengutip dari Rushlane.com, pasar India rencananya memang akan mendapatkan Scorpio Pickup versinya sendiri yang disebut sebagai Scorpio N Pickup pada tahun ini atau malah di 2027. 

Hanya saja pikap yang desas-desusnya sudah terdengar sejak 2023 ini sampai saat ini belum kunjung hadir juga.

Berbincang mengenai standar emisi BS4 (setara Euro4) di India, regulator di negeri Martabak itu melakukan lompatan dari standar BS4 langsung ke BS6 tanpa ada transisi BS5.

Standar BS6 sudah diberlakukan pada 1 April 2020 alias nyaris 6 tahun silam. 

Tidak berhenti sampai di situ, pada tahun 2023, India memasuki fase BS6 Phase 2 (Real Driving Emissions/RDE). 

Standar BS6 Phase 2 ini pengujian emisi dilakukan langsung di kondisi jalan nyata dan bukan angka dari hasil pengetesan di laboratorium. (SS)


Tags Terkait :
Mahindra Scorpio KDKMP
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Sosok Mahindra Scorpio Yang Bakal Dipakai Proyek Koperasi Merah Putih

Mahindra Scorpio disebut sebagai dari 105 ribu unit mobil India di proyek KDKMP

1 hari yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu


Berita
Kadin Desak Presiden Batalkan Impor 105.000 Kendaraan Niaga Dari India

Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh.

1 hari yang lalu


Pikap
Inilah Sosok Mahindra Scorpion, Pernah Hadir Di Indonesia Tahun 2019

Ternyata model barunya akan keluar tahun 2026 ini juga. Simak detailnya

1 hari yang lalu


Pikap
Ford Sediakan Skema Sewa Untuk Pemakaian Di Area Tambang

Termasuk juga bagi yang berminat dengan kendaraan Mahindra.

2 bulan yang lalu


Crash Test
EV Lebih Aman Dari ICE? Ini Data Test Dari Australia

Australian NCAP (Australian New Car Assessment Program) mengungkap bahwa secara mobil-mobil setrum ini justru lebih aman dibandingkan dengan mobil internal combustion engine (ICE).

10 bulan yang lalu


VIDEO: Crash Test Mahindra Scorpio SUV (ANCAP)

Mahindra Scorpio telah menjalani uji tabrak di lembaga crash test Australian NCAP (ANCAP) dan videonya telah tayang pada 14 Desember 2023 silam.

Crash Test | 1 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga Double Cabin Terbaru (September 2023)

Double cabin adalah salah satu segmen yang menjadi favorit beberapa kalangan di pasar Indonesia.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

1 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

3 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

4 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

6 jam yang lalu