Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Karena Pendekatan Akademik

Penerapan kebijakan manajemen lalu lintas berdasarkan olah data aktual di lapangan.
Berita
Sabtu, 4 April 2026 10:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Tahun depan diperkirakan jumlah kendaraan di arus balik dan mudik lebih besar lagi (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Data dari Kementerian Pekerjaan Umum mencatat ada 3,25 juta unit kendaraan yang keluar dari wilayah Jakarta saat periode mudik Lebaran 2026 yag lalu. Besaran itu meningkat 2,3 persen dibandingkan masa lebaran 2025. 

Dalam mengendalikan arus mudik dan arus balik digalang juga kolaborasi antar instansi nasional seperti Kepolisian, Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, maupun operator jalan tol di seluruh Indonesia. 

Semuanya digalang dalam Operasi Ketupat 2026, dimana salah satu faktor penopang pelaksanaannya menggunakan metodologi riset akademik bernama Triangulasi. 

Sebagaimana diterangkan oleh Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Pemerintahan STIK Lemdiklat Polri, Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto M.Si., dalam paparannya di sesi Audiensi Evaluasi Operasi Ketupat 2026 di Jakarta pekan ini (2/4).

BACA JUGA

Riset tersebut, menurut Albertus seperti dikutip dari laman Korlantas Polri, menggabungkan tiga sumber data; survei persepsi masyarakat terhadap 3.200 responden dari 8 Polda; data operasional dari posko terkait pergerakan kendaraan dan kecelakaan lalu lintas; serta metode Delphi yang melibatkan para ahli untuk menganalisis temuan di lapangan.

Metode Delphi dimanfaatkan untuk membuat prediksi berbekal data yang terbatas yang akan dipakai untuk membuat keputusan factual yang terbaik di lapangan. 

Pemanfaatan sudut pandang akademik itu juga didukung intensify pemantuan kondisi di lapangan secara real-time serta penerapan predictive traffic policing berbasis data.

Albertus meneragkan lagi, metode baru untuk tahun ini berbeda dibandingkan pola kebijakan tahun lalu yang berbasikan evaluasi pada aspek pelayanan.

Strategi baru tersebut mampu membangun pemahaman di masyarakat bahwa rekayasa lalu lintas bukan sekadar kewajiban polisi, melainkan kebutuhan publik demi keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

Perlu penanganan lebih serius soal arus keluar masuk rest area di sepanjang tol Trans Jawa agar tak membuat arus jadi terhambat saat arus mudik dan arus balik di Lebaran 2027 (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Masih banyak pengendara yang memakai bahu jalan yang justru berpotensi besar menimbulkan kecelakaan serta kemacetan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Menekan angka kecelakaan sampai 30 persen 

Dalam sesi diskusi yang sama, pengamat perlindungan konsumen dan kebijakan public, Tulus Abadi, juga menilai pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 bisa menekan angka kecelakaan hingga 30 persen serta mencatat tingkat kepuasan masyarakat mencapai 94 persen.

Keputusan pihak Korlantas memanfaatkan pola kebijakan baru dianggap Tulus sangat membantu untuk mengkontruksikan arus mudik berjalan lancar dan selamat.

Ia juga memberi catatan berdasarkan survei dimana 94 persen masyarakat puas dengan pelaksanaan Operasi Ketupat jadi pembuktian soal efektivitas kinerja semua pihak. 

Catatan lain menurut Tulus adalah efektivitas rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah atau one way yang dinilai sangat membantu kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. 

Bahkan bisa berkontribusi menekan tingkat kecelakaan sampai 30 persen. 

Dipungkaskannya, semoga pola penanganan arus mudik dan arus balik tahun ini menjadi kebijakan permanen, salah satunya dengan mendirikan rambu-rambu tambahan di jalan tol yang berkaitan dengan diskresi pemangku kepentingan dalam manajemen lalu lintas massal tahunan itu. (EW)


Tags Terkait :
Lebaran2026 Jalantol
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Karena Pendekatan Akademik

Penerapan kebijakan manajemen lalu lintas berdasarkan olah data aktual di lapangan.

4 bulan yang lalu


Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

4 bulan yang lalu


Tips
Korlantas Polri: Jangan Memaksa Terus Nyetir Jika Sudah Lelah

Pastikan juga saldo kartu tol mencukupi

2 tahun yang lalu


Berita
Puncak Arus Balik Diprediksi Akhir Pekan Ini

Jasa Marga prediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akhir pekan ini capai 250 ribu kendaraan di tol Trans Jawa. Imbauan diskon 30% dan rekayasa lalu lintas diterapkan.

4 bulan yang lalu

Berita
Lebaran Di Jakarta Mungkin Tetap Macet Karena 4 Jutaan Warga Tidak Mudik

Empat juta warga Jakarta tak mudik Lebaran 2026, berpotensi padatkan wisata Ancol, Ragunan, dan pusat belanja. Dishub siapkan rekayasa lalu lintas.

4 bulan yang lalu


Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

5 bulan yang lalu


Berita
Jasa Marga: Arus Balik 1,3 Juta Kendaraan Masuk Jabodetabek

Naik drastis dibandingkan hari biasa

2 tahun yang lalu


Berita
Kemenhub: 1,2 Juta Orang Di Arus Balik Pakai Angkutan Umum

Lintasan jalan tol dan arteri dilewati hampir 300 ribu pemudik

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

2 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

4 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

6 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

7 jam yang lalu