Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.
Berita
Rabu, 13 Mei 2026 18:15 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
interior klasik dengan bungkus bajan kain semakin ditinggalkan(Foto :wikipedia)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Jika diperhatikan, saat ini semakin sedikit pabrikan yang menjajakan mobilnya dengan menggunakan bahan pelapis jok dari material fabrique dan kain. 

Pabrikan kini lebih memilih bahan seperti kulit sintetis dan kalaupun ada materi kainnya sifatnya seolah hanya pemanis saja.

Konsultan desain dan desainer otomotif dan Iman Iximewa Design, Iman Setyobudi mengatakan bahwa mobil modern ini mulai meninggalkan material fabric dan kain yang dulu pernah menjadi material pembungkus bangku yang cukup favorit.

“Efisiensi, menjadi tuntutan manufaktur yang paling mendasar. Bahan seperti kulit sintentis lebih mudah dalam proses produksi, bahkan ada yang sifatnya hanya dipres (tidak dijahit untuk ornamennya) dan juga bisa mudah menyesuaikan bentuk jok yang variatif,” terang Iman saat dihubungi Otodriver belum lama ini.

“Selain itu jok dengan bahan kain dinilai lebih rentan terbakar dan lebih sulit dibersihkan,” sambung pria yang sudah puluhan tahun berkecimpung dalam desain produk-produk otomotif ini.

BACA JUGA

Iman menambahkan bahwa perkembangan kualitas dari materi kulit sintetis ini semakin hari juga semakin bagus dan bahkan ada yang sudah nyaris seperti kulit orisinal.

Interior mobil masa kini lebih didominasi kulit sintetis atau malah kulit asli (Foto : Rhesa Cipto Sampurno)

Lebih nyaman tapi tidak praktis

Iman tidak mengelak bahwasanya bahan pembungkus jok dari bahan kain punya banyak keunggulan terutama dari bahan kulit sintetis.

“Bahan kain atau fabrique lebih nyaman dan bisa bikin betah duduk, karena umumnya punya bahan spons yang lebih tebal, empuk dan lebih keset (tidak licin: red),” ujarnya.

Ia pun menambahkan bahwa jok yang dibungkus dengan bahan kain terasa lebih adem. 

“Panas yang timbul terutama saat mobil lama terparkir di bawah terik matahari, material kain punya konduktivitas pabas lebih rendah, tidak menyimpan panas seperti halnya kulit sentetis atau kulit asli sekalipun,” tutur pria yang terlibat langsung pada rancang bangun Rangga Podcast milik Otodriver ini.  

“Permukaannya tidak sepadat material kulit atau kulit sintetis, sehingga sedikit membantu adanya sirkulasi udara yang lebih baik,” imbuhnya.  

interior klasik milik Toyota Cressida  (Foto : markondez)

Lambang kemewahan era lalu

Iman mengatakan saat ini bahan kain tidak sepenuhnya ditinggalkan, namun sudah tidak semasif dulu digunakan. 

Bahkan ia menambahkan bahan-bahan seperti beludru (velour) sudah terlebih dulu musnah.

“Kita tidak lagi menemui bangku-bangku yang dibungkus dengan materi ini seperti yang pernah ditemui pada Toyota Cressida ataupun Crown lawas,” bebernya.

Khusus untuk materi belundru ini, Iman mengatakan bahwa materi ini lebih sensitif terhadap debu bahkan dibandingkan dengan materi fabrique

“Tak akan ada lagi produk-produk mobil yang pakai belundru yang memang memberi kesan mewah dan juga nyaman. Tetapi jaman telah berubah di mana dibutuhkan interior yang lebih bersih dan praktis,” tutup Iman. (SS)


Tags Terkait :
Interior Bahan Interior Fabrique
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.

2 minggu yang lalu


Berita
Mitsubishi Xpander Exceed: Model Terjangkau Tapi Tetap Elegan

Tampilan menawan harga tetap sopan

2 tahun yang lalu


Tips
Garam Dapur Adalah Anti Jamur Ampuh Bagi Jok Bahan Fabric

Garam dapur dapat memberikan efek anti jamur yang membuat proses membersihkan jok fabric selanjutnya lebih mudah.

6 tahun yang lalu


Tips
Cara Sederhana Segarkan Kabin Setelah Mudik Lebaran

Cukup sederhana dan bisa menggunakan bahan- bahan yang ada di rumah

6 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Pro Dan Kontra Ferrari Luce Yang Lahir Dari Mantan Desainer iPhone

Pro dan kontra Ferrari Luce dibahas melalui desain hasil karya mantan desainer Apple Jony Ive, performa 1.035 hp, serta tanggapan media yang beragam.

6 hari yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

1 minggu yang lalu


Berita
Mencoba iCar V27 REEV Di Kampung Halamannya

Review test drive iCar V27 REEV di Wuhu, China. SUV mid-size boxy dengan desain modern, tenaga AWD 455 hp, jarak tempuh 1.200 km, dan kemampuan off-road yang tangguh.

1 minggu yang lalu


Berita
BYD M6 DM Bakal Diterima Konsumen Juni 2026 Mendatang

BYD M6 DM pengiriman Juni 2026 akan dimulai menyusul peluncuran model PHEV di Indonesia. BYD menekankan harga kompetitif berkat integrasi vertikal.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Eks Desainer Nio Dan GWM Ungkap Kesalahan Desain Ferrari Luce

Mantan desainer Nio dan GWM, Alexey Semenov, menilai Ferrari Luce memiliki sejumlah kelemahan mendasar dari sisi desain eksterior.

2 jam yang lalu


Berita
Capai 7 Juta Unit, BMW Andalkan Produksi Di Cina

BMW Brilliance Automotive (BBA), perusahaan patungan BMW di Tiongkok, resmi mencatatkan tonggak produksi 7 juta unit kendaraan di Negeri Tirai Bambu

3 jam yang lalu


Berita
Mobil Masih Dipakai Tapi Nilainya Turun, Salah Timing Jual Bisa Rugi Puluhan Juta

Mobil masih dipakai tapi nilainya diam-diam turun. Salah timing jual mobil operasional bisa membuat perusahaan rugi hingga puluhan juta rupiah per unit.

11 jam yang lalu


Berita
TikTok Bikin EV Hasil Kolaborasi Dengan Seres dan CATL

Harga EV kolaborasi TikTok Seres CATL berkisar Rp263-395 juta untuk EV crossover hasil kolaborasi Seres dan CATL yang diluncurkan tahun ini.

12 jam yang lalu


Berita
Nissan Evalia Bakal Hadir Kembali Dengan Teknologi PHEV Dan Kemampuan Off-road Ringan

Nissan Evalia PHEV off-road 2026 direncanakan kembali ke pasar China sebagai penerus NV200 dengan teknologi plug-in hybrid dan kemampuan off-road ringan.

17 jam yang lalu