OTODRIVER – Toyota Veloz Hybrid telah melakukan debutnya pada penghujung tahun 2025 lalu.
Dan saat ini Veloz berpenggerak mesin bensin serta motor listrik tersebut telah resmi dipasarkan.
Setelah meluncur lebih dari 3 bulan, rupanya Veloz Hybrid mendapatkan angka pemesanan yang cukup luar biasa.
Jap Ernando Demily selaku Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan bahwa hingga saat ini permintaan konsumen akan Veloz Hybrid terbilang positif.
"Hingga hari ini penerimaan konsumen Indonesia luar biasa, hari ini telah tercatat kurang lebih 6.500 inden list (November 2025-Februari 2026), jadi kurang lebih rata-rata 1.800 inden list, itu meningkat kurang lebih 180 persen dari demand Veloz, sebelum adanya Veloz hybrid," jelasnya saat momen buka puasa bersama media di bilangan Jakarta Pusat, Jumat (6/3).
Ernando juga menjelaskan saat ini Veloz Hybrid telah dilakukan delivery per akhir Februari lalu.
"Distribusi mulai kita lakukan di minggu terakhir Februari. Target kami dari 6.500 itu bisa kita sapu bersih sampai dengan bulan April 2026," tambahnya.
Ernando juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya mengusahakan pemesan Veloz Hybrid bisa menikmati mobilnya untuk momen mudik lebaran mendatang.
"Kita berusaha sampai Februari kurang lebih 2.000 unit lah konsumen Indonesia yang bisa menikmati Veloz Hybrid baru untuk mudik Lebaran," tutupnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Veloz mengadopsi teknologi yang sama dengan produk existing Toyota, yakni Yaris Cross Hybrid.
Kembali ke masalah penggeraknya, baik Veloz dan Yaris Cross dibekali dengan mesin berkode 2NR-VEX dengan kapasitas 1.500 cc 4 silinder yang berpadu dengan motor listrik dan juga baterai.
Adapun tenaga mesin bensinnya mencapai 90 hp dan torsi 121 Nm.
Sedangkan motor listriknya memiliki tenaga tersendiri sebesar 79 hp dan torsi 141 Nm.
Mesin bensin dan motor listriknya bekerja dengan sistem Atkinson Cycle. (AW)
