OTODRIVER – Masifnya gelombang kendaraan buatan Tiongkok ke seluruh dunia nyaris menyembunyikan hadirnya kendaraan baru dari negara lain yang juga punya tradisi otomotif panjang.
Sebut saja Rusia, yang secara historis pernah menyodorkan nama-nama seperti GAZ, UAZ, Lada, maupun Kamaz. Mayoritas menghasilkan kendaraan untuk kebutuhan militer. Termasuk Aurus Motors, berdiri tahun 2018 dan sejak tahun 2021 fokus merilis kendaraan untuk kebutuhan sipil.
Jenama ini bermarkas di Moskow, secara perdana menunjukan eksistensinya di tahun 2019 saat menampilkan Aurus Senat saat perhelatan Geneva International Motor Show.
Saat ini pabrikan yang secara khusus membuat kendaraan premium itu punya line up seperti Senat, Senat Limousine, Arsenal (MPV), dan Komendant (SUV).
Produk terbarunya untuk tahun 2026 adalah Aurus Senat, memakai basis Hongqi H9 dan pembuatannya memanfaatkan fasilitas pabrik eks Toyota di Moskow.
Ada opsi proteksi anti rudal di struktur bodinya
Sedan ini pakai mesin 3.000 cc V6 Turbocharger yang diklaim bisa hasilkan tenaga puncak sampai 326 daya kuda.
Mesin yang dipakai buatan NAMI, sebuah perusahaan pengembangan teknologi otomotif Rusia yang banyak dibantu pihak Porsche dalam pengembangan teknologi dan manufaktur.
Sedan berpenggerak empat roda ini punya komposisi dimensi; panjang 6.620 mm, lebar 2.020 mm, tinggi 1.695 mm, dan wheelbase 3.300 mm.
Senat sendiri punya dua varian utama; versi versi limosin yang sepsifikasinya tersebut di atas, dan versi normal yang panjangnya 5.630 mm. Untuk tinggi, lebar, serta wheelbase sama ukurannya.
Jika dipesan untuk angkut petinggi negara, Aurus Senat juga bisa diberi perlindungan tambahan anti balistik tingkat tinggi. Tidak hanya anti peluru tapi juga ada kelengkapan perlindungan dampak ledakan roket ataupun granat.
Harga untuk spesifikasi sipil mulai dari 18 juta Rubel, setara Rp4.2 miliaran. Ini merupakan harga untuk Senat 600 yang merupakan varian buat konsumen biasa.
Senat L700 adalah varian limosin adalah unit dengan spesifikasi yang ada tambahan beragam peranti perlindungan dari tindakan teror serta aksi militer ringan. (EW)
