Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Waspada Selalu Di Sekitar Kendaraan Taktis

Bobot yang berat serta blind spot tinggi jadi ‘kendala’ manuver kendaraan taktis.
Berita
Jumat, 29 Agustus 2025 14:40 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Peserta unjuk rasa perlu waspada untuk selalu ambil posisi aman atas keberadaan rantis (Foto :Wikipedia)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Beredarnya video amatir di sejumlah akun media sosial membahas mobil taktis alias rantis dari kesatuan Brimob.

Terlepas dari beragam polemik yang berakitan dengan kejadian nahas itu, ada sejumlah hal yang nampaknya perlu lebih diwaspadai oleh semua pihak untuk tidak berada terlalu dekat di kendaraan taktis seperti itu. 

Setidaknya mengambil posisi ataupun jarak yang aman jika menghadapi kendaraan yang serupa.  

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, menyebutkan bahwa kendaraan rantis seperti Barracuda atau kendaraan lain yang dimodifikasi jadi rantis punya spesifikasi sebagai kendaraan anti huru hara. 

BACA JUGA

Spesifikasi itu umumnya bisa tahan hantaman bom maupun peluru, mampu pula melintasi berbagai kondisi medan jalan dan sejenisnya sehingga bisa dipastikan pula punya bobot yang berat. 

Menurut Sony, kendaraan seperti itu sejatinya harus dikemudikan dengan penuh perhitungan. 

Karena meskipun umumnya kendaraan rantis dirancang untuk bisa menerobos rintangan apapun namun karena bobot kendaraan yang berat akan jadi kendala saat perlu manuver agresif ataupun pengereman mendadak. 

Belum lagi dengan bobot yang berat itu jelas butuh tenaga maksimal dari mesin ketika dilakukan akselerasi. Akan muncul beragam konsekuensi jika harus dilakukan pengereman secara tiba-tiba. 

Oleh karena itu, Sony yang dihubungi langsung pekan ini (29/8) kembali berharap bagi partisipan unjuk rasa untuk berada di jarak aman atas keberadaan kendaraan rantis. 

Hal serupa juga perlu diperhatikan secara cermat oleh anggota masyarakat umum yang menonton kegiatan unjuk rasa agar selalu berada di posisi yang juga aman dari kendaraan rantis. (EW)


Tags Terkait :
Rantis Brimob
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Waspada Selalu Di Sekitar Kendaraan Taktis

Bobot yang berat serta blind spot tinggi jadi ‘kendala’ manuver kendaraan taktis.

2 bulan yang lalu


Berita
Mengenal Spesifikasi Rantis Brimob, Berbobot Mencapai 12 Ton

OTODRIVER – Beredar video di media sosial sebuah kendaraan taktis alias rantis milik brimob menabrak seorang demonstran berseragam ojek online di Kawasan Jakarta Pusat.

2 bulan yang lalu

Berita
Inilah “Maung Garuda”, Mobil Resmi Presiden Prabowo Buatan Pindad

Salah satu kedaraan rantis unggulan dalam negeri

1 tahun yang lalu


Berita
Mengintip Mobil Paus Untuk Kunjungan Ke Indonesia, Buatan Tanah Air

Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 3-6 September 2024 mendatang.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Cari Mobil Bekas Dengan Mudah, Nyaman Dan Aman, Bisa Jabani Expo Yang Satu Ini

Tak mau kalah dengan mobil baru, mobil seken mendapat panggung salah satunya dari PT Mandiri Utama Finance (MUF) dengan menggelar Mobil Bekas Expo (Mobex) 2026.

2 jam yang lalu


Berita
Terungkap! Alasan Tekanan Angin EV Lebih Tinggi Dibanding ICE

Mobil listrik kian menjamur.

3 jam yang lalu


Van
Opel Zafira Yang Legendaris Itu Kini Jadi Melar

Bisa dijadikan kendaraan penumpang maupun angkut barang

17 jam yang lalu


Berita
Volga, Merek Rusia Yang Lahir Kembali Dengan Support Changan

Volga terlahir kembali dengan support dari Changan

17 jam yang lalu


Berita
VinFast Limo Green Laku 400 Unit Jadi Mobil Rental Di Jabodetabek Dan Bali

Bisa jadi pesaing terdekat BYD M6 yang juga laris jadi kendaraan fleet

21 jam yang lalu