Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Alasan Isuzu Yakin Bisa Saingi Rangga dan Produk China

Pabrikan mobil Isuzu sukses menguasai 30,5 persen pangsa pasar kendaraan komersial Indonesia di 2024. Bahkan tahun ini targer PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) naik ke angka 33,4 persen.
Berita
Jumat, 24 Januari 2025 11:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama
Isuzu Traga GIIAS 2024. Foto; Otodriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pabrikan mobil Isuzu sukses menguasai 30,5 persen pangsa pasar kendaraan komersial Indonesia di 2024. Bahkan tahun ini targer PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) naik ke angka 33,4 persen.

Hal ini dikarenakan adanya pertumbuhan bisnis yang signifikan dalam 5 tahun ke belakang. Toh demikian, tantangan di tahun 2025 ini tak bisa dianggap remeh.

Misalnya skema pajak seperti PPn dan Opsen yang belum menentu. Serta adanya dampak penurunan daya beli di masyarakat yang terbukti dari turunnya angka penjualan mobil di 2024.

Bukan hanya itu, produk kendaraan niaga baru pun mulai bermunculan untuk menghadang laju Isuzu. Misalnya pada Toyota Rangga yang kemungkinan memiliki pasar yang mirip dengan Traga. Serta sejumlah merek truk dan bus asal China.

BACA JUGA

Menanggapi hal tersebut President Director PT IAMI, Yusak Kristian Solaeman mengaku jika pihaknya sudah mengantisipasi lewat beberapa model dan strategi yang akan dilakukan tahun ini.

Misalnya saat Isuzu Traga dihadapkan pada Toyota Rangga. "Apa bakal berpengaruh? Pasti akan pengaruhnya karena ada segmen yang beririsan. Tapi Traga punya payload lebih besar dari Rangga. Secara dimensi, payload dan lainnya secara spek lebih tinggi," ucapnya.

Irisan segmen Traga dan Rangga itu menurutnya akan datang dari konsumen yang penggunaannya tidak 100 persen memaksimalkan payload Traga.

"Itu yang mungkin beririsan dengan Rangga. Di sisi lain, pada Rangga selain usaha, bisa untuk penggunaan privat. Kalau Traga fully comercial," jelasnya.

Hal ini membuat Traga tetap unggul di segmen yang konsumennya memakai mobil untuk fully commercial. Traga sendiri menurut Yusak merupakan salah satu senjata Isuzu untuk mencapai target penjualan.

Dalam setahun ada 15.000 unit Traga yang terjual. Dirinya menyebut kunci di ketangguhan Traga, karena mobil ini dikembangkan khusus di Indonesia. Sehingga sudah sesuai dengan kebutuhan pasar.

Kemudian untuk pasar yang dimasuki produk China, pihaknya sudah masukan itu dalam hitungan dalam menjaga achivement mereka tahun ini.

"Kami sudah perhitungkan hal itu. Tapi kami belum tahu, apakah (mereknya) akan banyak seperti segmen passenger car. Tapi di hitungan  kami sudah masuk ke strategi," ucapnya.

Untuk menghadapi brand Tiongkok, pihaknya mencoba untuk lebih agresif dalam pertumbuhan pasar. Selain itu Isuzu juga memanfaatkan network yang sudah jauh lebih banyak.

"Dan mekanik yang mengenal produk kami juga lebih banyak, selain itu kami yakin jika produk kami lebih reliable. Kuncinya ada di kehandalan (kendaraan) dan aftersales, sehingga bisa menjaga kepuasan konsumen Isuzu," papar Yusak. (IP)


Tags Terkait :
Isuzu Traga Toyota Rangga
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Pikap
Unik! Wujud Isuzu Traga Dalam Versi Campervan

Bahkan Traga juga ternyata bisa dijadikan 'rumah berjalan' dalam sosok campervan atau motorhome. Seperti yang dihadirkan karoseri Delima Jaya asal Bogor, Jawa Barat.

4 tahun yang lalu


Truk
Ini Strategi Isuzu Jadi Primadona Di Sektor Logistik Nasional

Paduan perluasan jaringan purna jual dan peningkatan TKDN agar perolehan suku cadang lebih mudah dan harganya lebih terjangkau

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu Indonesia Raih Pangsa Pasar 29 Persen Tahun 2025

Sementara pada tahun 2026 akan fokus pelayanan purna jual dan siapkan pikap baru.

1 hari yang lalu

Pikap
Gaikindo: Kapasitas Produksi Kendaraan Nasional 2,59 Juta Unit

Baru terpakai 1,3 juta unit per tahun, kapasitas perakitan kendaraan komersial juga masih belum maksimal.

1 hari yang lalu


Terkini

Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

2 jam yang lalu


Berita
Asuransi Astra Ikut Mengamankan Pemudik Dengan Cara Ini

Disediakan beragam paket perlindungan kesehatan pemudik, proteksi kendaraan, sampai bantuan darurat di jalan.

5 jam yang lalu


Berita
Berjualan Di Indonesia, Leapmotor Bawa Bekal Brand China Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Leapmotor siap berjualan di Indonesia. Mereka datang dengan bekal sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan pertumbuhan yang sangat besar dari 2019-2025.

21 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026: Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

22 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

23 jam yang lalu